Hukum Bisnis Adalah : Sumber, Ruang Lingkup, Contoh, Tujuan, Fungsi, dan Pendapat Para Ahli

Posted on

Adalah.Co.Id – Saat ini bisnis berkembang dengan sangat pesat dan terus meluas keberbagai bidang, baik bidang barang maupun jasa. Bisnis merupakan hal yang penting untuk menopang perekonomian dan pembangunan. Dalam berbisnis kita tidak mungkin lepas dari yang Namanya hukum, karena hukum itu sendiri sangat penting untuk dalam bisnis sehingga menjadi lancar, tertib, dan aman sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dengan adanya kegiatan bisnis tersebut.

Contoh-contoh hukum yang diatur adalah hukum perusahaan (PT,CV,Firma), kepailitan, hukum ketenagakerjaan, perpajakan, penanaman modal, hak kekayaan intelektual dll. Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang hukum bisnis, ada baiknya kita mengenal masing-masing dari pengertian hukum dan bisnis itu sendiri. Marilah kita simak penjelasannya dibawah ini:

Pengertian hukum adalah sistem yang sangat penting dalam suatu kelembagaan dari bentuk kesalahan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak sebagai perantara utama dalam hukum pidana. Pengertian bisnis adalah suatu kelompok yang menjual barang dan jasa untuk mendapatkan keuntungan.

Hukum-Bisnis-Adalah
Hukum Bisnis Adalah

Kegiatan berbisnis dapat dibedakan menjadi 3 bidang usaha yaitu:

  1. Bisnis bidang perdagangan (commerse) adalah kegiatan jual-beli yang dilakukan oleh orang atau badan usaha baik dalam negeri maupun luar negeri dengan tujuan untuk mendapat keuntungan.
  2. Bisnis bidang jasa (service) adalah kegiatan dalam hal jasa yang dilakukan oleh perorangan maupun oleh badan usaha.
  3. Bisnis bidang industry (industry) adalah kegiatan usaha yang tujuannya menghasilkan barang yang lebih baik dari barang asalnya.

Semua kegiatan bisnis itu memerlukan aturan hukum yang jelas dalam berbisnis dan untuk kepentingan bisnis.

Pengertian Hukum Bisnis merupakan perlengkapan hukum yang dapat digunakan untuk mengatur dalam hal kegiatan perdagangan dan yang berhubungan dengan barang dan jasa, kegiatan keuangan atau kegiatan produksi yang dilakukan oleh pengusaha terhadap usahanya dengan mempertimbangkan resiko yang ada.

Pengertian Hukum Bisnis Menurut Para Ahli

  1. Menurut Munir Fuady : Adalah suatu perangkat yang mengatur tata cara perdagangan atau kegiatan dagang, industri dan keuangan yang berhubungan dengan produksi atau pertukaran barang atau jasa dengan menempatkan uang dari para entrepreneur dalam resiko tertentu dengan usaha tertentu dengan motif mendapat keuntungan.
  2. Menurut Dr. Johannes Ibrahim, SH ,M.Hum : Dalam persepsi manusia modern, pengertian hukum bisnis adalah seperangkat kaidah hukum yang diadakan untuk mengatur serta menyelesaikan berbagai persoalan yang timbul dalam aktivitas antar manusia, khususnya dalam bidang perdagangan.
  3. Menurut Abdul R.Saliman Dkk : Adalah semua dari peraturan-peraturan hukum, baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis, yang mengatur hak dan kewajiban yang timbul dari perjanjian-perjanjian maupun perikatan-perikatan yang terjadi dalam praktek bisnis.

Pada dasarnya sistem perekonomian dan kegiatan bisnis yang sehat harus juga menggunakan sistem perdagangan/usaha yang sehat juga, oleh karena itu dibutuhkan aturan yang pasti dan menjamin sistem perdagangan tersebut.

Aturan hukum itu diperlukan karena:

  1. Para pelaku usaha yang terlibat dalam perjanjian bisnis itu membutuhkan sesuatu yang pasti
  2. Kebutuhan dalam upaya-upaya hukum yang pasti agar menghindari penyelewengan dari salah satu pihak terkait

Tujuan Hukum Bisnis

Dalam hukum bisnis ada tujuan dari hukum bisnis yaitu sebagai berikut :

  1. Agar terjaminnya sistem keamanan pasar secara efektif dan efisien
  2. Agar dapat melindungi berbagai jenis usaha, terutama usaha kecil menengah
  3. Dapat membantu untuk perbaikan sistem keuangan dan sistem perbankan
  4. Perlindungan untuk para pelaku bisnis dan pelaku ekonomi
  5. Agar terwujudkan bisnis yang aman dan adil untuk semua pelaku bisnis.

Fungsi Hukum Bisnis

Didalam hukum bisnis terdapat fungsi hukum bisnis yaitu:

  • Bisa dijadikan sebagai sumber informasi yang bermanfaat untuk para pebisnis
  • Para pelaku bisnis bisa mengetahui hak dan kewajibannya dalam usaha mereka. Agar terhindar dari hal-hal yang menyimpang terutama perundang-undangan yang dapat merugikan
  • Agar para pelaku bisnis paham hak dan kewajibannya dalam hal bisnis
  • Agar dapat mewujudkan suatu watak dan juga perilaku bisnis yang sehat sehingga terwujudnya kegiatan bisnis

Ruang Lingkup

Kegiatan usaha tidak hanya tertuju pada wadah saja. Tapi juga harus memperhatikan kekayaan intelektual seperti merek, paten, dll. Dalam melakukan bisnis kita sering juga perlu bantuan kredit seperti contoh kredit bank untuk mengembangkan usaha kita.

Ruang lingkup hukum bisnis ada banyak hal yaitu:

  1. Kontrak bisnis
  2. Bentuk badan usaha
  3. Pasar modan dan perusahaan go publik
  4. Kegiatan jual beli oleh perusahaan
  5. Investasi dan penanaman modal
  6. Likuidasi dan pailit
  7. Merger, akuisisi dan konsolidasi
  8. Pembiayaan dan perkreditan
  9. Jaminan hutang
  10. Surat-surat berharga
  11. ketenagakerjaan
  12. Hak kekayaan intelektuan indusri
  13. Persaingan usaha tidak baik dan larangan monopoli
  14. Perlindungan terhadap konsumen
  15. Distribusi dan agen
  16. Perpajakan
  17. Asuransi
  18. Menyelesaikan sengketa bisnis
  19. Bisnis internasional
  20. Hukum pengangkutan baik melalui darat maupun udara
  21. Hukum perindustrian atau pengelolahan industri
  22. Hukum kegiatan perusahaan multinasional yang meliputi kegiatan eksport dan import
  23. Hukum kegiatan pertambangan
  24. Hukum perbankan dan surat-surat berharga
  25. Hukum real estate, perumahan dan bangunan
  26. Hukum perdagangan internasional dan perjanjian internasional
  27. Hukum tindak pidana pencucian uang
  28. Perlindungan dan kepastian hukum bagi pemilik teknologi dan pengguna teknologi

Sumber Hukum Bisnis

Yang mendasari adanya sumber hukum bisnis adalah perekonomian yang sehat akan ada jika bisnis serta kegiatan usaha itu juga sehat, maka dari itu diperlukan adanya hukum yang dapat menjamin bisnis dan perdagangan yang sehat.

Dasar utama Sumber hukum bisnis adalah sebagai berikut

  1. Asas kontrak perjanjian adalah para pihak yang terkait untuk patuh dan tunduk terhadap aturan atau kontrak yang telah disepakari
  2. Asas kebebasan kontrak yang mana pelaku bisnis dapat dengan bebas membuat perjanjian dan menentukan aturan atau kontraknya.

Dasar dari hukum bisnis menurut undang-undang meliputi:

  1. Hukum Dagang (KUH Dagang) misalnya asurasi, perusahaan perjanjian (PT, CV, Firma), dll
  2. Hukum Perdata (KUH Perdata) misalnya hukum perjanjian/kontrak
  3. Hukum public (KUH Pidana/Pidana ekonomi) misalnya kejahatan dalam bidang ekonomi yaitu contohnya korupsi, penyelundupan barang, dll
  4. Undang-undang lain diluar dari KUH dagang, KUH perdata dan Pidana ekonomi misalnya persaingan tidak sehat, pailit , perlindungan konsumen, hak kekayaan intelektual (merek,paten), dll.

Menurut Munir fuady, sumber hukum bisnis itu sendiri meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Perundang-undangan
  2. Perjanjian
  3. Traktat (perjanjian bilateral yang dilakukan oleh dua negara)
  4. Jurisprudensi
  5. Pendapat sarjana hukum (doktrin) adalah seorang atau beberapa sarjana hukum yang terkenal dalam ilmu pengetahuan hukum

Penegakan hukum menjadi peranan penting untuk menciptakan pembangunan ekonomi/bisnis. Aturan hukum dalam bisnis harus dipatuhi karena hukum didalam bisnis adalah sebuah rambu-rambu dan juga pengawasan terhadap praktik bisnis yang tidak sehat yang dapat merugikan pihak-pihak terkait dalam sebuah bisnis. Demikianlah penjelasan mengenai Hukum bisnis, tujuan hukum bisnis,fungsi hukum bisnis, sumber hukum bisnis, ruang lingkup. Semoga dapat menambah wawasan bagi anda. Terima kasih.

Related posts: