AM PM Adalah : Pengertian dan Perbedaan Antara AM dan PM

Posted on

Adalah.Co.Id – Penggunaan AM dan PM ketika menyebutkan jam mungkin tidak begitu awam di Indonesia. Sebagai aturan, orang Indonesia hanya menyebutkan angka yang menunjukkan jam dan angka yang menunjukkan menit, sesuai dengan angka pada jam analog yang digunakan jarum. Untuk menunjukkan bahwa pelajarannya adalah pagi, siang, sore, atau malam, Anda biasanya perlu memberikan informasi tambahan setelah Anda menentukan jamnya.

Konsep AM dan PM lebih dikenal di negara pengguna bahasa Inggris. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi, sepertinya konsep AM dan PM dalam penunjukan waktu semakin banyak dikenal oleh orang Indonesia. Konsep AM dan PM menjadi lebih terkenal karena meningkatnya penggunaan jam digital. Konsep jam digital dapat ditemukan di komputer, ponsel, dan bahkan jam dinding. Banyak orang menganggap AM berarti pagi sedangkan PM berarti sore atau malam hari.

Anda mungkin tak asing dengan beberapa singkatan, tetapi apakah Anda tahu kepanjangan dari singkatan itu? Singkatan, yang biasanya berasal dari bahasa yang umum digunakan.

AM-PM-Adalah
AM PM Adalah

Namun, salah satu singkatan universal yang digunakan masyarakat dunia adalah AM dan PM. Singkatan ini digunakan untuk menyebutkan periode waktu.

Perbedaan Antara AM dan PM

Sistem waktu 12 jam ini adalah bentuk dari pembagian sistem waktu 24 jam menjadi dua waktu. Pertama kali dikenal sebagai sekitar (ante meridiem) dan yang kedua di sekitar (post meridiem). Inilah perbedaan antara pagi dan sore hari.

Sistem waktu yang satu ini tidak digunakan di seluruh Negara. Tetapi hanya sedikit, terutama yang merupakan koloni bangsa Inggris, tetapi ada juga beberapa negara lain yang bukan bekas koloni Inggris atau koloni Inggris yang menggunakan sistem 12 jam ini.

Baca Juga : Event Adalah : Jenis-jenis, Karakteristik dan Manajemen Event

Kepanjangan dari AM sendiri adalah Ante Meridiem yang diambil dari bahasa latin dengan makna atau arti sebelum siang atau sebelum tengah hari. Ini digunakan sebagai patokan untuk menggunakan AM, mulai antara tengah malam dan satu menit sebelum pukul 12:00 atau 11:59. Jika menunjukkan pukul 12, istilah AM tidak lagi valid.

Sementara itu untuk PM, masih sama diambil dari bahasa latin yakni Post Meridiem. Pos Meridiem yaitu setelah tengah hari atau setelah siang. Jadi, jika jam 12 siang, penggunaan PM akan mulai berlaku dan selesai jika waktu kurang dari satu menit lewat tengah malam atau jika dalam bahasa Indonesia waktunya 23,59.

Pengertian AM dan PM pada Jam

AM adalah singkatan dari “Ante Meridiem”, yang berarti “sebelum tengah hari”. AM adalah waktu antara tengah malam sampai tengah hari/ siang. AM penanda waktu antara jam 00.00 (jam 12.00 malam) sampai jam 12.00 siang. Berikut beberapa contoh pembacaan jam yang menggunakan AM.

  1. Pukul 01.15 AM adalah pukul 01.15 dini hari
  2. Pukul 04.30 AM adalah pukul 04.30 pagi
  3. Pukul 09.00 AM adalah pukul 09.00 pagi
  4. Pukul 11.45 AM adalah pukul 11.45 siang

Jam Berbasis 12 dan Jam Berbasis 24

Jam berbasis 12 hanya menampilkan angka jam dari jam 1 sampai jam 12, jam 00.00 sama dengan jam 12. Dengan tampilan 12 jam, setiap jam ditampilkan dua kali dalam satu hari dan pada malam hari karena siang dan malam adalah 24 jam. Ada jam 6:00 pagi dan jam 6:00 sore, jam 10:00 sore dan jam 10:00 malam dan seterusnya. Marker AM dan PM digunakan untuk membedakan pagi dan sore atau siang dan malam.

