Artikel Ilmiah Adalah

Artikel-Ilmiah-Adalah

Adalah.Co.Id – Artikel ilmiah (research articles) menurut adnan adalah tulisan yang berisi laporan sistematis tentang hasil studi atau hasil penelitian yang disajikan kepada komunitas ilmiah tertentu, yang merupakan khalayak tertentu dengan tujuan mengkomunikasikan hasil penelitian dan kontribusi Adnan Penulis untuk refleksi, ulasan dan diskusi lisan dan tertulis. Khalayak khusus dipahami sebagai siswa, guru, peneliti, dan ilmuwan.

Artikel ilmiah dapat berupa original article, mini review, review, dan shortcommunication /notes/ comments. Organisasi di dalam artikel ilmiah secara umum terdiri dari judul, nama dan alamat penulis, abstrak, pendahuluan, bahan, metode, hasil,diskusi, kesimpulan, ucapan terima kasih dan pustaka.

Artikel ilmiah dalam konteks karya ilmiah adalah karya ilmiah yang mewakili fakta umum dan ditulis sesuai dengan metode penulisan yang baik dan benar (Brotowidjoyo, 2002: 9).
Secara formal, istilah artikel ilmiah adalah penulisan fakta (bukti) yang unik dan terintegrasi yang ada di luar penulis dan ejaan pribadi yang dihasilkan dari pemikiran penulis (Hamid, 2001).

Artikel-Ilmiah-Adalah
Artikel Ilmiah Adalah

Menurut Brotowidjoyo (2002: 9), artikel ilmiah selalu ditulis dalam bahasa konkret dalam kerangka kerja ilmiah, dengan gaya bahasa formal, kata-kata teknis dan dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau salah.

Secara umum, artikel ilmiah didefinisikan sebagai penelitian ilmiah yang disingkat atau dirangkum. Siswa dapat menulis artikel ilmiah setelah mereka menyelesaikan atau meneliti makalah ilmiah, sedangkan artikel ilmiah dapat berasal dari hasil penelitian lapangan dan laboratorium, termasuk seminar.

Istilah Artikel Ilmiah

Artikel dengan karya tulis ilmiah sangat berbeda, dari segi bahasa, bahwa artikel lebih sederhana karena sasaran pembacanya menjangkau semua kelompok masyarakat. Menimbang bahwa bahasa yang digunakan dalam publikasi ilmiah harus menggunakan bahasa formal sehingga terkadang terasa kaku.

Dalam hal konten, ide-ide dalam artikel tidak harus didukung oleh bukti lengkap seperti dalam artikel ilmiah, sedangkan penulis dalam artikel ilmiah harus menyatakan sumber data dalam bentuk kutipan, biografi, catatan kaki, dan bibliografi.

Seperti halnya dengan pembuatan teks rekaman eksperimental, bagian-bagian penting harus diperhatikan, termasuk tujuan, alat peraga, dan prosedur. juga dilengkapi dengan pekerjaan dan juga dengan kesimpulan.

Di dalam artikel ilmiah terdapat 4 dimensi yang perlu diperhatikan, yaitu :

  1. Ukuran hasil pemikiran pada suatu objek investigasi, yang dapat berupa hasil penelitian atau gagasan analisis kritis
  2. Dimensi bahasa yang ditulis sebagai alat menyajikan hasil pemikiran penulis dalam bentuk kesatuan makna dan spidol eksplisit untuk hubungan kesatuan makna
  3. Dimensi sistematis dibuat sebagai ciri pembeda antara bentuk tertulis dari artikel dan bentuk tertulis lainnya
  4. Ukuran kaidah, font yang harus diikuti adalah universal (umum) atau lingkungan.

Ciri-ciri Artikel Ilmiah

Setelah kita memahami pengertian artikel ilmiah, kita juga perlu mengetahui apa saja ciri-ciri artikel ilmiah tersebut. Berikut ini ciri ciri artikel ilmiah :

  1. Pertama, artikel ilmiah adalah tulisan ilmiah yang telah disusun berdasarkan penelitian, betapapun sederhananya penelitian tersebut
  2. Kedua artikel ilmiah itu objektif. Ini adalah informasi yang diungkapkan sesuai dengan karakteristik objek. Jika pencarian diulang, hasilnya sama.
  3. Ketiga, artikel ilmiah harus didasarkan pada pemikiran ilmiah yang logis dan empiris
  4. Keempat Artikel ilmiah sistematis. Ini berarti bahwa komposisi kontennya sistematis dan dimulai dengan judul, ringkasan, pengantar, metode penelitian, hasil, diskusi, dan kesimpulan. Bab, sub bab dan bagian individu juga diberi nomor secara sistematis.
  5. Kelima Artikel ilmiah dikembangkan berdasarkan rujukan atau referensi. Karenanya, jenis tulisan ini selalu dilengkapi dengan daftar pustaka atau bibliografi
  6. Keenam, informasi artikel ilmiah bersifat eksplisit. Penggunaan kata-kata Ambigau tidak relevan untuk digunakan dalam penulisan ilmiah
  7. Ketujuh Artikel ilmiah juga memiliki ciri kebahasaan. Yaitu bahasa tulisan ilmiah.

Fungsi Artikel Ilmiah

  1. Sebagai rujukan,
  2. Untuk meningkatkan wawasan,
  3. Serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan.

Tujuan Pembuatan Artikel Ilmiah

  1. Menyampaikan ide
  2. Memenuhi tugas dalam studi
  3. Untuk mendiskusikan gagasan dalam suatu rapat atau pertemuan
  4. Sebagai bagian dalam lomba
  5. Untuk menyebarkan ilmu / hasil penelitian.

Sekian artikel tentang Artikel Ilmiah ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Arkeologi Adalah

Arkeologi-Adalah

Adalah.Co.Id – Arkeologi adalah ilmu tentang sejarah budaya material. Arkeologi adalah ilmu budaya (manusia) masa lalu melalui kajian sistematis dari materi data. Tinjauan sistematis mencakup penemuan, dokumentasi, analisis, dan interpretasi artefak. Arkeologi adalah studi sistematis terhadap benda-benda kuno sebagai instrumen untuk rekonstruksi masa lalu.

Mengapa sektor penelitian arkeologis telah “dipinggirkan” dalam sistem manajemen sumber daya arkeologis dibandingkan dengan area konservasi dan penggunaan dalam lima tahun terakhir? Pertanyaan kontroversial ini sengaja diajukan oleh penulis di awal dokumen ini sehingga pidato di atas dapat menarik perhatian peserta PIA yang disegani.

Arkeologi-Adalah
Arkeologi Adalah

Kondisi di atas disebabkan oleh dua faktor yang sangat dominan yang mempengaruhi ketidakharmonisan dalam sistem manajemen sumber daya arkeologi di Indonesia. Dua faktor ini adalah faktor internal. Kegagalan dalam menentukan strategi penelitian arkeologi dan program kerja.

Sejauh ini, hasil penelitian selalu menyarankan bahwa penelitian harus berlanjut di masa depan atau tahun keuangan berikutnya, dengan indikasi bahwa dana masih tersedia (kemungkinan kecil untuk memenangkannya kembali).

Pengertian Arkeologi Menurut Para Ahli

Berikut ini terdapat beberapa pengertian arkeologi menurut para ahli, yaitu sebagai berikut:

1. Paul Bahn

Menyatakan pengertian asas arkeologi adalah studi sistematis tentang masa lalu berdasarkan budaya material yang menggunakan moralitas untuk memecah, menjelaskan dan mengklasifikasikan relik budaya, menggambarkan bentuk dan perilaku masyarakat masa lalu, dan memahami bagaimana mereka muncul dan bagaimana mereka menjadi final.

2. Grahame Clark

Mendefinisikan arkeologi sebagai satu bentuk kajian yang sistematik ke atasbahan-bahan purba bagi membentuk semula sejarah.

3. Cottrell Leonard

Mendefinisikan arkeologi sebagai kisah manusia dengan merujuk pada peninggalan seperti peralatan bekas, monumen, kerangka manusia, dan segala sesuatu yang dihasilkan dari inovasi yang menelurkan mereka.

4. Glyn Danial

Arkeologi sebagai cabang sejarah yang meneliti sisa-sisa masa lalu. Studi sejarah yang menggunakan informasi yang sama bersifat epigrafi atau memiliki kata-kata terakhir untuk memberikan gambaran nyata tentang orang-orang masa lalu.

5. Frank Hole dan Robert F. Heizer

Arkeologi sebagai studi tentang masyarakat manusia yang terutama berkaitan dengan bahan warisan budaya. Arkeologi juga mencakup sejumlah metode dan prosedur dari studi sebelumnya, berdasarkan data yang diperoleh dan pelatihan akademik, serta pidato teoretis para pakar arkeologi.

Sejarah Singkat Arkeologi

Arkeologi, berasal dari bahasa Yunani, archaeo yang berarti “kuno” dan logo, “ilmu”. Nama alternatif arkeologi adalah studi sejarah budaya material. Arkeologi adalah studi tentang budaya manusia yang telah menjalani tinjauan sistematis dari data yang tersisa.

Tinjauan sistematis yang mencakup menemukan, mendokumentasikan, menganalisis, dan menafsirkan data dalam bentuk barang budaya material seperti kapak batu dan bangunan dari kuil, serta benda-benda lingkungan dan lingkungan seperti batu, tanah halus dan fosil, serta fitur manufaktur yang tidak dihilangkan dari tempatnya oleh situs arkeologi.

