Ensefalopati Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Otak merupakan bagian organ yang berfungsi paling penting. Merawat kesehatan bagian otak adalah kewajiban apabila Anda tidak ingin menderita berbagai kondisi yang bahkan dapat mengancam jiwa.

Gangguan kesehatan bagian atas yang harus Anda waspadai dan ketahui adalah penyakit ensefalopati. Nah untuk lebih jelas nya lagi mari simak artikel tentang ensefalopati di bawah ini.

Ensefalopati Adalah ?

Ensefalopati-Adalah

Ensefalopati adalah istilah yang mengacu pada kelainan pada struktur atau fungsi otak karena suatu kondisi atau penyakit. Anomali struktural atau fungsional ini bisa bersifat sementara, tetapi bisa juga permanen. Oleh karena itu, deteksi dan manipulasi segera diperlukan untuk meningkatkan peluang pemulihan.

Klasifikasi ensefalopati dalam banyak kasus, tergantung pada penyebab atau kondisi khusus pasien yang menyebabkan disfungsi otak. Misalnya, ensefalopati anoksik yang berarti kerusakan otak karena kekurangan oksigen dan ensefalopati hepatik yang berarti kerusakan otak akibat penyakit hati.

Selain itu, ensefalopati ini juga menjelaskan kondisi tubuh atau sindrom yang menyebabkan serangkaian kerusakan otak tertentu. Contohnya adalah ensefalopati metabolik dan ensefalopati Wernicke.

Penyakit ini sebenarnya adalah efek dari penyakit tertentu. Ini juga menentukan jika penyakit ini bersifat sementara atau permanen. Perawatan medis dini harus dilakukan untuk mencegah kondisi pasien memburuk.

Gejala Penyakit Ensefalopati

Berikut adalah gejala dari penyakit ensefalopati:

  1. Perubahan perilaku
  2. Tidak bisa berpikir secara logis
  3. Konsentrasinya mudah dibubarkan
  4. Kesulitan menelan atau berbicara
  5. Kram
  6. Kontraksi pada berbagai bagian tubuh
  7. Otot-otot melemah
  8. Tingkat kesadaran menurun.

Selain gejala yang disebutkan di atas, ciri lain dan gejala ensefalopati dapat terjadi. Cari pertolongan medis segera jika salah satu dari gejala di atas muncul, sehingga dapat diobati segera sebelum kondisinya memburuk.

Penyebab Penyakit Ensefalopati

Ada sepuluh penyebab penyakit ensefalopati, yaitu:

1. Ensefalopati Saraf

Jenis penyakit ini ditandai oleh berubahnya tingkah laku dan mengganggu sistem kerja saraf. Yang menyebabkan penyakit jenis ini adalah penyakit hati atau penyakit liver.

Karena kerusakan hati, Bahan yang beracun yang diproduksi oleh bakteri di bagian perut yang tidak bisa diuraikan dan akan mempengaruhi kerja otak. Ini adalah awal terjadinya penyakit ensefalopati hepatik.

2. Ensefalopati Prion

Jenis penyakit ini dikenal juga sebagai penyakit dalam, yaitu sebagai penyakit yang kerap dikenal berbahaya menurut medis. Ensefalopati infeksius sering disamakan dengan zat protein. Kegiatan ini akan mengacu kerusakan pada saraf yang akan terjadi secara cepat.

Penyebabnya yaitu:

  • Gangguan tidur kronis (insomnia)
  • Penyakit liver.

Setiap orang yang menderita ensefalopati jenis ini berisiko besar meninggal. Menurut laporan medis, rata-rata pasien dengan penyakit ini dapat bertahan hidup hanya beberapa bulan.

3. Ensefalopati Amino

Kadar dalam bentuk amino yang sangat tinggi di otak menyebabkan glisin ensefalopati. Sebagai akibat dari kadar glisin yang berlebihan, otak akan merusak strukturnya.

4. Ensefalopati Saraf Kranial

Hantaman di bagian kepala dapat menyebabkan kerusakan saraf kranial. Jika demikian, seseorang dapat menderita ensefalopati traumatis. Jenis penyakit ini dapat memicu banyak kerusakan dan trauma parah terjadi di otak. Waspadalah dalam aktivitas Anda untuk meminimalkan risiko kecelakaan di bagian kepala.

5. Ensefalopati Gladisia

Kondisi kurangnya vitamin pada seseorang bisa menyebabkan ensefalopati, terutama pada jenis penyakit ini. Ada sebagian kondisi yang bisa mengakibatkan seseorang dengan kekurangan vitamin B1 menyebabkan penyakit ini yaitu:

  • Malnutrisi
  • Kebanyakan minum alk0hol
  • Buruknya sistem pencernaan.

6. Ensefalopati Uremikum

Ensefalopati uremikum dapat terjadi pada pasien dengan gagal ginjal. Sebagai akibat dari ginjal yang tidak dapat berfungsi dengan baik, ada akumulasi racun dalam darah yang disebut uremik. Asam uremik kemudian diangkut dari darah ke otak yang menyebabkan kerusakan pada otak itu sendiri.

7. Ensefalopati Toksik Metabolik

Kehadiran senyawa toksik akibat infeksi di otak adalah penyebab ensefalopati toksik metabolik ini. Tidak hanya itu, kegagalan yang terjadi pada organ juga dapat menyebabkan ensefalopati toksik metabolik. Ensefalopati metabolik toksik bersifat sementara. Kondisi ini menghilang bersamaan dengan pemulihan penyakit menular yang menjadi pemicunya.

8. Ensefalopati Iskemik Hipoksik

Penyebab ensefalopati iskemik hipoksik adalah otak kekurangan oksigen, yang merusak organ tersebut yang umumnya permanen atau tidak dapat disembuhkan.

Janin yang terpapar alk0hol adalah objek potensial dari ensefalopati iskemik hipoksik ini. Oleh karena itu, wanita hamil harus menghindari konsumsi alk0hol sebanyak mungkin selama kehamilan.

9. Ensefalopati Hipertensif

Ensefalopati Hipertensif meningkatkan penyebab pembengkakan yang secara medis disebut sebagai edema. Ensefalopati menyebabkan berbagai penyakit pada pasien seperti mual, muntah, gangguan penglihatan dan kesadaran atau gagal ginjal.

10. Ensefalopati Hashimoto

Ensefalopati Hashimoto adalah jenis ensefalopati yang disebabkan oleh penyakit Hashimoto. Hashimoto adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang kelenjar tiroid dan mengganggu otak.

Penyakit ini merupakan penyebab ensefalopati karena gejala-gejala seperti:

  • Demensia
  • Halusinasi
  • Kebingungan
  • Penurunan fungsi kognitif di otak.

Cara Mengobati Penyakit Ensefalopati

Diagnosis ensefalopati yaitu dokter akan menjalankan metode untuk mengobati mana yang terbaik untuk pasien. Pada umumnya, pengobatan yang dilakukan dokter berupa:

  1. Dengan obat injeksi atau antibiotik
  2. Infus nutrisi atau cairan elektrolit
  3. Dengan obat pil
  4. Pengiriman obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah
  5. Berikan oksigen eksternal
  6. Dialisis (terutama ensefalopati uremik).

Cara Mencegah Terjadinya Penyakit Ensefalopati

Menurut penjelasan yang diuraikan, penyakit ini terjadi karena ada beberapa penyakit seperti defisiensi hati, ginjal dan vitamin B1. Maka dari itu, Tips untuk mengurangi penyebab penyakit ini adalah:

  1. Jangan mengkonsumsi minuman yang beralk0hol
  2. Minumlah banyak air
  3. Olahraga teratur berdasarkan keahlian Anda
  4. Berhati-hatilah saat melakukan aktivitas di mana ada risiko kecelakaan
  5. Makan yang berprotein dan mengandung kaya vitamin B1.

Diagnosis Penyakit Ensefalopati

Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mendiagnosis penyakit ensefalopati, yaitu:

1. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan Fisik nya berupa:

  • Pemeriksaan denyut jantung
  • Kontrol suhu tubuh
  • Kontrol tekanan darah
  • Kontrol berat dan tinggi badan.

2. Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan Penunjang melalui:

  • Tes kimia
  • Pemeriksaan hati dan ginjal
  • Tes oksigen darah
  • Tes toksisitas
  • Tes volume darah.

3. Anamnesis

Dokter akan mengajukan serangkaian pertanyaan kepada pasien tentang keluhan yang telah mereka alami, seperti:

  • Bagaimana rasanya?
  • Berapa lama kondisi ini bertahan?
  • Apakah Anda menderita penyakit lain?
  • Apakah Anda memiliki riwayat beberapa penyakit?
  • Apakah Anda memiliki riwayat kecelakaan?
  • Apakah Anda pernah mengkonsumsi alk0hol?.

Demikianlah artikel tentang Penyakit Ensefalopati ini jaga selalu kesehatan anda dirumah dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, semoga bermanfaat terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>