Jam berbasis 24 menampilkan angka jam dari jam 1 sampai jam 24, jam 00.00 sama dengan jam 24. jam 00.00 sama dengan 24 jam. Ini karena tidak ada kebingungan waktu lebih dari 24 jam, karena hanya jumlah jam yang ditampilkan dalam semalam. 6:00 pagi berdasarkan pada 24 jam adalah 6:00 pagi, sedangkan 6:00 sore ditampilkan sebagai 6:00 sore.

Baca Juga : Xenophobia Adalah : Gejala, Cara Mengatasi dan Dampak Xenophobia

Penggunaan 12 PM dan 12 AM

Penggunaan AM dan PM untuk menunjukkan waktu terkadang menimbulkan kebingungan. Misalnya, Anda mungkin merasa bahwa jam 12 adalah normal dalam konsep AM dan PM. Secara teknis, jam 12 tidak terlalu masuk akal, karena ini bukan waktu setelah tengah hari. Demikian pula, 12.00 siang dianggap tidak masuk akal karena batas waktu tidak sebelum 12.00.

Meskipun menggunakan konsep AM dan PM, sangat disarankan bagi Anda untuk menyebutkan waktu-waktu tersebut sebagai tengah malam dan tengah siang. Namun, Anda mungkin menemukan bahwa sebagian besar jam digital masih menunjukkan pukul 12 dan 12 di sore dan siang hari.

Perbedaan Jam Analog dan Jam Digital

Pada umumnya, tampilan jam analog terdiri dari bidang bundar yang berisi angka-angka yang tersusun secara melingkar dengan tiga buah jarum penujuk yaitu jarum penunjuk jam, jarum penunjuk menit dan jarum penunjuk detik yang bergerak berputar dengan pusat putaran pada pusat lingkaran angka. lingkaran. Dalam jam analog, angka yang ditunjukkan oleh tangan arloji terdiri dari 12 angka, yaitu angka 1 sampai 12. Karena waktu dan malam adalah 24 jam, jarum jam (jarum pendek) berputar dalam satu hari dan satu malam dua kali.

Tampilan jam digital umumnya terdiri dari layar digital yang berisi angka-angka yang angka jam, angka menit, dan angka detik. Ada dua jenis tampilan yang tersedia pada jam digital, yaitu tampilan dasar 12 jam dan tampilan dasar 24 jam. Misalnya, jam digital akan menampilkan 03:12:50, menunjukkan bahwa jam akan membaca 50 detik selama 03 jam setelah 12 menit. Banyak jam digital sekarang dapat ditetapkan sebagai jam analog untuk alasan estetika.

Baca Juga : Brand Ambassador Adalah : Peranan dan Manfaat Brand Ambassador

Agar Tidak Bingung Mengenai Tengah Malam

Ada banyak kejadian yang membuat Anda merasa sedikit kebingungan ketika harus melakukan sesuatu sesuai jadwal yang berdasar konsep AM dan PM. Sebagai contoh, Anda mungkin harus menjemput keluarga atau teman di bandara pada tengah malam tanggal 14 April. Kapan Anda akan menjemputnya? Tengah malam awal tanggal 14 April atau tengah malam pada akhir 14 April? Kadang memang membingungkan untuk menentukan tengah malam menurut konsep AM dan PM. Secara teknis, tengah malam adalah waktu ketika tanggal berubah dari sebelumnya ke tanggal berikutnya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara menyebutkan waktu tersebut sebagai tanggal 14 April pukul 12.01 AM atau tanggal 14 April pukul 11.59 tergantung pada waktu yang ingin Anda tuju. Misalnya, jika teman atau keluarga ingin dijemput pada pukul 12 siang pada tanggal 14 April, Anda harus tiba di bandara pada tanggal 13 April. Jika Anda dijemput pada pukul 24:00 pada tanggal 14 April, Anda harus berada di bandara pada akhir April.

Sekian artikel tentang AM PM ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Related posts: