Aset Tetap Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Aset tetap atau Aktiva merupakan aset yang mewakili sumber ekonomi perusahaan dan digunakan untuk bisnis perusahaan. Kegiatan ini memiliki pemahaman tentang sumber daya yang dikendalikan perusahaan setelah peristiwa masa lalu dan dari mana perusahaan diharapkan untuk memperoleh manfaat ekonomi masa depan.

Aset atau aktiva berarti bahwa semua aset (sumber daya) berwujud dan tidak berwujud (baik dalam bentuk aset dan hak seperti hak sewa, hak klaim, hak bangunan) yang dimiliki dan dikendalikan oleh perusahaan yang berasal dari transaksi sebelumnya dan itu harus menawarkan keuntungan di masa depan.

Aset Tetap Adalah

Aset-Tetap-Adalah

Aset tetap adalah aset tetap yang dimiliki untuk pembuatan atau pengiriman barang atau jasa untuk dirasionalisasi untuk pihak lain atau untuk keperluan administrasi. Dan itu harus digunakan selama lebih dari satu periode.

Jenis-jenis aset jangka panjang ini biasanya dibeli untuk transaksi dan bukan untuk dijual kembali. Contohnya properti, pabrik dan peralatan adalah real estat, bangunan, pabrik, fasilitas produksi, mesin, mobil, furnitur, peralatan kantor, komputer dan lain-lain. Aset tetap biasanya diperlakukan untuk keperluan pajak. Aset tetap disusutkan dengan pengecualian tanah atau lahan.

Aset adalah hal terpenting dalam perusahaan. Aset adalah salah satu akun dalam laporan keuangan. Aset dibagi menjadi dua, yaitu Aset lancar dan aset tetap. Distribusi aset ini tergantung pada likuiditas aset. Sehingga aset terbagi berdasarkan likuiditas tersebut.

Pengertian Aset tetap Menurut Para Ahli

Berikut ini adalah beberapa pengertian aset tetap menurut para ahli:

1. Sofyan Safri

Aset tetap adalah aset perusahaan yang menjadi milik perusahaan yang digunakan untuk memproduksi (memproduksi) barang atau jasa untuk unit bisnis. Yang digunakan terus menerus.

2. Gatot Supriyanto

Aset tetap adalah aset atau sumber daya perusahaan (perusahaan yang telah diakuisisi dan dikendalikan di masa lalu oleh hasil kegiatan ekonomi). Biasanya, aset tetap digunakan untuk melakukan kegiatan komersial perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa.

3. PSAK

Aset tetap adalah properti, pabrik, dan peralatan yang diperoleh atau diterima dalam keadaan siap pakai atau dibangun di muka dan digunakan untuk bisnis perusahaan. Aset tersebut tidak dimaksudkan untuk dijual kembali dalam kegiatan bisnis normal perusahaan dan memiliki keuntungan yang lebih murah daripada tahun anggaran.

Karakteristik Aset Tetap

Menurut PSAK 16, Aset tetap didefinisikan sebagai aktiva tetap yang digunakan untuk pembuatan atau pengiriman barang dan jasa yang akan diserahkan kepada pihak lain atau untuk keperluan administrasi dan yang harus digunakan lebih dari periode waktu tertentu. Menurut Kieso (2011: 512), aset tetap memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Aset Dimiliki untuk Digunakan Dalam Operasional dan Bukan untuk Dijual

Hanya aset yang digunakan dalam bisnis normal yang diklasifikasikan sebagai aset tetap. Misalnya, bangunan yang tidak aktif (tidak digunakan) diklasifikasikan secara terpisah sebagai investasi. Aset tetap untuk menaikkan harga diklasifikasikan sebagai investasi. Selain real estat, pabrik dan peralatan (aset tetap) yang dimiliki untuk dijual dan diklasifikasikan secara terpisah dan ditunjukkan dalam neraca. Tanah untuk perusahaan real estat (pengembang properti) diklasifikasikan sebagai pengiriman.

2. Aset Memiliki Masa Umur Manfaat yang Panjang dan Biasanya Disusutkan

Aset tetap memiliki masa manfaat lebih dari satu periode. Perusahaan mengatur biaya investasi dari aset ini untuk periode mendatang melalui penyusutan berkala. Pengecualian berlaku untuk tanah yang hanya disusutkan jika nilai material tanah menurun, misalnya karena hilangnya kesuburan tanah karena rotasi tanaman yang buruk, kekeringan atau erosi tanah.

3. Aset Memiliki Substansi Fisik

Aset tetap adalah aset nyata yang ditandai dengan keberadaan atau substansi fisik. Ini membedakan aset tetap dari aset tidak berwujud seperti paten atau niat baik. Berbeda dengan bahan baku, properti, pabrik dan peralatan bukan bagian fisik dari produk yang dijual kembali.

Pengakuan Aset Tetap

Menurut PSAK 16 paragraf 7, biaya perolehan aset tetap harus diakui sebagai aset jika:

  1. Sangat mungkin bahwa perusahaan akan mendapat manfaat dari aset ini di masa depan. Secara umum, biaya pasca-akuisisi yang terkait dengan satu atau lebih faktor-faktor berikut dapat disebut “manfaat ekonomi masa depan” jika:
  • Perpanjangan estimasi masa manfaat aset
  • Peningkatan kapasitas
  • Peningkatan signifikan dalam kualitas output
  • Jauh lebih rendah biaya pengoperasian sebelumnya.

2. Biaya suatu aset dapat diukur dengan andal.

Sesuai dengan prinsip pendekatan, paragraf 12 PSAK 16 mengakui bahwa perusahaan tidak dapat melacak biaya pemeliharaan harian aset tetap sebagai bagian dari kegiatan yang dimaksud. Biaya ini diakui dalam laporan laba rugi pada saat terjadinya. Biaya pemeliharaan harian terutama terdiri dari biaya tenaga kerja dan konsumsi, termasuk suku cadang kecil.

Biaya untuk ini sering disebut sebagai “biaya pemeliharaan dan perbaikan” dari aset tetap. Jika pengeluaran ini bukan pengeluaran signifikan yang menyebabkan perusahaan memperoleh manfaat ekonomi di masa depan, pengeluaran ini dapat diklasifikasikan sebagai investasi dan biayanya. Nilai tersebut dikapitalisasi sebagai aset tetap.

Perbedaan Aktiva Tetap dengan Aktiva Lancar

1. Aktiva Tetap (Fixed Asset)

Aktiva tetap adalah aset perusahaan yang penggunaannya (juga dikenal sebagai umur ekonomis) membutuhkan waktu lebih dari 1 tahun dan digunakan untuk menjalankan bisnis perusahaan sehingga perusahaan dapat mencapai tujuannya. Real estat yang dimiliki oleh suatu perusahaan tidak boleh dijual kembali secara langsung atau dijual dalam kegiatan bisnis perusahaan yang normal.

Penjualan ini bersifat jangka panjang sehingga perusahaan mencapai pengembalian yang tinggi. Aset tetap bersifat permanen dan dapat diukur dengan jelas. Properti, pabrik, dan peralatan ini memiliki bentuk fisik dan diawetkan dalam bentuk yang dapat digunakan atau dibangun sebelumnya.

Beberapa contoh dari aktiva tetap yaitu:

  • Tanah (Land)

Jika properti itu dalam bentuk tanah, perusahaan akan menginvestasikannya untuk menghasilkan laba tinggi yang akan menguntungkan perusahaan.

  • Gedung atau Bangunan (Building)

Bangunan atau gedung seperti gedung kantor atau toko. Sebagai aturan, perusahaan akan berinvestasi properti, pabrik dan peralatan dalam bentuk bangunan.

  • Mesin-Mesin (Machines)

Mesin-mesin yang digunakan untuk membuat objek, seperti mesin jahit, mesin cetak, mesin tenun dan sebagainya.

  • Peralatan Kantor (Office Equipment)

Peralatan kantor yang tahan lama / tidak digunakan seperti meja, kursi, komputer, printer, mesin faks, lemari arsip, dll.

  • Alat Pengangkut (Delivery Equipment)

Alat untuk pengangkutan barang seperti gerobak, truk, dll.

2. Aktiva Lancar (Current Asset)

Aset lancar adalah jenis aset yang dapat dilikuidasi atau dikonversi menjadi likuiditas atau likuiditas dalam periode yang relatif singkat (kurang dari 1 tahun atau sama dengan 1 tahun) atau yang dapat dinyatakan dalam periode penagihan.

Beberapa contoh dari aktiva tetap yaitu:

  • Kas/Uang Tunai (Cash)

Aset dalam kas dan tunai kas perusahaan yang disimpan di bank dan dapat digunakan kapan saja untuk membiayai operasi perusahaan.

  • Surat Berharga (Marketable Securities)

Ini adalah kepemilikan sementara atas saham atau obligasi perusahaan lain karena dapat dijual kembali kapan saja.

  • Piutang Dagang (Accounts Receivable)

Keluhan oleh perusahaan kepada pihak lain (debitur), baik swasta maupun perusahaan, setelah penjualan barang atau jasa secara kredit. Secara umum, pemulihan pinjaman memiliki periode waktu yang tetap, sebagaimana disepakati antara perusahaan dan pihak yang dapat ditagih.

  • Piutang Wesel (Notes Receivable)

Sebuah perusahaan dalam bentuk perintah untuk mengumpulkan uang dari seseorang yang namanya disebutkan dalam surat untuk membayar sejumlah uang pada tanggal yang telah ditentukan sebelumnya.

  • Piutang Pendapatan/Pendapatan yang Masih Harus Diterima (Accrued Revenue)

Pendapatan yang telah menjadi hak perusahaan karena telah mendistribusikan layanan tetapi belum menerima pembayaran dari perusahaan.

  • Beban Dibayar Dimuka/Persekot Beban (Prepaid Expenses)

Pembayaran seluruh biaya yang dilakukan di awal/dilakukan terlebih dahulu sebelum masa waktunya.

  • Perlengkapan (Supplies)

Peralatan untuk operasi reguler perusahaan atau untuk kegiatan yang dikonsumsi.

  • Persediaan Barang Dagang (Merchandise Inventory)

Barang atau produk dibeli oleh perusahaan untuk dijual kembali dengan harapan mendapat keuntungan. Produk atau barang dapat berupa produk mentah, produk dalam tahap produksi dan produk jadi.

Untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh suatu perusahaan, perusahaan harus mengelola dengan baik kegiatan yang dimilikinya. Juga penjelasan tentang arti dan perbedaan aset tetap saat ini dan aset.

Contoh Aset Tetap

1. Aset Tetap Berwujud

Aset tetap berwujud dapat dirinci berdasarkan usia, jenis dan sifatnya. Berkut penjelasannya:

A. Usia

Jika dibedakan dengan usia, maka aktiva tetap berwujud dapat digolongkan atas:

Aset berwujud dengan masa pakai terbatas (peralatan untuk sistem dengan masa pakai terbatas). Pada kenyataannya, masa manfaatnya terbatas dalam waktu. Misalnya bangunan, mesin, perangkat, kendaraan. Karena mereka memiliki waktu yang terbatas, penyusutan dihitung pada akhir setiap periode.

Aset tetap dengan masa pakai tak terbatas (peralatan untuk tanaman dengan masa pakai tak terbatas). Sumber daya ini memiliki waktu yang tidak terbatas dalam hal usia. Karena dapat digunakan untuk jangka waktu yang tidak terbatas, tidak perlu menghapus aset ini.

B. Jenis

Berdasarkan jenisnya, Aset tetap berwujud:

  • Bangunan
  • Perangkat keras atau peralatan
  • Tanah
  • Mesin
  • Kendaraan

C. Sifat

Berdasarkan sifatnya, aktiva tetap dapat dibagi dua jenis yaitu:

  • Aset tetap berwujud yang memiliki penggerak misalnya kendaraan (mobil, motor) dan mesin.
  • Aset berwujud tanpa memindahkan perusahaan, misalnya tanah, bangunan, dan peralatan.

2. Aset Tak Berwujud (Intangible aset)

Aset tidak berwujud adalah aset non-moneter yang telah diidentifikasi tanpa bentuk fisik. Ini termasuk hak istimewa khusus atau posisi yang menguntungkan untuk menghasilkan pendapatan.

Jenis-jenis aset tetap tak berwujud:

  • Paten

Definisi paten adalah hak eksklusif yang diberikan suatu negara kepada seseorang untuk penemuannya di bidang teknologi dan mewujudkan penemuannya sendiri untuk jangka waktu tertentu atau memberikan persetujuan pihak lain untuk pelaksanaannya. (UU 14 tahun 2001, hlm. 1, ayat 1).

  • Hak Cipta

Pengertian hak cipta adalah bentuk perlindungan hukum bagi musisi, penulis, karya seni, dan karya serupa. Pemilik hak cipta memiliki hak eksklusif seperti mencetak ulang atau menyalin karya dan bahkan menjual dan mendistribusikan karya-karyanya.

Hak cipta tunduk pada Undang-Undang Hak Cipta 1978 yang melindungi usia hak cipta untuk usia penulis ditambah 50 tahun.

  • Merek Dagang

Pemahaman merek dangang adalah tanda, simbol, kata atau logo perusahaan yang digunakan untuk merujuk pada diri Anda dan orang-orang yang terkait dengannya, seperti merek dan produk mereka dan yang tidak memungkinkan pesaing untuk menggunakan merek ini.

Tujuan undang-undang merek dagang adalah untuk memberikan perusahaan kemampuan untuk membuat pengidentifikasi eksklusif yang hanya dapat digunakan oleh mereka yang menggunakan atau memberi label produk mereka.

  • Goodwill

Definisi goodwill adalah aset tidak berwujud yang mewakili jumlah yang lebih tinggi dari jumlah tercatat yang dibayarkan oleh satu perusahaan untuk menerima perusahaan lain.

Secara teori, goodwill ini adalah nilai sekarang dari laba surplus masa depan perusahaan dalam suatu industri.

Nilai goodwill terkait dengan harga pembelian dikurangi nilai buku dari aset bersih yang diinginkan perusahaan dikurangi jumlah aset perusahaan yang dapat dituliskan dan ditambahkan ke nilai wajar. Nilai wajar sesuai dengan harga pembelian.

Sekian artikel tentang Aset Tetap ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>