Investor Adalah : Jenis, Tugas, Keuntungan dan Tujuan Investor

Posted on

Adalah.Co.IdInvestor adalah Dananya yang ditempatkan dalam instrumen investasi pada jangka panjang dan seperti industri yang berskala besar maupun kecil, real estate (properti), atau berinvestasi di pasar saham untuk ditahan dalam jangka waktu yang singkat atau panjang.

Dasar pertimbangan investor berfokus pada produk yang akan dibeli atau jenis usaha yang akan dimasuki. Bagi seorang investor saham, ia akan memilih perusahaan yang benar-benar mempunyai performa yang sangat bagus.

Investor atau Pemodal adalah Seseorang yang memiliki modal untuk di pinjamkan atau di investasikan. Modal dipinjamkan oleh pemodal dengan cara membeli surat surat berharga yang ditawarkan oleh emiten. Dengan demikian berarti emiten meminjamkan pada pemodal. Dan dan pembeli tersebut pemodal bisa memperoleh keuntungan yang berupa bunga.

Untuk memperoleh sebuah keuntungan yang lebih, pembeli bisa menjual surat berharga yang telah dibelinya dengan sebuah tujuan untuk mendapat capital gain, maksudnya yakni keuntungan berupa harga jual dan selisih dikurangi harga beli.

Investor-Adalah
Investor Adalah

JENIS-JENIS INVESTOR

1. Investor Aktif
Sesuai namanya, aktivitas investasi ini mengharuskan investornya untuk terus menerus memantau performansi investasinya. Bahkan tak jarang, seorang investor aktif akan membutuhkan bantuan seorang ahli yang akan berperan sebagai manajer proftolio investasi yang dimilikinya.

Contoh jenis investor ini ialah saham. Setiap saat, investor harus mengikuti pergerakan saham dan jeli membaca data serta situasi untuk kapan saatnya membeli, melepas, atau mempertahankan sebuah saham. Tentu dalam hal ini, wawasan dan keterampilan menjadi kunci yang sangat menentukan dalam sukses atau tidaknya investor dalam menjalankan aktivitas investasinya.

Selain itu, investor yang berada sebagai pemberi pinjaman modal kepada borrower dalam sebuah fintechP2P lending juga masuk dalam kategori investor aktif. Dengan memperhatikan pergerakan performansi setiap peminjam, investor memiliki kontrol penuh terhadap keputusan pemberian pinjaman kepada peminjam yang dikehendakinya untuk memperoleh pengembalian yang diharapkan..

2. Investor Pasif
Kebalikan dari aktif dimana, investor pasif tidak terlibat langsung dan membutuhkan banyak effort untuk memulai pada instrumen investasinya. Umumnya, instrumen yang dipilih adalah instrumen untuk jangka panjang yang dapat memberikan keuntungan lebih besar dengan menekan biaya beli serta jual level minimum. Singkatnya, mereka tidak memasang target untuk memperoleh keuntungan dalam waktu dekat.

Orang-orang yang memiliki kecenderungan defensif maupun konservatif biasanya lebih memilih pada investor pasif dari pada aktif. Mereka tidak membutuhkan pengembalian modal dalam waktu yang relatif cepat dan memiliki risiko tinggi.

Jenis investasi yang paling mudah merupakan emas dan properti, terutama tanah. Emas memiliki kecenderungan harga yang selalu naik setiap tahunnya meski tidak terlalu signifikan. Sementara itu, tanah dan properti cenderung berpotensi lebih besar. Dengan jumlah populasi yang terus meningkat sementara lahan terbatas, properti akan menjadi salah satu instrumen investasi pasif yang sangat menguntungkan dan menggiurkan.

3. Investor Strategis
Pertama, investor strategis, yakni perusahaan besar yang ingin berinvestasi karena mereka melihat teknologi startup sejalan dengan arah jangka panjang perusahaan. Sebuah bank, misalnya, memindai cakrawala untuk startup teknologi tinggi akan dianggap sebagai investor strategis, sebab mereka bersedia mendukung perusahaan-perusahaan ini untuk nilai strategis yang mungkin suatu hari nanti mereka sediakan.

Hal yang sama berlaku untuk pasar online yang berinvestasi dalam startup chatbot, atau rantai resto yang mendukung startup pengiriman makanan. Karena investor strategis sudah menjadi perusahaan yang mapan, mereka dapat memberi Anda sumber daya yang luas dari sebuah perusahaan, selain keahlian khusus domain.

4. Investor Keuangan
Selanjutnya, investor keuangan adalah yang paling umum dalam ekosistem startup dan teknologi. Mereka ingin berinvestasi dalam startup dengan pertumbuhan tinggi yang berpotensi menghasilkan 10 kali lebih tinggi, jenis pengembalian 100 kali lipat, biasanya melalui akuisisi, dan dalam kasus yang jarang, melalui penawaran umum perdana (IPO). Pengusaha yang juga ingin bekerja ke arah keluar harus bermitra dengan investor keuangan, yang dapat membantu mempercepat Anda menuju peristiwa likuiditas itu.

5. Investor Dampak Sosial
Dan yang terkahir adalah investor dampak sosial, mereka kembali melakukan usaha yang melayani kebaikan sosial. Jangkauan ini bisa luas, seperti usaha pendukung yang mempekerjakan dan meningkatkan keterampilan pekerja yang kurang mampu, atau bisa sangat spesifik, seperti mendukung startup yang menargetkan tujuan pembangunan berkelanjutan khusus PBB untuk tahun 2030.

Penting untuk dicatat bahwa investor dampak sosial tidak berinvestasi sebagai advokasi, mereka juga ingin melihat hasilnya. Pengusaha seharusnya hanya mencari dukungan dari investor dampak sosial jika mereka siap untuk berpegang pada kedua standar, yang bukan merupakan prestasi yang mudah.

Investor dampak sosial tidak terlalu menyukai jalan keluar startup yang umum, tetapi mereka ingin melihat metrik keuangan yang sehat, jika saja karena profitabilitas akan memastikan bahwa misi sosial dapat dilayani lebih berkelanjutan.

INVESTOR MEMILIKI TOP 4 TUGAS UTAMA INVESTASI:

  1. Mencari peluang investasi sebanyak mungkin
  2. Menghitung return dan risiko peluang investasi
  3. Menjalankan rencana investasi
  4. Mengevaluasi investasi yang dilakukan secara periodik

BERAGAM KEUNTUNGAN MENJADI INVESTOR,INVESTASI MEMILIKI BANYAK MANFAAT, DI ANTARANYA IALAH:

  1. Dapat mencapai tujuan dengan lebih baik pada akhir periode waktu yang ditentukan.
  2. Membuat uang “bekerja” untuk menghasilkan lebih banyak uang, tanpa kita harus bersusah payah
  3. Bisa digunakan untuk membiayai kebutuhan pokok.
  4. Dapat dimanfaatkan untuk membiayai keperluan keluarga yang lain, seperti membayar biaya sekolah anak dan sejenisnya.
  5. Memenuhi kebutuhan jangka panjang ketika memasuki masa pensiun.
PARA INVESTOR DALAM PASAR MODAL MEMILIKI TUJUAN UTAMA, YAKNI :

• Memperoleh deviden. bunga yang dibayar oleh emiten dalam bentuk deviden Ditujukan kepada keuntungan yang diperolehnya .

• Kepemilikan perusahaan. pengusahaan (menguasai) perusahaan jika Semakin banyak saham yang dimiliki maka semakin besar.

• Berdagang. Saham dijual kembali pada saat harga tinggi, maksudnya hal ini merupakan pada saham yang dapat menaikkan sebuah keuntungannya dari jual beli sahamnya.

• Penjamin emisi , memperoleh dana yang diinginkan emiten jika Lembaga yang menjamin terjualnya saham sampai batas waktu tertentu.

• Perantara perdagangan efek Perantaraan dalam jual beli efek, yaitu perantara antara si pembeli dengan si penjual . Hal ini yang dilakukan oleh broker ,yakni:

  • Memberikan informasi tentang emiten
  • Melakukan penjualan efek kepada investor

Perdagangan efek (dealer) berfungsi sebagai:

1. Pedagang dalam jual beli efek
2. Sebagai perantara dalam jual beli efek
3. Penanggung (guarantor)

  • Lembaga penengah antara pemberi kepercayaan dengan penerima kepercayaan. Lembaga yang dipercaya oleh investor sebelum menanamkan dananya.

• Wali amanat, Jasa wali amanat diperlukan untuk bertugas pada wali dari si pemberi amanat (investor). Kegiatan meliputi, yakni;:

  • Menilai kekayaan emiten
  • Menganalisis kemampuan emiten
  • Melakukan pengawasan dan perkembangan emiten
  • Memonitor pembayaran bunga dan pokok obligasi
  • Bertindak sebagai agen pembayaran
  • Perusahaan surat berharga (securities company)

Di khususkan diri dalam hal perdagangan surat berharga yang tercatat pada bursa efek. Kegiatan ini, yakni :

1. Sebagai pedagang efek
2. Penjamin emisi
3. Perantara perdagangan efek
4. Pengelola dana

• Perusahaan pengelola dana (investment company)
Mengelola surat-surat berharga yang akan menguntungkan terdiri dari 2 bentuk, yakni ; sebagai penyimpan dana dan pengelola dana.

• Kantor administrasi efek
Kantor yang bertugas untuk membantu para investor maupun emiten yang bertujuan memperlancar administrasinya

  1. Membantu emiten dalam rangka emisi
  2. Membantu menyusun daftar pemegang saham
  3. Mempersiapkan koresponden emiten kepada para pemegang saham
  4. Membuat laporan-laporan yang diperlukan

Baca Juga >>>

Manager Adalah : Tugas dan Fungsi Manajer, serta Contoh Manajer

Demokrasi Adalah : Macam Macam, Prinsip, Arti, Sejarah dan Contohnya

Pemimpin Adalah : Tugas, Fungsi, Contoh Serta Perbedaan Pemimpin dan Kepemimpinan

Related posts: