Hepatomegali Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Hepatomegali merupakan kondisi dimana ukuran organ hati mengalami pembesaran. Kondisi ini biasanya terjadi karena penyakit yang menyerang hati. Salah satu jenis penyakit yang dapat menyebabkan pembesaran hati adalah hepatitis. Namun, pembesaran organ ini juga bisa disebabkan oleh penyakit lain.

Seperti yang kita ketahui jantung adalah organ yang sangat penting. Salah satu fungsinya adalah produksi empedu yang berguna untuk mencerna lemak tubuh dan yang menyimpan glukosa sebagai energi bagi tubuh untuk membersihkan tubuh kita dari zat-zat berbahaya.

Hepatomegali-Adalah
Hepatomegali Adalah

Beberapa fungsi hati termasuk memproduksi protein dan faktor pembekuan darah, menetralkan racun amonia, mencerna lemak, menjaga cadangan karbohidrat dan melawan infeksi dalam tubuh. Kondisi jantung yang membesar menunjukkan bahwa penyakit hati sedang terjadi.

Penyebab Hepatomegali

Beberapa faktor atau kondisi yang dapat mengakibatkan terjadinya hepatomegali atau pembesaran hati adalah:

  1. Hepatitis, baik dari virus maupun dari penyakit autoimun.
  2. Abses hati.
  3. Penyakit hati berlemak (fatty liver disease), juga disebabkan oleh konsumsi alkohol.
  4. Masalah kantong empedu dan salurannya.
  5. Penyakit jantung seperti gagal jantung dan penyakit katup jantung.
  6. Kanker itu berasal dari hati itu sendiri atau dari kanker organ lain yang menyebar di hati (metastasis).
  7. Gangguan genetik Banyak gangguan genetik dapat menyebabkan pembesaran hati termasuk penyakit Wilson, penyakit Gaucher dan hemochromatosis.
  8. Gangguan darah seperti talasemia, anemia sel sabit, kanker darah, limfoma dan multiple myeloma.
  9. Infeksi cacing seperti schistosomiasis.
  10. Sindrom Budd-Chiari yang merupakan penyumbatan arteri hepatik.
  11. Obat-obatan seperti acetaminophen, amiodarone dan kolesterol, statin (mis. Simvastatin) menyebabkan kerusakan hati.
  12. Bahan kimia, bahan kimia industri seperti karbon tetraklorida dan kloroform juga dapat menyebabkan hepatomegali karena zat ini dapat merusak hati.

Pengobatan Hepatomegali

Penanganan hepatomegali akan bergantung kepada kondisi-kondisi yang memicu terjadinya penyakit ini. Selain perawatan medis, penyembuhan juga bisa dilakukan dengan mengubah kebiasaan gaya hidup untuk membuatnya lebih sehat, terutama untuk penyakit hati berlemak. Hal-hal yang bisa dilakukan jangan mengonsumsi minuman beralkohol, berolahraga secara teratur, menurunkan berat badan dan mengonsumsi makanan sehat.

Hepatomegali yang dirawat sebelumnya dapat memberikan hasil yang memuaskan. Sebaliknya, hepatomegali yang tidak diobati dapat menyebabkan penyakit hati lebih lanjut dan menjadi permanen.

Pencegahan Hepatomegali

Untuk mencegah hepatomegali, Anda perlu makan banyak sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Pastikan makanan yang Anda makan kaya serat dan nutrisi. Ikuti instruksi jika Anda minum obat, vitamin atau suplemen dari dokter Anda. Jangan lupa untuk mempertahankan berat badan ideal Anda dengan berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil sejumlah langkah pencegahan. Batasi penggunaan antidot yang berlebihan untuk bahan kimia seperti insektisida, terutama di lingkungan di mana tidak ada sistem ventilasi proporsional.

Diagnosis Hepatomegali

Setelah pasien mengajukan sejumlah pertanyaan tentang gejalanya, dokter melakukan pemeriksaan fisik di bawah dada, terutama perut kanan atas. Perut ditekan dan ditepuk dengan jari untuk memperkirakan ukuran hati dan merasakan konsistensi hati. Pada ukuran normal, seharusnya hati tidak dapat diraba.

Dokter kemudian dapat melakukan ultrasonografi, CT atau pencitraan resonansi magnetik jika perlu untuk mendapatkan bentuk hati yang lebih jelas.

Jika pasien didiagnosis menderita hepatomegali, dokter harus mengetahui penyebabnya. Dalam hal ini, tes lebih lanjut dapat dilakukan. Contohnya adalah tes darah untuk menentukan apakah hepatomegali disebabkan oleh virus hepatitis atau apakah diperlukan biopsi jaringan hati, misalnya sampel jaringan hati diambil dan diperiksa di bawah mikroskop untuk menentukan penyebab hepatomegali.

Gejala Hepatomegali

Hepatomegali ringan biasanya tidak menimbulkan gejala. Gejala serius hanya muncul dengan pembesaran hati. Berbagai gejala yang dapat menyertai kondisi ini antara lain:

  1. Ketidaknyamanan di perut kanan atas
  2. Kepenuhan di perut
  3. Mual
  4. Nyeri otot
  5. Lemas
  6. Nafsu makan menurun
  7. Penurunan berat badan
  8. Kulit dan mata kekuningan
  9. Demam.

Pada penyakit kronis, hepatomegali dapat disertai dengan gejala yang cukup parah. Jika gejala-gejala berikut terjadi, pasien harus dirujuk ke rumah sakit. Gejalanya meliputi:

  • Nyeri perut sangat parah
  • Sesak nafas
  • Buang air besar berwarna hitam
  • Muntah darah.

Faktor Risiko Hepatomegali

Beberapa orang memiliki risiko genetik yang lebih tinggi terkena hepatomegali. Faktor risiko akan meningkat jika Anda atau keluarga Anda memiliki riwayat:

  1. Penyakit autoimun, terutama yang berhubungan dengan hati
  2. Penyakit radang usus (penyakit radang pada sistem pencernaan)
  3. Penyakit hati kronis
  4. kanker hati
  5. Anemia sel sabit
  6. Obesitas atau kegemukan

Gaya hidup juga dapat meningkatkan risiko, seperti:

  1. Mengkonsumsi alkohol berlebihan
  2. Mempunyai tato, transfusi darah, berhubungan seksual tidak kondom menimbulkan risiko HIV, hepatitis B dan C.
  3. Bepergian ke negara asing yang menderita malaria
  4. Konsumsi rempah-rempah seperti Ma Huang, komprei dan mistletoe.

Sekian artikel tentang Hepatomegali ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>