Teknik penelitian yang khas adalah penggalian arkeologi penggalian, meskipun survei juga mendapatkan porsi yang cukup besar.

Tujuan arkeologi berbeda dan merupakan perdebatan panjang. Ini termasuk apa yang disebut paradigma arkeologis yang membentuk sejarah budaya, memahami perilaku manusia dan memahami proses perubahan budaya.

Karena tujuannya adalah untuk memahami budaya manusia, ilmu ini milik kelompok humaniora. Namun, ada berbagai ilmu bantu yang mencakup sejarah, antropologi, geologi untuk ilmu pembentukan lapisan bumi, hubungan dengan usia relatif temuan arkeologi, geografi, arsitektur, paleoantropologi dan bioantropologi. Fisika, termasuk karbon C-14 untuk mendapatkan tenggat waktu, metalurgi untuk mendapatkan unsur-unsur benda logam, dan filologi mempelajari naskah kuno.

Tujuan Arkeologi

Tujuan arkeologis berbeda dan perdebatan panjang. Ini termasuk apa yang disebut paradigma arkeologis, sejarah budaya mereka, untuk memahami perilaku manusia dan memahami proses perubahan budaya. Karena tujuannya adalah untuk memahami budaya manusia, ilmu ini milik kelompok humaniora.

Meskipun demikian, ada berbagai alat ilmu yang digunakan, antara sejarah lain, antropologi, geologi (ilmu yang membentuk lapisan bumi referensi dengan usia relatif temuan arkeologi), geografi, arsitektur, paleoantropologi dan bioantropologi, fisika (termasuk karbon-C- 14 untuk mendapatkan penanggalan karbon C-14 absolut), metalurgi (untuk mendapatkan unsur-unsur benda logam) dan filologi (studi manuskrip kuno).

Secara khusus, studi arkeologi budaya masa lalu, orang tua, baik di prasejarah (ditulis sebelum itu dikenal) dan dalam periode sejarah (tes, jika ditulis). Pengembangan, arkeologi juga dapat mempelajari budaya kontemporer serta menjadi populer dalam eksplorasi budaya material modern.

Karena ini adalah peninggalan dari masa lalu, benda-benda tua seperti sumber data harus dilestarikan. Oleh karena itu, ia kemudian mengembangkan disiplin lain yaitu pengelolaan sumber daya arkeologis (pengelolaan sumber daya arkeologis) atau lebih umum pengelolaan sumber daya budaya (CRM, pengelolaan sumber daya budaya).

Perkembangan Arkeologi di Indonesia

Di Indonesia, lembaga arkeologi pertama yang berurusan dengan budaya muncul, seperti Royal Bataviaasch-Genootschap van Kunsten dan Wetenschappen di Jakarta, yang kemudian mendirikan museum tertua, Museum Nasional Indonesia. Instansi pemerintah yang terlibat dalam arkeologi kolonial Layanan Oudheid dan melakukan banyak bantuan dan restorasi bangunan kuno, terutama kuil.

Selama masa kemerdekaan, badan tersebut menjadi Departemen Purbakala, yang sejauh ini telah didirikan di berbagai institusi, seperti ruang pelestarian arkeologi dan ruang konservasi, yang tersebar luas di seluruh wilayah, Direktorat Purbakala dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional Jakarta.

Perkembangan Arkeologi Pada Saat Ini

Pada konstruksi sekarang telah mengembangkan minat khusus seperti etnoarkeologi, arkeologi bawah air, dan arkeometri. Ada juga sub-disiplin yang telah berkembang karena kontak dengan disiplin ilmu lain, seperti arkeologi lingkungan atau ekologi arkeologi, arkeologi ekonomi, arkeologi seni, arkeologi demografi, arsitektur, dan arkeologi.

Contoh Arkeologi

Sebagai contoh, (budaya material, seperti kapak batu dan kuil-kuil) dan ekofak (benda lingkungan, seperti batuan, tanah halus, dan fosil) dan properti (artefak yang tidak dapat dihilangkan dari tempatnya (situs arkeologi) penggalian arkeologi khas, meskipun survei juga menyumbang proporsi yang signifikan diterima.

Arkeologi saat ini mencakup berbagai bidang terkait. Sebagai contoh, penemuan mayat yang terkubur akan menarik para ahli dari berbagai bidang untuk mempelajari lebih lanjut tentang pakaian dan jenis bahan yang digunakan, bentuk keramik dan penyebarannya. Keyakinan pada apa yang dikubur dengan ahli kimia mayat dapat menentukan usia penggalian dengan cara-cara seperti 14. Sementara metode pengukuran genetika karbon yang ingin mengetahui pergerakan migrasi manusia purba adalah mempelajari DNA.

Sekian artikel tentang Arkeologi ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Montessori Adalah

Montessori-Adalah

Adalah.Co.Id – Montessori merupakan suatu metode pendidikan untuk anak-anak berdasarkan teori perkembangan anak oleh Dr. Berbasis Maria Montessori. Maria Montessori adalah seorang pendidik Italia antara akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Secara umum, metode Montessori terutama diterapkan untuk anak-anak TK dan sekolah dasar, meskipun ada juga permintaan untuk pendidikan menengah.

Montessori adalah metode pendidikan yang dikembangkan oleh Dr. Maria Montessori . Dia menyelesaikan studi medisnya pada tahun 1869 dan menjadi salah satu dokter pertama di Italia.

Montessori-Adalah
Montessori Adalah

Pekerjaannya sebagai dokter mempertemukan ia dengan anak-anak, sejak itulah Dr. Montessori mulai tertarik dengan dunia pendidikan dan mengembangkan metode ini sebagai hasil dari penelitiannya terhadap perkembangan intelektual anak yang mengalami keterbelakangan mental.

Ciri-ciri Sekolah Montessori

  1. Penekanan pada kemandirian, kebebasan dengan batasan tertentu dan rasa hormat terhadap perkembangan anak-anak sebagai individu yang unik.
  2. Mencampur anak usia 2 ½ hingga 6 tahun di dalam kelas karena anak kecil belajar dari anak yang lebih besar.
  3. Siswa dapat memilih kegiatan mereka sendiri yang dirancang untuk kelompok umur mereka.
  4. Guru tidak memberikan instruksi, tetapi menjelaskan sesuatu ketika diminta untuk melakukannya oleh anak.
  5. Menyediakan keteraturan, yaitu belajar dan istirahat pada waktu yang sudah tetap. Anak-anak diajarkan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan suasana kerja sama dengan teman-teman mereka.
  6. Sediakan bahan belajar atau materi yang dibutuhkan anak-anak di setiap tahap perkembangan mereka.
  7. Lingkungan belajar yang memfasilitasi gerakan fisik yang dibutuhkan anak. Misalnya, bahan pelajaran diletakkan di rak, mulai dari yang paling bawah sampai atas.

Metode Montessori

Sekolah Montessori sendiri merupakan sekolah yang menggunakan metode yang dibuat oleh seorang dokter sekaligus ahli pendidikan asal Italia bernama Maria Montessori (1870-1952). Dua tahun setelah lulus dari sekolah kedokteran pada tahun 1896 dengan gelar dalam neuropatologi, Maria Montessori bekerja sebagai asisten psikiater di Klinik Psikiatri Universitas Roma. Menurut Unesco (pdf), Montessori bertanggung jawab atas perawatan anak-anak penyandang cacat.

Beberapa tahun kemudian, menurut situs web, Montessori menjadi bagian dari lembaga pelatihan untuk guru anak-anak cacat, Scuola Magistrale Ortofrenica. Dari sana, ia mulai meneliti dan mengembangkan metode dan sistem pengasuhan yang ideal untuk anak-anak ini.

Pada tahun 1907, Montessori akhirnya berhasil membangun sekolah pertamanya, Casa dei Bambini, di mana sistem Montessori diterapkan.

Montessori adalah metode pembelajaran yang didasarkan pada kegiatan kesadaran diri, pembelajaran langsung, dan permainan kolaboratif. Selain itu, anak-anak didorong untuk membuat pilihan kreatif saat mereka belajar, sementara guru menawarkan kegiatan yang sesuai untuk memandu proses.

Menurut Lesley Britton, Maria Montessori dalam bukunya Montessori Play and Learn (2017) memiliki ide tentang bagaimana menangani dan belajar dari hasil pengamatannya pada anak-anak di berbagai tahap perkembangan. Juga pengamatan anak-anak dari budaya yang berbeda.

Dia mengidentifikasi apa yang dilihatnya, karakteristik universal pada anak-anak, terlepas dari keluarga dan lingkungan tempat mereka dilahirkan atau bagaimana mereka tumbuh. Menurut pengamatannya, semua anak memiliki pikiran yang mudah menyerap informasi, semua anak ingin belajar, semua anak belajar dengan bermain atau melakukan sesuatu, semua anak melewati tahap perkembangan yang berbeda dan semua anak ingin mandiri.

Inilah sebabnya mengapa sekolah yang menggunakan metode Montessori lebih bebas bagi anak-anak untuk menjelajahi diri mereka sendiri. Guru hanya bertindak sebagai panduan. Selain itu, di sekolah yang menggunakan metode Montessori, kelas tidak dibagi berdasarkan usia, tetapi semua usia dicampur dalam satu kelas. Anak-anak yang lebih kecil dapat belajar dan berinteraksi dengan anak-anak yang lebih besar, sementara anak-anak yang lebih besar dapat mengembangkan kemampuan mereka untuk mengajar anak-anak yang mendasari pengetahuan mereka.

Karena semua anak belajar sesuatu dengan bermain atau melakukan, alat peraga sangat penting dengan metode ini. Misalnya, mainan pakaian dengan kartu daun, yang dengannya anak-anak harus mengetahui bentuk daun dan meningkatkan kekuatan pengamatan dan pengetahuan tentang alam.

Sejak awal kelahirannya pada permulaan abad ke-19, seperti ditulis situs Omni Montessori, metode Montessori diperkirakan diaplikasikan di 5.000 sekolah Montessori di Amerika Serikat, dan di lebih dari 20.000 di 110 Negara di Dunia.

Biaya Sekolah Montessori

Sekolah berlabel “Montessori” saat ini memang lebih mahal jika dibandingkan dengan sekolah biasa.Untuk mengirim anak-anak Anda ke sekolah dengan label Montessori dapat menelan biaya puluhan juta dolar setahun.

Menurut Fauziah, sekolah Montessori “memiliki harga” karena memerlukan alat bantu pengajaran khusus. “Yang termurah dapat menelan biaya hingga 250.000 rupiah. Sementara itu, anak-anak dapat menggunakan metode ini untuk mengajar hingga ratusan alat bantu pengajaran Montessori,” katanya.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa sekolah menggunakan metode Montessori hanya dapat dibuat sederhana dengan filosofi mereka. Saat ini ada banyak sekolah yang menggunakan filosofi pendidikan Maria Montessori. Sekolah alam misalnya. Metode Montessori sangat dekat dengan alam, dan itulah yang menjadi alasan mengapa kebanyakan sekolah Montessori menggunakan ornamen dominan berwarna cokelat dan hijau.

Prinsip Montessori

Berikut lima prinsip utamanya yang perlu kita ketahui.

1. Menekankan Proses Belajar Eksperiensial

Anak-anak yang mempelajari metode Montessori belajar dengan materi yang dikembangkan secara khusus. Seperti halnya belajar matematika, mereka tidak hanya menyimpan angka, mereka juga menghitung materi yang dibuat dan menambahkannya secara langsung. Maria Montessori mencatat bahwa anak-anak perlu bergerak dan belajar dari pengalaman langsung, tidak hanya mendengarkan guru atau orang tua mengajarnya di rumah.

2. Peran Guru Membantu Menyediakan Alat Untuk Belajar

Sekolah Montessori menekankan peran guru sebagai panduan. Tugas guru adalah mengamati anak dan memperkenalkan materi pembelajaran pada waktu yang tepat. Bukan sekadar pelajaran atau penjelasan teori belaka tanpa praktik langsung. Di rumah, orang tua yang mencoba menerapkan metode pengasuhan Montessori kepada anak-anak perlu bekerja keras untuk menguji berbagai jenis bahan ajar untuk memperkenalkan materi tersebut.

3. Lingkungan Belajar Perlu Didesain Khusus

Tempat belajar atau lingkungan belajar untuk anak-anak harus dirancang dan dipersiapkan secara khusus. Dalam arti tertentu, tempat belajar harus dirancang sehingga anak-anak dapat menjelajahi banyak hal dan belajar secara mandiri. Bagaimana memilih rak rendah dan berbagai alat peraga yang ditempatkan di area tertentu untuk memudahkan pembersihan bagi anak-anak. Secara umum, lingkungan belajar yang efektif adalah minimalis dengan warna-warna lembut untuk membantu anak fokus.

4. Anak Dibimbing Belajar Langsung one-on-one Lesson

Jika kelas Montessori mencakup 25 anak yang berbeda, masing-masing dari mereka harus memiliki tingkat akademik yang berbeda. Guru memberikan pelajaran berdasarkan tingkat dan kebutuhan akademik setiap anak. Metode pengajaran individual disediakan untuk mendukung kebutuhan belajar anak-anak. Jika kita menggunakan metode Montessori pada anak-anak di rumah, kita sebagai orang tua harus berkonsentrasi dan memperhatikan anak dalam proses pembelajaran.

5. Penekanan Pada Peace Education

Peace education dapat diartikan sebagai model pendidikan yang membantu anak untuk memiliki kemampuan mengatasi konflik dan masalahnya sendiri tanpa kekerasan dan dengan cara yang kreatif. Dalam proses pembelajaran, perlu untuk mengajarkan topik saling menghormati, saling menghormati dan saling mencintai. Maria Montessori hidup di dunia yang penuh dengan perang dan konflik global. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa dia dengan tegas menekankan pendidikan yang mengaitkan nilai-nilai perdamaian dalam metodenya.

Orang tua dapat mengadaptasi metode Montessori untuk mengajar anak-anak di rumah. Tentu saja, Anda harus menginvestasikan waktu dan energi khusus untuk memastikan pendidikan terbaik di rumah tanpa anak merasa terbebani atau tertekan.

Sekian artikel tentang montessori ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Kesenjangan Sosial Adalah

Kesenjangan-Sosial-Adalah

Adalah.Co.Id – Kesenjangan sosial adalah suatu kondisi yang tidak seimbang dalam kehidupan sosial masyarakat, baik individu maupun kelompok, dan merupakan ketidakadilan / ketimpangan dalam distribusi hal-hal yang dianggap penting dalam suatu masyarakat.

Kesenjangan sosial sering dikaitkan dengan perbedaan finansial nyata, termasuk kelimpahan real estat, kelimpahan barang, jasa dan lain-lain. Adanya Kesenjangan sosial-ekonomi di masyarakat dapat dilihat dengan adanya peluang dan manfaat yang tidak sama untuk posisi sosial yang berbeda di masyarakat.

Kesenjangan-Sosial-Adalah
Kesenjangan Sosial Adalah

Kesenjangan sosial menunjukkan dirinya dalam ketidaksetaraan antara kemampuan barang atau jasa, kekayaan, penghargaan, peluang dan bahkan hukuman yang dicapai antara masyarakat.

Sementara itu, Kesenjangan sosial-ekonomi adalah gejala yang terjadi di masyarakat karena perbedaan antara keterampilan keuangan dan lainnya dari orang yang tinggal di daerah tertentu.

Pengertian Kesenjangan Sosial Menurut Para Ahli

  1. Menurut Badruzaman Century (2009: 284), Kesenjangan sosial adalah ketidakseimbangan sosial dalam masyarakat yang membuat perbedaan yang sangat jelas. Atau suatu situasi dapat ditafsirkan di mana orang kaya mengambil posisi yang lebih tinggi dan lebih kuat daripada orang miskin.
  2. Menurut Soerjono Soekanto, Kesenjangan sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur budaya atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial.
  3. Sebagai teoritisi struktural fungsional, Emile Durkheim cenderung memandang ketimpangan sosial sebagai perbedaan antara fungsi-fungsi dalam struktur sosial yang tak terhindarkan.
  4. Max Weber, teoritisi tindakan sosial akan menilai Kesenjangan sosial berdasarkan perbedaan Kesenjangan masing-masing individu yang diekspresikan dalam sistem perilaku dan tindakan.

Faktor Penyebab Kesenjangan Sosial

Setelah memahami definisi kesenjangan sosial, kita perlu mengetahui penyebabnya. Secara umum ada lima faktor yang menyebabkan kesenjangan sosial. Berikut adalah faktor nya:

1. Faktor Perbedaan Sumber Daya Alam

Tingkat ekonomi suatu daerah dipengaruhi oleh sumber daya alam yang terkandung di dalamnya. Tingkat ekonomi dapat meningkat jika sumber daya alam dikelola dengan baik. Ketika suatu daerah kekurangan sumber daya alam, ia memiliki dampak besar pada ekonomi daerah tersebut.

2. Faktor Kebijakan Pemerintah

Kebijakan pemerintah juga bisa menjadi faktor dalam munculnya kesenjangan sosial di masyarakat. Misalnya kebijakan program transmigrasi. Komunitas migran umumnya berkembang lebih cepat daripada populasi lokal. Peluang yang lebih besar bagi para migran membuat mereka lebih cepat. Ini menciptakan kesenjangan sosial antara dua kelompok orang.

3. Faktor Pengaruh Globalisasi

Globalisasi dapat digunakan untuk membuat kemajuan. Di sisi lain, globalisasi juga meningkatkan kesenjangan sosial-ekonomi di masyarakat. Kesenjangan sosial ini terjadi ketika beberapa orang tidak beradaptasi dan tidak dapat menggunakan globalisasi dengan baik.

4. Faktor Demografis

Tingkat pertumbuhan masyarakat, pendidikan, kesehatan, pekerjaan dan struktur populasi menunjukkan kondisi demografis suatu daerah. Kondisi demografis suatu daerah dengan daerah lain dapat mengurangi kesenjangan sosial. Ini karena produktivitas pekerjaan rakyat di satu daerah tidak sama dengan daerah lain.

5. Faktor Letak dan Kondisi Geografis

Secara umum, tingkat perkembangan suatu daerah dipengaruhi oleh lokasi dan kondisi geografisnya. Orang-orang di dataran tinggi cenderung lebih sulit berinvestasi dalam membangun infrastruktur daripada orang-orang di dataran tinggi. Akibatnya, orang-orang di dataran berkembang lebih cepat. Karena itu, ini menciptakan ketimpangan sosial di kedua masyarakat.

Dampak Kesenjangan Sosial

Dilihat dari pengertian kesenjangan sosial, maka berikut ini beberapa dampak yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi bisnis yang Anda kembangkan:

1. Kemiskinan dan Pengangguran

Kesenjangan sosial ditandai oleh kemiskinan dan pengangguran yang meningkat dari tahun ke tahun. Jika orang miskin dan pengangguran memerintah suatu negara, pendapatan mereka sangat rendah.

Ketika pendapatan tidak aman dan umumnya sangat rendah, daya beli masyarakat untuk kebutuhan sekunder akan berkurang. Kondisi seperti ini dapat mengarah pada laba perusahaan yang kurang optimal.

2. Target Pasar yang Tidak Jelas

Menurut pemahaman tentang kesenjangan sosial, di mana ada kesenjangan yang signifikan antara orang-orang, ini akan membuat arah target pasar perusahaan tidak jelas. Jika perusahaan memiliki target pasar untuk kelas menengah ke bawah akan cenderung merusaknya karena daya belinya cenderung tidak stabil.

Bahkan jika perusahaan memiliki target pasar setengah atau lebih, ini tidak menjamin bahwa perusahaan akan mendapat untung. Mengingat elit di Indonesia lebih suka membeli di luar negeri daripada industri dalam negeri.

3. Sulit Mencari Tenaga Kerja yang Kompeten

Meskipun ada banyak orang yang menganggur di Indonesia, ada banyak perusahaan yang mengaku kesulitan menemukan pekerja terampil. Kesenjangan sosial berarti tingkat dan kualitas pendidikan publik di bawah rata-rata.

Meskipun banyak yang memiliki gelar, banyak keterampilan mereka belum dibutuhkan di negara ini, terutama mereka yang lulusan muda.

4. Maraknya Tindak Kejahatan

Kasus-kasus kejahatan di Indonesia cenderung sangat tinggi. Ada juga banyak kasus peretas tindak pidana baru-baru ini yang telah merugikan perusahaan besar karena melanggar data perusahaan yang penting.

Tingginya tingkat kejahatan di masyarakat mungkin karena masalah keuangan karena kesenjangan sosial. Sejauh ini, ekonomi telah menjadi salah satu alasan utama kejahatan seseorang atau sekelompok orang.

Contoh Kesenjangan Sosial

Berikut ini adalah contoh dari kesenjangan sosial, diantaranya:

1. Kesenjangan Sosial Ekonomi

Contoh ketimpangan sosia ekonomi dalam masyarakat juga bisa menjadi salah satu hal yang dapat kita lihat dengan jelas dalam kehidupan manusia. Orang dengan ekonomi yang baik akan memiliki struktur yang baik. Sebaliknya, orang dengan ekonomi lemah menerima struktur atau layanan yang buruk.

Sebagai contoh, kita dapat melihat bahwa ketika mendaftarkan KTP, orang yang menciptakan KTP dan juga memiliki jaringan di pemerintahan secara alami lega dengan ekonomi yang baik, sementara orang-orang biasa dengan pendapatan biasa-biasa saja bukan prioritas utama, ini adalah adalah sesuatu yang nyata yang pasti dialami banyak orang.

2. Kesenjangan Sosial Pendidikan

Selain Kesenjangan ekonomi, ada juga kesenjangan sosial dalam pendidikan. Bentuk ketimpangan sosial adalah pendidikan. Individu dengan pelatihan S1, S2 atau S3 tentu akan menjadi lebih mudah dan menemukan pekerjaan yang lebih cocok, karena pendidikan tinggi memudahkan orang untuk mencari pekerjaan, sementara orang-orang dengan pendidikan dasar, menengah dan tinggi hanya dapat melakukannya Bekerja di sektor informal lebih buruk daripada pengangguran jangka panjang.

3. Kesenjangan Sosial Budaya

Contoh lain, kesenjangan sosial budaya dalam masyarakat yang merupakan kekalahan yang ada dengan modal modal atau penerbitan budaya di negara-negara industri, orang Indonesia dapat dengan mudah memahami atau sebaliknya, budaya Indonesia yang baik tanpa publikasi atau modal hanya dari Menikmati orang Indonesia sendiri.

Sekian artikel tentang Kesenjangan Sosial ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Teks Deskripsi Adalah

Teks-Deskripsi-Adalah

Adalah.Co.Id – Teks deskripsi adalah paragraf atau teks yang berisi deskripsi sesuatu yang jelas dan terperinci (objek, lokasi, dan peristiwa).

Pendapat lain menyatakan bahwa teks deskripsi deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan atau memaparkan utama (objek atau peristiwa) secara jelas dan terperinci. Dengan penjelasan ini, pembaca tampaknya dapat mendengar apa yang dijelaskan dalam teks.

Teks-Deskripsi-Adalah
Teks Deskripsi Adalah

Paragraf deskripsi adalah bagian dari teks non-fiksi di mana objek atau peristiwa harus dijelaskan sebagai keseluruhan. Jenis teks ini didasarkan pada pengamatan penulis, sehingga ada kesan, fakta, dan gambar yang cocok dengan pengalaman penulis.

Jenis Teks Deskripsi

Teks deskripsi dapat dibagi menjadi tiga jenis. Adapun beberapa jenis teks tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Deskripsi subyektif, Jenis paragraf yang menggambarkan atau memaparkan objek berdasarkan kesan atau pengalaman penulis.
  2. Deskripsi Spatial, sejenis paragraf yang menjelaskan atau memaparkan suatu objek hanya dalam bentuk tempat, ruangan atau objek.
  3. Deskripsi obyektif, Jenis paragraf yang menggambarkan atau memaparkan objek sesuai dengan situasi aktual, tanpa tindakan atau maksud penulis untuk melakukannya.

Struktur Teks Deskripsi

Ada 4 struktur yang membentuk teks deskripsi, sehingga menjadi satu keutuhan. Nah dibawah ini merupakan 4 struktur tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Identifikasi

Penentu identitas seseorang, benda dan sebagainya.

2. Klasifikasi

Pengaturan sistematis dalam suatu kelompok sesuai dengan aturan atau standar yang ditetapkan.

3. Deskripsi Bagian

Bagian teks yang berisi deskripsi bagian-bagian dalam teks atau yang lebih sederhana, deskripsi bagian ini adalah klasifikasi yang dijelaskan secara lebih rinci dengan memberikan gambar yang jelas.

4. Penutup

Kesimpulan atau penegasan hal-hal yang penting.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Jenis teks ini memiliki fitur khusus sehingga dapat dengan mudah dibedakan dari jenis teks lainnya. Teks Deskripsi memiliki ciri sebagai berikut:

  1. Dalam Teks Deskripsi ada deskripsi objek seperti objek, lokasi, atau atmosfer tertentu.
  2. Paragraf ini menjelaskan objek atau peristiwa secara rinci dengan mempertimbangkan kesan panca indera (melihat, mendengar, mencicipi, mencium dan menyentuh).
  3. Dalam teks ini, Anda akan menemukan deskripsi terperinci tentang sifat fisik suatu objek. Misalnya ukuran, bentuk, warna dan properti lainnya.
  4. Jenis teks ini sering menggunakan kalimat dengan kata sifat atau makna rumit.
  5. Jenis teks ini dapat membuat pembaca merasa seperti mereka secara langsung berbagi informasi yang dijelaskan dalam teks.

Langkah-langkah Membuat Teks / Paragraf Deskripsi

  1. Tentukan topik (objek yang akan dibahas).
  2. Tentukan tujuan.
  3. Kumpulkan fakta atau data dan lakukan pengamatan atau pengamatan langsung pada topik yang akan dibahas.
  4. Atur data yang dikumpulkan dalam suatu skema.
  5. Kemudian gambarkan garis besar esai dalam teks deskriptif yang disesuaikan dengan topik dengan data dan fakta.

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Berikut ini merupakan kaidah kebahasaan mengenai teks deskripsi antara lain sebagai berikut :

  1. Menggunakan nama sesuai dengan topik yang dijelaskan. Seperti: rumah sakit, rumah, mobilku, dll.
  2. Menggunakan frasa yang mengandung nama. Contohnya yaitu beliau ialah seorang Kepala Lab yang baik hati, dll.
  3. Mengandung kata sifat, sifat yang menggambarkan sesuatu. Seperti: dua siswa pekerja keras, tiga kaus kaki putih, dll.
  4. Berisi kata kerja transitif untuk memberikan informasi tentang topik gadis berseragam coklat dll.
  5. Berisi kata kerja (perasaan, pendapat) untuk mengekspresikan visi pribadi penulis tentang suatu subjek. Saya pikir ini ayam yang cerdas, saya yakin itu murah, dll.
  6. Berisi kata keterangan untuk informasi tambahan tentang suatu objek. Seperti: cepat atau lambat, di bar, di rumah sakit, dll.
  7. Bahasa visual yang terkandung di dalamnya adalah metafora atau metafora. Seperti: kulit putih bersih seperti katun putih, dll.

Contoh Teks Deskripsi

Contoh teks deskripsi dalam Bahasa Indonesia

Saya punya sepeda motor bernama Cepat. Kerangkan nya berwarna merah dan biru, merah adalah warna dominan. Cepat ini memiliki dua spion untuk membantu anda bepergian. Cepat berbahan bakar pertalite tapi kadang juga menggunakan Pertamax.

Sekian artikel tentang Teks Deskripsi ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>