Kopdar Adalah : Tujuan, Manfaat dan Asal Usul Istilah Kopdar

Posted on

Adalah.Co.Id – Kopdar adalah suatu pertemuan yang dilakukan oleh dua orang atau kelompok yang mayoritas dari mereka belum pernah bertemu sebelumnya dan mengenal satu sama lain, ditempat yang telah disepakati sebelumnya.

Kopi darat pertama kali dipopulerkan oleh Sys Ns yang berasal dari radio terkenal Prambors Jakarta didalam segment Warkop, pada era akhir 70-an. Kemudian kopi darat dipopulerkan oleh Orari (Pemecah Radio), stasiun radio nomor satu di Indonesia pada tahun 1982-1984.

Maksud dan tujuan diadakannya suatu perkumpulan kopdar biasanya mengacu pada ajang pertemuan yang umumnya sudah saling kenal melalui handphone ataupun internet. Kalau dulu orang yang bertemu, kebanyakan sudah tahu lewat radio.

Arti kopdar kerap diartikan sebagai perkumpulan komunitas biasa, namun pada zaman dulu kopdar justru lebih populer pengguna radio amatir. Karena istilah radio amatir saling mengenal satu sama lain melalui udara sehingga mereka tidak mengenali wajah. Dari sini biasanya rapat baru.

Kopdar-Adalah
Kopdar Adalah

Kemudian pada era modern seperti saat ini, istilah kopdar mulai digunakan untuk suatu pertemuan tindak lanjut dari perkenalan melalui beberapa situs media sosial atau chat yang lebih pribadi. Di sini pertemuan dengan tujuan Kopdar diperluas dalam ruang lingkupnya.

Kopdar atau kopi darat sekarang ini banyak dilakukan oleh para komunitas pecinta motor tertentu seperti kopdar RX King, Beat, NMax, Vixion, Ninja, CB, hingga kopdar komunitas ojek Online seperti Gojek atau Grab.

Asal Usul Istilah Kopdar

Bagi Kamu yang sempat gabung sebuah komunitas, pastinya sudah tak asing dengan istilah kopdar atau kopi darat. Seperti sudah diketahui, kopdar adalah sebuah istilah yang biasa digunakan sebagai acara kumpul-kumpul dengan teman komunitas di dunia nyata. Acara kopi darat sendiri bisa bermacam-macam. Ada yang sifatnya formal, atau juga informal.

Tujuannya kopdar adalah untuk saling mempererat hubungan antara anggota komunitas di dunia nyata. Ini menjaga persahabatan antara anggota. Bahkan dari Kopdar ada beberapa orang yang akhirnya jatuh cinta.

Tapi sebenarnya, dari mana asal-usul kopi darat? Kenapa istilah bertemu di dunia nyata ini disebut sebagai kopi darat?

Bagi generasi 90-an, mungkin hanya mengenal kopdar sebagai istilah saling bertemunya sesorang di dunia nyata. Tetapi, pada kenyataannya, ada alasan mengapa istilah yang dikenal di dunia nyata berarti kopi darat lho!

Untuk mengetahui sejarahnya, Kita harus mundur ke belakang pada era tahun 80-an. Saat itu, ada sebuah kegiatan yang sangat digandrungi oleh pemuda-pemudi yakni memainkan radio sinyal pendek yang disebut nge-break. Disebut nge-break karena untuk memanggil satu sama lain tidak memakai halo, tapi pakai istilah break. Jadi, yang manggil bakal bilang “break..break” kemudian yang jawab bilang “Masuk”.

Dari Mana sih Asal-Usul Istilah Kopi Darat? Ternyata Begini Sejarahnya!

Lalu, karena setiap dialog harus bergantian, orang yang terakhir berbicara harus bilang “ganti” atau “over”. Barulah lawan bicaranya ngomong. Kata lain juga bisa memakai “Copy” untuk menyatakan “Oke” atau “Mengerti”.

Nah, selain memiliki arti “Oke”, istilah “Copy” juga dimaknai dengan “ketemu”, atau “akur/ cocok”. Dari sini Anda mulai tahu dari mana kopi darat itu berasal. Karena kata land sendiri mengacu pada orang yang tidak ingin bertemu langsung di “tanah” di udara atau di gelombang radio.

Jadi istilah kopi darat pun dipakai untuk orang-orang yang ingin bertemu secara face to face atau secara langsung di dunia nyata.

Di era 90-an, istilah kopdar atau kopi darat semakin populer. Bahkan hingga saat ini, ketika sebuah komunitas ingin mengadakan acara kumpul-kumpul, pasti kata yang dipakai adalah kopi darat.

Tujuan Kopdar

Adapun tujuan untuk mengadakan kopi darat adalah sebagai berikut.

  1. Membangun komunikasi yang aktif, nyata, dan terbuka.
  2. Untuk mengenal satu sama lain, pemahaman sebenarnya tentang jemaah di antara anggota jemaat, lama atau baru, muda atau tua, besar atau kecil, pria-wanita, anak-anak, administrator atau bahkan simpatisan, dapat diterapkan.
  3. Memperkuat hubungan pertemanan, dan keluarga di antara semua anggota rapat, yang merupakan bagian dari organisasi.
  4. Dapat menyelesaikan semua jenis masalah yang muncul saat bekerja dengan keluarga dan dengan tanggung jawab untuk menemukan solusi dan solusi, sambil menjaga komitmen dan martabat dan juga aturan organisasi atau pengelompokan dalam komunitas.

Manfaat Kopdar

Adapun manfaat dari penerapan pengertian kopdar yang sesungguhnya adalah sebagai berikut.

  1. Dapat memperluas informasi dan wawasan dengan berbagi pengalaman, ide, dan konsep kelompok berdasarkan minat masyarakat.
  2. Dapat menciptakan suasana baru untuk menciptakan jarak atau membebaskan diri dari kejenuhan aktivitas sehari-hari.
  3. Membuat kesan mendalam setelah pertemuan sehingga ada keinginan yang tumbuh untuk bersatu kembali.
  4. Dapat mengurangi stres dan berfungsi sebagai media hiburan

Dari awal mula adanya atau populernya istilah kopdar tentunya untuk menciptakan hal positif bagi berbagai pihak, tanpa repot, apalagi dengan mengorbankan pihak lain yang tidak terlibat.

Tidak sedikit yang menggunakan dan merealisasikan pengertian kopdar sebagai hal negatif memiliki pengaruh yang sangat buruk pada pihak yang terlibat atau tidak terkait.

Diharapkan agar kopdar dilakukan dengan tujuan yang baik dan dengan cara yang baik untuk melahirkan ikatan persaudaraan yang positif dan akan lebih baik jika menghasilkan hal yang bermanfaat bagi berbagai pihak.

Tempat Dimana Kopdar Berawal

Karena merasa diberikan tempat untuk menulis di Kompasiana,maka hal pertama kami lakukan adalah kopdar dengan COO dari Kompasiana dan seluruh jajaran Admin. Dengan cara berkunjung ke Markas Besar Kompasiana di Palmerah ,jakarta dan kemudian dilanjutkan dengan santap malam bersama dengan Pimpinan Kompasiana pada waktu itu Pak Pepih Nugraha dan seluruh jajaran Admin.

Kemudian dilanjutkan dengan Kopdar dengan teman teman Kompasianers di Jakarta,di Resto :”Happy Day” dan selanjutnya di Rumah Makan Sederhana dan Rumah Makan Sari Minang di jalan juanda jakarta pusat. Masih dilanjutkan dengan Kopdar dalam beberapa kali acara akbar Kompasianival. Seiring dengan pejalanan kami keliling Nusantara,maka kami memanfaatkan peluang emas ini untuk melakukan serangkaian Kopdar,seperti di:

  1. Bandung
  2. Semarang
  3. Yogyakarta
  4. Bali
  5. Lombok
  6. Padang
  7. Medan
  8. Banda Aceh
  9. Jambi
  10. Perth
  11. Italia
  12. dan seterusnya.

Sekian artikel tentang Kopdar ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: