Glutathione Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Glutathione merupakan antioksidan alami yang terdiri dari tiga asam amino yakni sistein, glutamat, dan glisin. Ada berbagai peran glutathione dalam kerja reaksi kimia tubuh, misalnya dengan membantu menghilangkan racun, termasuk yang dari tubuh, obat yang dikonsumsi, atau lingkungan.

Tingkat glutathione dapat menurun dengan bertambahnya usia, karena produksi glutathione tidak lagi seoptimal sebelumnya. Selain usia, glutathione dalam tubuh juga dapat berkurang ketika masalah kesehatan tertentu muncul, seperti kanker, HIV / AIDS, diabetes 2 tipe yaitu hepatitis dan Parkinson.

Glutathione-Adalah
Glutathione Adalah

Meskipun begitu, Anda tetap bisa mencukupi kadar glutathione tubuh dari suplemen oral dalam bentuk kapsul ataupun cairan. Glutathione memang dimasukkan sebagai obat “antioksidan endogen”, tetapi stres, racun dan berbagai penyakit dapat menurunkan kadar glutathione.

Seiring bertambahnya usia, tingkat glutathione dalam tubuh Anda menurun karena produksi glutathione tidak lagi optimal. Pengurangan produksi ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kanker.

Manfaat Glutathione

Berikut manfaat glutathione dalam tubuh yang penting untuk Anda ketahui, yaitu:

1. Mengurangi Gejala Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson terjadi ketika ada gangguan progresif pada sistem saraf yang dapat memengaruhi kemampuan pasien untuk bergerak. Gejalanya yang muncul dalam bentuk tremor di tangan dan otot, terasa kaku seiring waktu dan memburuk.

Sejauh ini, menurut National Institute of Health, tidak ada obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan pasien Parkinson. Namun, satu penelitian mengklaim bahwa glutathione memiliki efek positif pada orang yang menderita tremor ketika diberikan melalui pembuluh darah langsung.

Para ahli menyimpulkan bahwa antioksidan ini dapat meringankan gejala Parkinson dan memperpanjang harapan hidup pasien Parkinson

2. Mengurangi Kerusakan Otak Pada Anak Autis

Anak-anak dengan autisme menderita kerusakan otak karena proses oksidatif yang kuat dalam sistem saraf. Proses ini juga bisa disebabkan oleh kurangnya glutathione di tubuh bayi.

Medical Science Monitor melakukan penelitian pada 26 anak autis yang berusia 3 hingga 13 tahun. Selama 8 minggu, dianjurkan untuk mengobati glutathione dengan mengonsumsi suplemen atau transdermal glutathione (sejenis perawatan yang menggunakan bahan aktif pada kulit).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan glutathione dapat membantu meningkatkan kadar glutathione pada anak autis dan dengan demikian mencegah kerusakan otak dari proses oksidatif.

3. Meningkatkan Kerja Insulin Pada Lansia

Salah satu manfaat utama glutathione bagi orang tua adalah dapat mengoptimalkan kerja insulin dalam tubuh. Hal ini mendorong Baylor School of Medicine untuk melakukan penelitian pada hewan dan manusia untuk mengetahui peran glutathione dalam menyeimbangkan berat badan dan kadar insulin pada orang tua.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar glutathione yang rendah dikaitkan dengan pembakaran lemak yang kurang optimal yang menyebabkan semakin banyak lemak tubuh menumpuk.

Subjek yang lebih tua dalam penelitian ini harus menambahkan sistein dan glisin ke dalam diet harian mereka untuk meningkatkan asupan glutathione. Hasilnya bisa meningkatkan kerja pembakaran insulin dan lemak dalam tubuh.

4. Menurunkan Risiko Stres Oksidatif

Stres oksidatif adalah suatu kondisi di mana ada lebih banyak radikal bebas dalam tubuh daripada antioksidan (yang dapat mencegah kerusakan radikal bebas pada sel). Karena itu, kondisi ini menyebabkan kerusakan sel dalam tubuh. Stres oksidatif yang berlebihan dapat menyebabkan berjangkitnya berbagai penyakit seperti diabetes, kanker dan rematik.

Penelitian dari Journal of Cancer Science and Therapy menunjukkan bahwa kadar glutathione yang tinggi dapat mencegah radikal bebas dan terjadinya penyakit kronis.

5. Mengurangi Kerusakan Sel Pada Penyakit Perlemakan Hati

Kerusakan sel pada hati bisa menjadi lebih buruk jika disertai dengan antioksidan tingkat rendah, termasuk glutathione. Kondisi ini dapat menyebabkan penyakit hati berlemak, baik pada orang yang minum alkohol maupun pada orang yang tidak.

Namun, satu penelitian menunjukkan bahwa glutathione sangat efektif dalam mengurangi kerusakan hati. Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan efek positif glutathione pada pasien dengan penyakit hati berlemak setelah suplemen glutathione diberikan dengan dosis 300 miligram per hari selama empat bulan.

Efek Samping Penggunaan Glutathione

Penggunaan glutathione secara umum dapat dikatakan aman karena ada banyak suplemen gizi di pasaran. Efek samping ringan yang mungkin terjadi ketika menggunakan glutathione adalah mual, muntah dan sakit perut.

Dosis yang terlalu tinggi dapat merusak fungsi hati. Selain itu, diyakini bahwa penggunaan glutathione ketika menyuntikkan kulit putih tidak aman karena langsung.

Alergi pada kulit dapat terjadi karena kurangnya penyerapan glutathione dalam tubuh. Gangguan tidur dapat terjadi saat mengonsumsi glutathione. Hindari minum kopi, susu, dan teh karena ini dapat menyebabkan kontaminasi berbahaya.

Pasien dengan riwayat penyakit lambung seperti gastritis dan asam lambung tidak dapat mengonsumsinya dengan baik karena dapat memicu tingginya kadar asam lambung dalam tubuh.

Fungsi Glutathione

1. Fungsi Pada Sistem Imunitas

  • Untuk kekebalan tubuh
  • Mengurangi risiko AIDS dan HIV
  • Atasi lupus.

2. Fungsi Pada Sistem Reproduksi

  • Obati kanker prostat
  • Perawatan infertilitas pada pria
  • Atasi impotensi
  • Perawatan Pramenstruasi
  • Obati penyakit serviks yang disebabkan oleh virus HPV.

3. Fungsi Pada Jantung dan Darah

  • Pengobatan anemia
  • Pengobatan penyakit kardiovaskular dan kardiovaskular
  • Melebihi tekanan darah
  • Leukemia
  • Kanker darah.

4. Fungsi untuk Mata

  • Kerusakan yang disebabkan sinar ultraviolet (UV)
  • Mengobati Katarak
  • Glaukoma
  • Iritasi mata.

5. Fungsi Pada Kulit dan Kecantikan

  • Mengurangi garis halus, keriput, serta kerutan
  • Memutihkan warna kulit di wajah
  • Mengatasi kulit kasar
  • Menghilangkan jerawat
  • Mencegah penuaan dini
  • Memberikan elastisitas dan kelembaban kulit.

Dosis Glutathione

Anda disarankan berkonsultasi atau menggunakan resep dokter untuk menggunakannya dalam dosis yang tepat. Namun, tidak ada efek samping serius dari mengonsumsi 500 miligram glutathione dua kali sehari, per minggu.

Kemoterapi direkomendasikan hingga 600 miligram per hari secara intramuskuler pada hari ke 2 sampai 5 kemoterapi. Intravena 1,5 gram sebelum kemoterapi. Untuk digunakan pada infertilitas pria, dosis yang dianjurkan adalah 600 miligram setiap hari selama dua bulan.

Secara lisan, dosis yang dianjurkan adalah sekitar 50-600 miligram per hari atau 250 miligram per hari. Penggunaan glutathione yang dihirup sekitar 600 miligram menggunakan nebulizer dalam dua kali sehari.

Sekian artikel tentang Glutathione ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>