Kepercayaan Adalah : 3 Faktor Penting Dalam Membangun Kepercayaan

Posted on

Adalah.Co.Id – Kepercayaan adalah faktor yang sangat penting dalam mengatasi berbagai situasi mitra bisnis yang kritis dan sulit. Kepercayaan ini juga merupakan faktor yang sangat penting dalam mengembangkan hubungan jangka panjang dalam suatu organisasi.

Berbicara tentang kepercayaan. Setiap orang menafsirkan dan mendefinisikan keyakinan secara berbeda. Secara pribadi, definisi kepercayaan adalah keyakinan bahwa orang lain yang kita andalkan akan memenuhi harapan kita.

Kepercayaan-Adalah
Kepercayaan Adalah

Adalagi yang berpendapat bahwa kepercayaan adalah kemauan seseorang untuk bertumpu pada orang lain dimana kita memiliki keyakinan padanya. Kepercayaan merupakan kondisi mental yang didasarkan oleh situasi seseorang dan konteks sosialnya.

Pengertian Kepercayaan Menurut Para Ahli

1. Zineldin, et al., 1997; Zineldin, 1998

Pada sebuah organinasi harus menguasai serta dapat mengenali berbagai factor yang membentuk dasar untuk membangun kepercayaan, sehingga hubungan antara pelanggan dapat direalisasikan, diproduksi, diatur, dipelihara dan diperkuat.

2. Moorman, Deshpande dan Zaltman (1993)

menjelaskan yang di kutip sebagian dari Zulganef (2002) mendefinisikan dari kepercayaan merupakan keinginan tergantung daripada mitra bertukar yang di percayai. Definisi kepercayaan juga telah dijelaskan oleh Rempel, Holmes dan Zanna (1985), yaitu, kepercayaan adalah kepercayaan seseorang yang ditemukan berdasarkan keinginan orang lain dibandingkan dengan kekuatannya sendiri.

Baca Juga : Makanan Adalah : Pengertian, Fungsi, Contoh dan Zat Kandung

3. Morgan dan Hunt (1994)

memiliki pendapat tentang kepercayaan bahwasanya pada saat salah satu pihak memiliki keyakinan terhadap pihak lain yang masih terlibat dalam pertukaran dengan memiliki reliabilitas dan integritas, maka bisa di katakan memiliki kepercayaan (Darsono dan Dharmmesta : 2005).

4. Lau dan Lee (1999)

mendefinisikan kepercayaan adalah suatu kesediaan (willingness) seseorang bertujuan kepasrahan dirinya terhadap pihal lain dengan resiko tertentu. Misalnya, kepercayaan pada suatu merk didasarkan pada pengalaman dan interaksi masa lalu (Garbarino dan Johnson, 1999). Anderson dan Narus dalam Aydin dan Ozer (2005) menekankan bahwa kepercayaan dapat muncul ketika suatu kelompok percaya bahwa tindakan kelompok lain membawa hasil terbaik untuk diri mereka sendiri.

5. Doney dan Canon dalam Aydin dan Ozer (2005)

menjelaskan juga bahwa kepercayaan merupakan suatu proses hitungan (calculative process) antara biaya yang telah di keluarkan berdasarkan dari hasil yang di dapatkan. Layanan yang baik sekarang diterima dan akan memiliki dampak yang langgeng di masa depan, sehingga dalam hal ini kualitas layanan memiliki efek yang sangat positif pada kepercayaan.

6. Trust-Commitment (Morgan dan Hunt, 1994)

Trust memiliki pengertian yakni suatu variable kunci dalam memelihara suatu hubungan yang berkepanjangan, termasuk seperti halnya pada sebuah merk. Hubungan yang berkelanjutan ini semakin meningkatkan kepercayaan konsumen pada harapan perusahaan (Gwinner, Gremler dan Bitner dalam Simon, Auh dan Smalley, 2005), sehingga memberikan dasar untuk mengurangi kekhawatiran konsumen tentang layanan yang diterima.

7. Aydin dan Ozer (2005)

Sehingga dapat menjadi penghalang dalam mempengaruhi sejumlah Konsumen untuk melakukan pemilihan (switching barrier). Chauduri dan Holbrook (2001) menjelaskan bahwa kepercayaan mengurangi ketidakpastian dan kepercayaan dapat meningkatkan biaya perubahan.

Baca Juga : Amanat Adalah : Pengertian, Bentuk, Ciri dan Contoh Amanat

Manfaat Kepercayaan

Ada beberapa Manfaat dari kepercayaan menurut Morgan dan Hunt (1994), di antaranya adalah:

  1. Kepercayaan dapat menginspirasi pemasar untuk mempertahankan hubungan yang telah dibangun melalui kolaborasi dengan mitra dagang.
  2. Kepercayaan bisa menjadi dasar untuk menolak keputusan jangka pendek dan lebih banyak manfaat jangka panjang, seperti yang diharapkan dengan menjaga mitra yang ada.
  3. Kepercayaan dapat membantu pemasar mengelola risiko besar dengan hati-hati karena mereka percaya bahwa pasangan mereka tidak akan mengambil kesempatan, yang tentu saja dapat merusak pasar.

Cara Mendapatkan Kepercayaan Konsumen Demi Perkembangan Bisnis

Kepercayaan konsumen merupakan satu hal yang harus dijaga dan ditingkatkan demi pengembangaan bisnis Anda. Kepercayaan adalah prasyarat untuk pengembangan perusahaan. Upaya lebih lanjut diperlukan untuk memenangkan, mempertahankan, dan memperkuat kepercayaan konsumen. Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan kepercayaan konsumen pada bisnis Anda.

1. Jadilah Pendengar yang Baik

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menjadi pendengar yang baik bagi konsumen ataupun pelanggan Anda. Saat bertemu dengan konsumen, pastikan fokus anda terfokus dan terpusat. Cobalah untuk mendengarkan dengan baik dan memahami semua keluhan dan kebutuhan pelanggan. Semakin dalam kualitas hubungan Anda dengan konsumen, maka tingkat kepercayaan konsumen akan semakin tinggi.

2. Tepati Janji

Hal kedua yang perlu Anda lakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen adalah menepati janji. Cobalah menepati janji kepada konsumen, seperti janji untuk memberikan produk dengan kualitas yang baik, janji untuk memberikan solusi secara cepar, dan sebagainya. Tidak menepati janji merupakan salah satu penyebab rusaknya kepercayaan konsumen.

Baca Juga : AM PM Adalah : Pengertian dan Perbedaan Antara AM dan PM

3. Jujur dan Terbuka

Jujur dan terbuka merupakan kunci dalam meningkatkan kepercayaan Konsumen. Jangan kecewa atau merasa dibohongi, karena selamanya mereka tidak dapat percaya terhadap anda. Kirimkan dengan baik jika ada masalah atau hambatan. Usahakan selalu bersikap terbuka kepada konsumen.

4. Beri Kesan Pertama yang Baik

Kesan pertama sangatlah penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Kesan pertama yang baik dapat menentukan kepercayaan masa depan pada perusahaan anda. Namun, jika Anda tidak membuat kesan pertama yang baik, Anda mungkin tidak lagi dipercaya oleh pelanggan anda. Ini tentunya dapat kehilangan bisnis anda dan ditinggalkan oleh konsumen.

5. Yakinkan dengan Profesional

Sebagai seorang yang profesional, Anda perlu teknik profesional untuk menyakinkan konsumen. Peragakan dengan mengucapkan kata-kata yang baik, memilih bahasa yang baik dan sopan, melakukan dengan baik, gerakan tubuh yang baik dan penampilan yang bagus. Dengan begitu Anda terlihat profesional dan kepercayaan konsumen meningkat dengan sendirinya.

Kepercayaan konsumen adalah salah satu cara untuk mengembangkan bisnis. Selain kepercayaan konsumen, Anda juga harus mampu mengelola keuangan dengan baik jika menginginkan bisnis Anda terus berkembang. Jurnal adalah perangkat lunak akuntansi online yang membantu anda mengelola keuangan bisnis anda. Berbagai fitur jurnal membuatnya lebih mudah untuk mengelola keuangan anda dari pembukuan, pelaporan keuangan, manajemen aset, manajemen aset perusahaan, pelaporan keuangan real-time dan banyak lagi.

3 Faktor Penting Dalam Membangun Kepercayaan

1. Kredibilitas

Mengapa kredibilitas? Karena kredibilitasmerupakan hal sangat penting untuk diperhatikan. Semakin bagus kualitas dan kapabilitas seseorang, atau bisnis yang sesuai dengan bidangnya akan semakin kredibel dimata konsumen.

Untuk mewujudkan kredibilitas seseorang pun perlu waktu yang tidak singkat dan butuh proses mengenal diri kita. Mungkin ini tidak sejalan dengan ungkapan “Jangan melihat buku dari sampulnya atau menilai seseorang dari penampilannya,” tetapi dari perspektif bisnis, kesan pertama memperkuat kredibilitas dan kepercayaan diri konsumen. Kenyataannya, melihat sendiri tidak cukup untuk menilai atau mengukur kredibilitas seseorang. Karena lama terlibat, peran kredibilitas menjadi titik pembelajaran.

2. Kedekatan

Kedekatan merupakan faktor kedua yang sangat penting dalam membangun kepercayaan, seseorang memiliki kredibilitas tetapi tidak punya kedekatan dan tidak mampu untuk berkomunikasi dengan baik, maka kepercayaan pun sulit di wujudkan. Contoh kecil Kita membutuhkan guru matematika untuk saudari kita, lalu kita mengenal seorang guru matematika yang kredibel.

Kemudian kami mencoba menghubunginya dengan ponsel, tetapi tidak ada jawaban ketika waktu bergulir dan semakin dekat. Bisakah kita mempercayai tutor yang direkomendasikan oleh teman kita setelah awal yang sulit? Misalnya, bagaimana dia akan memberi kita kepercayaan akan kemajuan pelajaran yang telah diberikan? Inilah arti kedekatan. Kredibilitas tidak ada artinya jika tidak berjalan seiring dengan kedekatan.

Baca Juga : Proofreading Adalah : Proses, Target, Bentuk dan Tugas Proofreading

3. Reliabilitas atau keandalan

Reliabilitas merupakan pembuktian apakah seseorang bisa memenuhi hal-hal yang diharapkan oleh relasi, sahabat atau orang sekitar. Atau apakah penjual dapat memberikan layanan yang diharapkan dari pelanggannya. Dari ketiga faktor ini, keandalan adalah faktor paling penting dalam membangun atau mempertahankan kepercayaan.

Kita bisa saja salah menilai orang dalam kredibilitasdan kedekatan karena hanya berdasar pada penilaian sesaat, tapi kita tidak akan salah menilai orang berdasarkan reliabilitas atau kehandalannya.Kelemahan dari reliabilitas ini butuh proses dan waktu untuk menampakkan diri, sedangkan kita dalam menilai seseorang terkadang memerlukan waktu yang cepat.

Sekian artikel tentang kepercayaan ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Related posts: