Kearifan Lokal Adalah : Fungsi, Contoh, Ciri ciri dan Manfaat

Posted on

Adalah.Co.Id – Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Secara etimologi, kearifan terbagi menjadi dua kata, yakni kearifan dan lokal. Ada sebutan lain untuk kearifan lokal diantaranya ialah pengetahuan setempat, kecerdasan setempat, dan kebijakan setempat.

KEARIFAN LOKAL MENURUT PARA AHLI

• Menurut (Rosidi, 2011:29)
Istilah kearifan lokal merupakan hasil terjemahan dari kecerdasan lokal yang pertama kali dikenalkan oleh Quaritch Wales sekitaran tahun 1948-1949 yang yang mempunya arti sebuah kemampuan kebudayaan setempat dalam mengatasi pengaruh kebudayaan asing atau budaya barat pada waktu kedua kebudayaan itu saling berhubungan.

• Menurut Permana (2010:20)
Kearifan lokal ialah sebuah jawaban kreatif terhadap situasi historis, situasional, dan geografis-politis yang bersifat lokal. Kearifan lokal dijelaskan juga sebagai pengetahuan ataupun sebuah pandangan hidup serta strategi-strategi kehidupan yang dilakukan oleh masyarakat lokal untuk menjawab sebuah masalah dalam memenuhi sebuah kebutuhan mereka.

• Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
Kearifan ialah kecendekiaan kebijaksanaan, yang selalu dibutuhkan dalam berinteraksi. Kata lokal, yang berarti tempat atau pada suatu tempat atau pada suatu tempat tumbuh, terdapat, hidup sesuatu yang mungkin berbeda dengan tempat lain atau terdapat di suatu tempat yang bernilai yang mungkin berlaku setempat atau mungkin juga berlaku universal

• Menurut Sedyawati (2006:382)
Kearifan dalam arti luas tidak hanya berupa norma-norma dan nilai-nilai budaya, melainkan juga segala unsur gagasan, termasuk yang berimplikasi pada teknologi, penanganan kesehatan, dan estetika. Dengan pengertian tersebut maka yang termasuk sebagai penjabaran kearifan lokal adalah berbagai pola tindakan dan hasil budaya materialnya.

• Menurut Nasiwan dkk (2012:159)
Kearifan lokal adalah nilai-nilai maupun kebijaksanaan luhur yang berarti dalam kekayaan-kekayaan budaya lokal seperti semboyan hidup, petatah-petitih dan tradisi.

• Kamus Inggris-Indonesia
Local berarti setempat dan wisdom artinya kebijaksanaan. Dengan kata lain, local wisdom dapat dipahami sebagai gagasan-gagasan, nilai-nilai pandangan-pandangan setempat yang sifatnya bijaksana, penuh kearifan, nilai baik yang tertanama dan diikuti oleh anggota masyarakat.

• Paulo Freire (1970)
Menurut Paulo Freire, Pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk selalu konkret dengan apa yang mereka hadapi.

Kearifan-Lokal-Adalah
Kearifan Lokal Adalah

FUNGSI KEARIFAN LOKAL

Kearifan lokal adalah kebenaran yang telah mentradisi atau ajeg dalam suatu daerah. Kearifan lokal memiliki kandungan nilai kehidupan yang tinggi dan layak terus digali, dikembangkan, serta dilestarikan sebagai antitesis atau perubahan sosial budaya dan modernisasi.

Budaya masa lalu secara terus-menerus dijadikan pegangan hidup di dalam Kearifan lokal produk, meskipun bernilai lokal tapi nilai yang terkandung didalamnya dianggap sangat universal. Kondisi geografis dalam arti luas Kearifan lokal terbentuk sebagai keunggulan budaya masyarakat .

Kearifan lokal mempunyai nilai dan manfaat tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Sistem tersebut dikembangkan karena adanya kebutuhan untuk menghayati, mempertahankan, dan melangsungkan hidup sesuai dengan situasi, kondisi, kemampuan, dan tata nilai yang dihayati di dalam masyarakat yang bersangkutan.

Dengan kata lain, kearifan lokal tersebut menjadi sebuah bagian dari cara pandang atau hidup mereka yang arif untuk memecahkan suatu permasalahan hidup yang ada dikehidupan. Mereka dapat melangsungkan kehidupannya, dan berkembang secara berkelanjutan Berkat kearifan lokal.

Kearifan lokal akan budaya luar yang masuk mempunyai fungsi sebagai berikut, (Ayat, 1986:40-41):

  1. Sebagai filter dan pengendali terhadap budaya luar.
  2. Mengakomodasi unsur-unsur budaya luar.
  3. Mengintegrasikan sebuah unsur budaya luar yang masuk ke dalam budaya asli.
  4. Memberi arah pada perkembangan budaya.

CONTOH KEARIFAN LOKAL

Adapun contoh kearifan lokal yang diantaranya yaitu:

1. Hutan larangan adat “desa rumbio kec. kampar prov. Riau”. Kearifan lokal ini dibuat dengan tujuan untuk agar masyarkat sekitar bersama-sama melestarikan hutan disana, dimana ada peraturan untuk tidak boleh menebang pohon dihutan tersebut dan akan dikenakan denda seperti beras 100 kg atau berupa uang sebesar Rp 6.000.000,- jika melanggar.

2. Awig-Awig (Lombok Barat dan Bali) Ialah merupakan sebuah aturan adat yang selalu menjadi pedoman untuk bersikap dan bertindak terutama dalam hal berinteraksi ataupun mengolah sumber daya alam yang berada di lingkungan didaerah Lombok Barat dan Bali.

3. Cingcowong (Sunda/Jawa Barat) merupakan upacara untuk meminta hujan tradisi Cingcowong ini dilakukan turun temurun oleh masyarakat Luragung guna untuk melestarikan budaya serta menunjukan bagaimana suatu permintaan kepada yang Maha Kuasa apabila tanpa adanya patuh terhadap perintahnya.

4. Bebie (Muara Enim-Sumatera Selatan) ialah sebuah tradisi panen dan memanen padi secara bersama-sama yang bertujuan agar pemanenan padi cepat selesai ataupun setelah panen selesai diadakannya sebuah perayaan sebagai bentuk rasa syukur atas panen yang sukses.

CIRI-CIRI KEARIFAN LOKAL

Adapun ciri-ciri Kearifan Lokal yaitu:

  1. Memiliki kemampuan mengendalikan.
  2. Merupakan benteng untuk bertahan dari pengaruh budaya luar.
  3. Memiliki kemampuan mengakomodasi budaya luar.
  4. Memiliki kemampuan memberi arah perkembangan budaya.
  5. Memiliki kemampuan mengintegrasi atau menyatukan budaya luar dan budaya asli.

MANFAAT KEARIFAN LOKAL

SECARA UMUM:

  1. Berfungsi untuk pengembangan sumber daya alam.
  2. Bermakna etika moral, contonya berwujud dalam upacara ngaben di Bali.
  3. Berfungsi untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
  4. Supaya manusia menghargai alamnya.
  5. Berfungsi sebagai kepercayaan.

MANFAAT DI SEKOLAH:

1. Melahirkan generasi-generasi yang kompeten dan bermartabat
Tidak bisa dimungkiri masih banyak generasi muda di Indonesia yang tidak mengenal potensi serta kekayaan alam dan budaya di daerahnya masing-masing. Dengan memasukkan pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah, kamu akan mengenal lebih dekat dan detail tentang kebudayaan Indonesia pada umumnya.

Selain itu, kamu akan lebih peduli terhadap kebudayaan daerah di sekitar kamu. Pada akhirnya kamu akan menjadi lebih berkompeten dan bermartabat dalam menjaga eksistensi kebudayaan daerah yang ada.

2. Merefleksikan nilai-nilai budaya
Salah satu manfaat memasukkan pembelajaran berbasis kearifan lokal di setiap jenjang sekolah adalah kamu dapat merefleksikan nilai-nilai budaya yang ada di sekitar lingkungan daerah. Kamu akan terlibat secara langsung mengidentifikasi atau menganalisa seluruh potensi dan keunggulan lokal yang ada di sekitar sekolah.

Produk-produk keunggulan kearifan lokal tersebut dicantumkan dalam silabus. Kearifan lokal yang dipaparkan dalam berbagai aspek, seperti sumber daya alam, sumber daya manusia, sejarah, geografis, dan berbagai kebudayaan.

3. Berperan serta dalam membentuk karakter bangsa
Manfaat lain pembelajaran berbasis kearifan lokal adalah dapat berperan serta dalam membentuk karakter bangsa. Mengenalkan keberagaman potensi dan kebudayaan yang ada di daerah tempatmu tinggal akan membuat kamu lebih peduli terhadap warisan kebudayaan negara Indonesia.

Kearifan lokal ini juga dapat digunakan sebagai modal untuk membentuk karakter luhur bangsa. Karakter luhur bangsa Indonesia yang telah sejak dulu dimiliki. Melalui pembelajaran ini berbagai pendidikan karakter positif ciri khas bangsa Indonesia tertanam di dirimu. Berbagai karakter, seperti bertindak dengan hati-hati dan penuh kesadaran, pengendalian diri, tenggang rasa, cinta tanah air, meminimalisasi keinginan, dan sopan santun.

4. Berkontribusi menciptakan identitas bangsa
Indonesia dengan nilai-nilai keluhurannya menjadi salah satu identitas bangsa. Melalui pembelajaran berbasis kearifan lokal, kamu akan mampu berkontribusi dalam menciptakan identitas bangsa yang kuat. Upaya pengembangan karakter bangsa dapat terselenggara dengan secara optimal melalui pembelajaran di sekolah.

Materi-materi yang berhubungan dengan kebudayaan, seperti bahasa, makanan, tarian, dan lagu merupakan kontribusi yang sangat berguna untuk memperkuat identitas bangsa Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan dan keberagaman adat budaya. Kamu akan lebih mengenal kebudayaan yang menjadi ciri khas yang dimiliki daerah tempatmu tinggal.

Baca Lainnya >>>

Manager Adalah : Tugas dan Fungsi Manajer, serta Contoh Manajer

Primitif Adalah : Primitif Teknologi dan Ciri Masyarakat Primitif

Masyarakat Adalah : Contoh, Jenis Jenis, dan Fungsinya

Related posts: