Biopori Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Biopori adalah teknologi alternatif dan sederhana untuk penyerapan air hujan selain dengan sumur resapan. Istilah menarik untuk biopori adalah istana cacing, meskipun penghuni sebenarnya dari biopori bukan hanya cacing. Selain daerah tangkapan air, biopori juga cocok sebagai transformator untuk limbah rumah tangga, yang dapat digunakan di daerah perumahan perkotaan yang sempit.

Tidak perlu halaman yang luas untuk membuat biopori. Biopori dapat dilakukan di rumah dengan halaman terbatas karena diameternya hanya sekitar 10 cm. Ini juga bisa dilakukan pada bangunan modern di mana halamannya terbuat dari beton atau semen.

Tentu saja harus ada pengorbanan yang dilakukan, yaitu dengan melakukan pelubangan terhadap beton dan semen sangat mahal, tetapi harus dilakukan karena sangat berguna untuk mencegah banjir, menambah cadangan air bawah tanah dan mengurangi pembuangan limbah.

Biopori-Adalah
Biopori Adalah

Biopori adalah lubang silinder yang dibor secara vertikal ke dalam tanah dan di mana lubang kecil terbentuk yang terbentuk karena aktivitas organisme. Lubang-lubang diisi dengan udara dan menjadi tempat untuk penyerapan air di tanah, yang dapat memfasilitasi saluran air tembus. Dalam proses alami, biopori adalah tempat aktivitas fauna di tanah, misalnya akar yang membentuk lubang di tanah.

Manfaat Biopori

Pembuatan biopori juga memiliki tujuan agar kita memperoleh manfaat. Berikut ini ada empat manfaat yang kita dapatkan jika membuat lubang resapan biopori di halaman rumah.

1. Mengurangi Sampah Organik

Dengan memproduksi lubang resapan biopori, sampah organik dari rumah kita dapat dibawa ke tempat pembuangan sampah (landfill). Karena jika kita membuat lubang, kita harus membuang sampah organik.

Selain mengurangi jumlah sampah organik yang akan dibuang di tempat pembuangan sampah, produksi biopori juga dapat digunakan untuk menyelesaikan limbah organik dan anorganik.

2. Menyuburkan Tanah

Ketika kita menempatkan sampah organik di lubang, itu menciptakan proses biologis yang mengubahnya menjadi kompos. Pembentukan kompos di dalam lubang tentu akan membuat tanah lebih subur.

3. Mencegah Banjir

Banjir saat ini sering terjadi di kota atau desa dan salah satu penyebabnya adalah sistem drainase yang buruk. Di daerah padat penduduk, drainase biasanya buruk karena kurangnya penyerapan air.

Dengan membentuk lubang infiltrasi untuk biopori, air dapat menembus tanah dengan segera. Selain itu, sampah organik di lubang adalah makanan dari cacing tanah.

Cacing yang memasuki lubang membentuk terowongan kecil di tanah saat mendekati lubang yang penuh dengan sampah organik. Alhasil, air tentu bisa menembus tanah lebih cepat.

4. Mempengaruhi Jumlah Air Tanah

Terowongan kecil cacing tanah memperbesar permukaan tanah. Ini tentu saja meningkatkan kemampuan tanah untuk mengumpulkan air. Bahkan, lubang resapan biopori ini mampu meningkatkan luas bidang resapan menjadi 40 kali lipat.

Lokasi Pembuatan Biopori

Pembuatan biopori sebaiknya dilakukan pada area terbuka yang akan terkena air hujan. Kita bisa membuatnya di halaman rumah, sekitar pepohonan, sekitar tempat parkir, dan tempat terbuka lainnya.

Cara Membuat Biopori

Berikut ini akan dijelaskan mengenai bagaimana kita membuat biopori. Mulai dari alat dan bahan yang dibutuhkan, sampai langkah-langkah pembuatannya.

1. Alat dan Bahan

  1. Bor
  2. Pipa dan penutup PVC berlubang
  3. Limbah organik
  4. Air
  5. Auger bumi untuk pengeboran lubang resapan untuk biopori

2. Langkah-langkahnya

  1. Sebelum mulai memproduksi biopori, Anda harus terlebih dahulu menentukan lokasi yang akan digunakan sebagai lokasi produksi.
  2. Setelah menentukan lokasi, sirami tanah yang akan digunakan sebagai tempat untuk membentuk biopori agar air lebih lembut dan lebih mudah untuk dibor.
  3. Bor lubang di tanah dengan auger bumi dan cobalah membuatnya vertikal.
  4. Bor lubang sedalam 1 meter dan berdiameter 10-30 cm.
  5. Kemudian melapisi lubang dengan pipa PVC dengan ukuran yang sama dengan diameter lubang.
  6. Kemudian isi lubang dengan sampah organik seperti daun, rumput, kulit buah dan sisa tanaman lainnya.
  7. Kemudian tutup lubang dengan kawat besi atau gunakan pipa PVC pertama yang dilubangi.

Perawatan Biopori

Lubang resapan biopori ini juga harus kita rawat agar tetap terjaga kualitasnya dan dapat berfungsi dengan baik. Kita perlu melakukan beberapa hal berikut untuk merawat lubang biopori.

  1. Kita bisa secara bertahap mengisi lubang di biopori dengan sampah organik setiap lima hari sampai lubang penuh dengan sampah.
  2. Kita bisa meninggalkan lubang resapan biopori yang penuh dengan sampah dan kita bisa membiarkannya di sana selama tiga bulan sehingga sampah itu menjadi kompos.
  3. Setelah tiga bulan, keluarkan kompos yang sudah jadi dari lubang biopore dan lubang tersebut dapat diisi dengan sampah baru. Kompos siap menyuburkan tanaman di halaman belakang.

Tips dan Trik

Untuk mempermudah pembuatan lubang resapan biopori, ikuti tips dan trik berikut ini.

  1. Masukkan bor sepenuhnya ke lantai, tarik bor ke kanan, dan kemudian bersihkan lantai yang dibawanya. Selanjutnya, bor lantai lagi.
  2. Selama proses pengeboran, kita bisa menuangkan air untuk mempermudah mengebor lubang di tanah.
  3. Jika ada batu atau kerikil yang menghalangi, kita dapat berhenti membuat lubang atau mereka dapat dikeluarkan dari batu yang mengganggu.
  4. Jika Anda tidak memiliki mata bor, Anda juga dapat menggunakan linggis untuk membuat lubang.
  5. Anda bisa menempelkan semen di sekitar lubang untuk membuat biopori lebih tahan lama.

Sekian artikel tentang Biopori ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: