Chairman Adalah : Perbedaan Chairman, CEO, Presiden Direktur, Komisaris, dan Direktur

Posted on

Adalah.Co.IdChairman adalah seseorang yang diimana menjadi menjadi yang paling senior atau paling tinggi dalam sebuah jajaran direksi pada sebuah perusahaan. Kemudian, Chairman sendiri adalah seseorang yang dimana ditunjuk yang dimana secara sah beradasrkan para jajaran dari direksi dari perusahaan itu sendiri.

Kemudian dari dewan direksi akan melakukan pertanggungjawaban terhadap seluruh hal yang menjadi strategi tentang sebuah perusahaan untuk menjadi semakin meningkatkan performanya termasuk di dalam hal tersebut adalah melakukan pengangkatan dan juga pemberhentian dari seorang CEO.

Dari seorang Chairman itu sendirilah apabila dilakukan pembedaan dengan seluruh jajaran direksi menjadi seseorang yang dimana paling senior yang berada pada perusahaan tersebut.

Chairman-Adalah
Chairman Adalah

Tipe pemimpin selevel presiden direktur, yang sukses dengan bisnisnya.

1. Tipe Inovator
Terdapat sejumlah nama yang termasuk tipe pemimpin kaya inovasi ini. Sebut saja Steve Jobs, Co-Founder, Chairman & CEO, Apple, Inc atau Mark Zuckerberg, Founder & CEO Facebook. Kedua nama ini memiliki gaya kepemimpinan yang serupa tapi tak sama. Satu-satunya kesamaan mereka adalah inovasi yang diciptakan, dan menghasilkan bisnis beraset besar

2. Tipe Pionir
Michael Dell (CEO Dell Inc), lahir di Houston, 1965
Gaya kepemimpinan:

  • Tidak egois, tidak mengeksklusifkan diri, melayani.
  • Kekuatan kunci: Berpikir lebih jauh ke depan dan tidak konvensional.
  • Keputusan besar: Menjual produk Dell dari pintu ke pintu.

3. Tipe Motivator
W. James McNerney, Jr (CEO The Boeing Company) lahir di Rhode Island, 1949
Gaya kepemimpinan:

  • Inspirasional, penuh rasa ingin tahu, visioner, individu yang efektif.
  • Kekuatan kunci: Mampu maksimalkan potensi SDM-nya.
  • Keputusan besar: Bergabung dengan GE Asia dan menjadi mendunia karenanya.

PERBEDAAN CHAIRMAN, CEO, PRESDIR, KOMISARIS dan DIREKTUR

1. Chairman (Ketua) adalah pemimpin teknis perusahaan, dialah ketua dewan yang bertanggung jawab untuk menjalankan jalannya perusahaan supaya lancar dan efektif. Tugasnya biasanya meliputi pemeliharaan komunikasi yang kuat dengan chief executive officer dan eksekutif tingkat tinggi, merumuskan strategi bisnis perusahaan, yang mewakili manajemen dan dewan kepada masyarakat umum dan pemegang saham, dan menjaga integritas perusahaan. Serang Chairman (ketua) dipilih dari dewan direksi.

2. CEO (Chief Executive Officer) atau disebut dengan Pejabat Eksekutif Tertinggi merupakan sebuah jabatan paling tinggi di suatu perusahaan dan bertanggung jawab untuk kestabilan perusahaan tersebut atau mempunyai wewenang untuk memimpin suatu perusahaan.

Tanggung jawab CEO antara lain mengembangkan dan melaksanakan strategi tingkat tinggi, membuat keputusan perusahaan, mengelola operasional perusahaan, dan sumber daya perusahaan secara keseluruhan, serta bertindak sebagai titik utama dalam komunikasi antara dewan direksi dan pengelola operasional .

Peran CEO dalam setiap perusahaan berbeda-beda, tergantung dari ukuran perusahaan. Dalam perusahaan skala kecil, CEO memiliki banyak peran dalam perusahaan. Namun, dalam perusahaan skala besar, CEO lebih berurusan dengan strategi yang lebih tinggi dan pengelolaan perusahaan secara keseluruhan. Diketahui bahwa para pemegang saham memilih dewan direksi untuk perusahaan, dan kemudian dewan direksi ini akan memilih CEO.

Tetapi dalam beberapa kasus sering ditemui seorang CEO dapat menjadi anggota Chief of The Board (dewan yang dipilih bersama-sama untuk mengawasi kegiatan perusahaan) dan juga sebagai Chief of Operational Officer (manajer senior yang bertanggung jawab untuk mengelola operasi perusahaan sehari-hari dan melaporkan hasil kerjanya ke CEO).

Bahkan mungkin pula terjadi, ia bisa memegang posisi sebagai ketua CEO dan ketua dewan direksi. Dalam ilmu tata kelola perusahaan peran ganda CEO sering disebut dengan dualitas CEO – satu orang yang memiliki dua porsi dalam perusahaan yaitu sebagai pejabat eksekutif maupun sebagai dewan direksi. Dualitas ini dapat juga terjadi pada orang yang memiliki jabatan di dua perusahaan yang berbeda atau lebih. Fenomena ini menjadi penting untuk diteliti karena terdapat dua pandangan yang bertentangan yaitu dalam agency theory dan stewardship theory.

3. PRESIDEN DIREKTUR, Ada perusahaan yang dikepalai oleh seorang Presiden Direktur. Alangkah kerennya nama jabatan ‘Presiden Direktur’ yang dipangku orang tersebut. Yang membuat kerennya nama jabatan tersebut adalah pencantuman kata ‘Presiden’ di depan kata ‘Direktur’. Telah diketahui secara umum, bahwa ‘Presiden’ adalah jabatan tertinggi dalam pemerintahan suatu negara, yang kabinetnya berbentuk presidensial.

Sekarang mari dilihat dari mana asal nama jabatan ‘Presiden Direktur’ tersebut. Asalnya ialah dari bahasa Inggris, yakni ‘President Director’. Dalam bahasa Inggris digunakan hukum M-D (Menerangkan-Diterangkan), yakni kata yang letaknya di depan adalah kata yang Menerangkan (President) dan kata yang letaknya di belakang sebagai kata yang Diterangkan (Director).

4. KOMISARIS, Dalam sebuah tata perusahaan, terdapat banyak devisi yang bekerja sama secara fungsional. Salah satunya adalah Komisaris. Komisaris adalah sekelompok orang yang dipilih atau ditunjuk untuk mengawasi kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.

Umumnya, di negara barat, board of directors adalah dewan pengawas, sedangkan di Indonesia dewan direksi merupakan dewan eksekutif. Contohnya pada Bank OCBC NISP, dewan komisaris dinamakan dewan pengawas , sedangkan dewan direksi dinamakan dewan eksekutif . Untuk keperluan artikel ini, istilah yang sering digunakan adalah dewan eksekutif atau disebut juga sebagai dewan direksi dan dewan pengawas atau disebutkan dewan komisaris untuk menghindari kekeliruan karena penggunaan istilah dewan direksi.

5. Direktur Utama (Dirut) atau Presiden Direktur (Presdir) (untuk Presdir sudah jarang digunakan) (Inggris Amerika: CEO/Pejabat eksekutif tertinggi, Inggris Britania: MD/direktur pelaksana), (Inggris Amerika: ED/direktur eksekutif, Inggris Britania: CE/eksekutif tertinggi) adalah administrator yang sudah diberi tanggung jawab untuk hak mengatur keseluruhan pada suatu organisasi.

Adapun Direktur merupakan seseorang yang ditunjuk untuk menjadi pemimpin Perseroan terbatas (PT). Direktur juga merupakan seseorang yang memiliki sebuah perusahaan tersebut atau orang yang profesional dan ditunjuk oleh pemilik usaha dalam memimpin dan menjalankan perseroan terbatas(PT). Direktur mempunyai banyak macam penyebutannya antara lain, yaitu dewan gubernur, dewan manager, atau dewan eksekutif.

UU No. 40 Tahun 2007 menjelaskan bahwa Di Indonesia pengaturan terhadap direktur terdapat dalam Tentang Perseroan Terbatas dijabarkan pada wewenang atau hak, fungsi, dan tanggung jawab direksi.

Seorang direktur dalam suatu perusahaan yang dapat dicalonkan sebagai direktur hanya bisa satu yang ditunjuk, dan cara pemilihan direktur ditetapkan dalam anggaran dasar perusahaan.

Direktur memiliki tugas antara lain:

  1. Memimpin sebuah perusahaan dengan menerbitkan kebijakan-kebijakan perusahaan.
  2. Memilih, menetapkan, mengawasi tugas dari karyawan dan kepala bagian (manajer) yang ada di perusahaan.
  3. Menyetujui anggaran tahunan perusahaan.
  4. Menyampaikan sebuah laporan kepada pemegang saham atas kinerja yang didapatkan dalam perusahaan tersebut.
  5. Tanggung jawab dari direktur untuk pihak ketiga dan hukumnya sudah ditentukan dari jenis-jenis perusahaan yang didirikan contohnya ; Persekutuan Komanditer atau Perseroan Terbatas dan Firma.

Keberadaan Direktur dan Direktur Utama bergantung kepada sebuah kebijakan dan kebutuhan pimpinan tertinggi. Jika dalam perusahaan yang cakupan lebih besar, maka perusahaan itu bisa saja adanya Direktur Utama dan Direktur.

Baca Artikel Lainnya >>>

Broker Adalah : Fungsi, Jenis, Gaji dan Tugas Broker

Direksi Adalah : Perbedaan Direksi dan Komisaris

Investor Adalah : Jenis, Tugas, Keuntungan dan Tujuan Investor

Related posts: