Biaya Variabel Adalah : Jenis Biaya dan Contoh Biaya Variabel (Variabel Cost)

Posted on

Adalah.Co.Id – Biaya variabel adalah biaya produksi atau pengeluaran yang berubah secara proporsional dengan jumlah barang yang diproduksi. Dengan kata lain, biaya variabel meningkat dengan jumlah yang sama dengan barang yang mereka hasilkan. Karena jumlah unit barang yang diproduksi meningkat, biaya variabel juga meningkat dengan mengubah jumlah unit dikalikan dengan biaya variabel per unit.

Biaya Variabel atau variabel cost ini merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam perhitungan total biaya dan mencari titik impas produksi atau Breakeven Point. Biaya Variabel ini dapat dihitung sebagai total biaya marjinal dari semua unit yang diproduksi atau sebagai biaya yang berkaitan langsung dengan produksi suatu barang. Selain itu, semua biaya variabel adalah biaya langsung, yaitu biaya yang dapat dengan mudah ditetapkan ke objek biaya tertentu. Biaya variabel kadang-kadang disebut sebagai biaya unit karena biaya variabel ini bervariasi dengan jumlah unit yang diproduksi.

Biaya-Variabel-Adalah
Biaya Variabel Adalah

Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya membesar seiring dengan pertambahan volume produksi. Biaya tetap adalah biaya operasi perusahaan yang jumlahnya tidak berubah dalam kondisi bisnis yang stabil. Dengan kata lain, biaya variabel berubah dengan perubahan aktivitas, tetapi biaya tetap ini tidak berubah.

Jenis Biaya yang Berkaitan dengan Biaya Variabel

Selanjutnya kita akan mempelajari biaya-biaya yang berkaitan dengan biaya variabel, berikut kita bahas bersama-sama.

1. Biaya Langsung (Direct cost)

Pertama ada biaya langsung. Biaya langsung adalah semua biaya yang berkaitan langsung dengan produksi barang atau jasa suatu perusahaan. Biaya langsung dapat ditentukan dari biaya yang diperlukan dalam proses produksi. Biaya langsung dapat datang dalam bentuk biaya variabel untuk bisnis, tetapi tidak dapat dipisahkan hanya dari biaya variabel.

Misalnya, biaya pembelian bahan bakar yang digunakan dalam proses produksi. Faktanya, bahan bakar tidak dimasukkan sebagai harga variabel, tetapi penggunaannya diperlukan dalam proses produksi.

2. Variable Overhead Cost

Variable overhead cost adalah jenis biaya yang bergantung pada intensitas kegiatan perusahaan dalam proses pembuatan. Contoh sederhana adalah biaya bahan asuransi.

3. Semi Variable Cost

Semi variable cost adalah biaya yang dapat diklasifikasikan sebagai biaya variabel, tetapi juga sebagai biaya tetap. Biaya ini sering disebut sebagai biaya campuran. Biaya-biaya ini pada awalnya merupakan biaya tetap dari perusahaan, yang berubah menjadi biaya variabel ketika volume produksi perusahaan meningkat. Untuk meningkatkan volume produksi perusahaan, yang jauh melebihi kapasitas biaya tetap perusahaan harus menambahkan biaya untuk memenuhi kebutuhan produksi mereka.

Contoh Biaya Variabel (Variabel Cost)

Untuk lebih jelas mengenai Biaya Variabel, kita mengambil contoh produksi ponsel pintar. Setiap smartphone yang diproduksi harus memiliki 1 unit LCD (layar ponsel) seharga Rp. 800.000. Ini berarti bahwa untuk setiap ponsel cerdas 1 ponsel yang diproduksi, biaya variabel naik sebesar RP. 800.000. Ketika 100 unit smartphone diproduksi, biaya variabel LCD sebesar Rp. 80.000.000 (100 x Rp. 800.000). Ketika 1000 unit diproduksi oleh smartphone, biaya variabel LCD naik menjadi RP. 800 juta. Namun, jika hanya 10 unit smartphone yang berhasil diproduksi, biaya variabel LCD Rp. Akan menjadi 8.000.000.

Dari contoh diatas dapat kita lihat bahwa semakin banyak unit ponsel pintar yang diproduksi semakin tinggi pula biaya variabelnya. Sebaliknya, biaya variabel lebih rendah jika hanya sejumlah kecil unit ponsel pintar yang diproduksi. Ini berarti bahwa biaya variabel dapat dikurangi menjadi nol atau sepenuhnya ketika produksi berhenti (tidak ada produk yang pernah diproduksi). Hal ini sangat berbeda dengan biaya tetap atau fixed cost yang masih tetap ada atau tetap sama bahkan pada tingkat produksi “0” (nol).

Kesimpulan

Biaya tetap bersifat statis, biaya ini akan tetap dikeluarkan meskipun tidak melakukan aktivitas apapun ataupun melakukan aktivitas yang sangat banyak sekali. Semakin banyak unit yang diproduksi atau semakin banyak kegiatan dilakukan, semakin rendah biaya tetap per unit atau per kegiatan yang dilakukan. Tidak seperti biaya tetap, biaya variabel bersifat dinamis dan terkait langsung atau berbanding lurus dengan jumlah unit yang diproduksi atau kegiatan yang dilakukan. Artinya, semakin banyak unit dibuat atau kegiatan dilakukan, semakin tinggi biaya variabel.

Sekian artikel tentang biaya variabel ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Adalah.Co.Id Lainnya >>>

Related posts: