Larik Adalah : Larik Bermajas Pada Puisi Beserta Contohnnya

Posted on

Adalah.Co.IdLarik adalah bisa berupa satu kata saja, bisa frase, bisa pula seperti sebuah kalimat. Pada puisi lama, jumlah kata dalam sebuah larik biasanya empat buah, tapi pada puisi baru tak ada batasan. Larik atau baris dibilang hal berbeda dengan kalimat dalam prosa.

LARIK BERMAJAS PADA PUISI BESERTA CONTOHNNYA

Larik bermajas pada puisi yaitu larik yang membuat benda yg ada di dalamnya terlihat hidup atau biasa disebut dengan gaya bahasa. Larik bermajas dimaksud sebagai larik tertentu menggunakan kalimat bermajas.

Larik-Adalah
Larik Adalah

Majas merupakan cara mengungkapkan pikiran melalui bahasa dengan memperlihatkan jiwa dan kepribadian penulis. Larik – larik puisi yang bermajas dalam sebuah ujian dan sering keluar adalah majas personifikasi, metafora, hiperbola, dan asosiasi / perumpamaan.

1. Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang menyatakan sesuatu dengan cara melebih-lebihkan sehingga membuatnya terlihat lebih besar dari keadaan yang sebenarnya.
Pendapat lain mengatakan, gaya bahasa hiperbola adalah suatu majas yang bertujuan untuk menjelaskan suatu hal namun dilakukan dengan cara melebih-lebihkan dari kenyataan aslinya dengan maksud untuk meningkatkan kesan dan daya pengaruh sesuatu yang dibicarakan.

Contohnya:

  1. Penyerang menggunakan tendangan maut untuk membobol gawang lawan.
  2. Tubuh penari itu lentur sekali, bahkan karet pun kalah masih kalah lentur dengan kelenturan tubuh penari itu.
  3. Aku takut bila selalu digoncang demo yang tidak pernah selesai, hal ini membuat ngri runtuh.
  4. Orang itu harus bergulat dengan bara api demi mendapatkan hasil keramik yang terbaik
  5. Nenek tua itu membanting tulang untuk mendapatkan selembar rupiah.
  6. Lika – liku hidupnya penuh dengan duri yang tajam dan jalanan yang terjal
  7. Isu kenaikan harga BBM telah berhasil membuat harga – harga bahan pokok dibanting setinggi-tingginya.
  8. Orang tua gadis kecil itu harus membayar mahal harga dirinya di depan pengadilan
  9. Orang itu bekerja hingga berkeringat darah.
  10. Sebuah kisah sedih membuat hatiku seperti tersayat-sayat oleh pisau.
  11. Ayahnya bekerja mati-matian memeras keringat untuk membiayai sekolah anak-anaknya.
  12. Pemuda itu berlari secepat kilat saat disuruh orang tuanya untuk membeli obat.
  13. Suara keras dari konser musik itu menggelegar membelah bumi.
  14. Air mata ibu yang kehilangan anaknya itu membanjiri tanah di sekitarnya.
  15. Kebiasaan masyarakat Jakarta membuang sampah sembarangan membuat tumpukan sampah setinggi gunung.
  16. Di jaman digital ini kecepatan penyebaran hoax melebihi kecepatan cahaya.
  17. Produk kosmetik yang digunakan wanita itu membuat kulitnya halus sebening kristal.
  18. Kegiatan fisik yang dilakukan pria itu membuat ia mandi keringat.
  19. Wanita itu cantik dan baik tapi tidak ada pria yang berani mendekati karena hatinya sedingin es.
  20. Ibu itu bertekad menyekolahkan anaknya setinggi mungkin bahkan berjuang hingga titik darah penghabisan.
  21. Pertumbuhan ekonomi di negara itu meroket mengalahkan negara lain.
  22. Pemandangan sawah di desa itu indah sekali bagaikan pemandangan di surga.
  23. Sehari tak bertemu, rasa rindu bagaikan seabad tidak bertemu.
  24. Anak itu jarang sekali mandi, sampai-sampai badannya bau sampah busuk.
  25. Bila ibu-ibu sudah ngerumpi, butuh waktu seratus tahun untuk selesai.
  26. Cinta ku pada mu sedalam lautan, seluas samudera, seputih kapas.
  27. Tatapan tajam pria itu membuatnya membeku tidak berdaya.
  28. Inflasi parah di Venezuela mengakibatkan harga barang-barang naik setinggi langit.
  29. Kemarahan sang ayah yang menggetarkan bumi telah membuat anak-anaknya terdiam ketakutan.
  30. Ibu itu pusing tujuh keliling melihat kenakalan anak-anaknya.
  31. Suara petir sore itu keras sekali, membuat jantungku hampir copot rasanya.

2. Majas Personifikasi

Majas Personifikasi adalah gaya bahasa yang membuat benda seolah olah mereka hidup dengan memberikan sifat-sifat seolah mereka melakukan sesuatu layaknya manusia.

Contohnya:

  1. Sepi, gelap mencekam, hanya tersisa tubuh yang dipeluk malam, menggigil kedinginan.
  2. Hari ini satu harapku, pelangi akan muncul tersenyum padaku.• Dompet mulai berbisik meminta untuk segera di isi.
  3. Matahari pagi muncul menyapa orang orang yang tengah menyemai disawah.
  4. Teriakan petir seakan hendak menghancurkan dunia
  5. Komputer ini menyelesaikan semua tugas tugas yang diberikan padaku selama ini
  6. Baju itu menggodaku untuk memilikinya.
  7. Mata orang pada lukisan itu terus mengikuti dan menatapku.
  8. Hari berjalan begitu cepat seolah tak ada jeda untuk sekedar menarik nafas dalam dalam
  9. Tulisannya menceritakan betapa menderita kehidupannya dahulu kala
  10. Merdunya nyanyian alam membuat hatiku damai
  11. Cahaya matahari mengintip dari balik jendela kamarku, memaksaku untuk terbangun.
  12. Sudah dua jam lebih pemadam kebakaran bertarung melawan api di lokasi kebakaran.
  13. Bulan dan bintang akan terus menemani perjalanan malam ini.
  14. Tarian daun berguguran begitu indah dilihat saat senja seperti ini.
  15. Karang besar itu menghalangi ombak yang berlarian menuju pantai
  16. Pulau itu makin lama makin tipis karna kikisan ombak yang menerjang.
  17. Terlihat awan mulai murung, bertanda hari akan hujan
  18. Di daerah lereng kabut tebal juga dingin menyelimuti desa ketika pagi menjelang.
  19. Bencana bajir di Jakarta kemarin menelan 3 korban jiwa
  20. Akhir tahun lalu seorang anak SMA hilang di pantai teleng ria diseret ombak
  21. Siang ini matahari tengah bersembunyi dibalik awan
  22. Paket itu datang ketika aku tengah berada di Jakarta
  23. Angin malam ini menggoda membelai rambut dan wajahku.
  24. Beberapa tahun yang lalu Gunung Merapi memuntahkan lahar dari dalam tubuhnya.
  25. Aroma makanan itu menggoda lidah untuk segera di cicipi.
  26. Siang malam bayangan dirimu selalu mengusik

3. Majas Metafora

Majas Metafora adalah majas yang mengungkapkan sebuah ungkapan secara langsung berupa perbandingan yang analogis. Penggunaan kelompok kata dan kata bukan dengan arti yang sebenarnya, hanya sebagai lukisan yang berdasarkan sebuah Perbandingan ataupun Persamaan.

Contohnya :

  1. Sinar mentari adalah dirimu yang selalu menjadi mentari untuk menyinari hariku.
  2. Sang penguasa hutan itu mengaum untuk membuktikan bahwa dia itu raja
  3. Engkau telah bertahta di hatiku sejak pertama kali aku melihat wajahmu
  4. Bunga bangsa itu telah gugur saat membela negara tercinta ini
  5. Mobil mewah itu telah merajai jalanan di setiap tahunnya.
  6. Team sepakbola Nasional telah bermain dengan cantik selama bertanding dengan Brunei Darussalam
  7. Gol yang diciptakan oleh Gonzales adalah gol terindah yang pernah aku lihat
  8. Sandra telah menutup hatinya rapat – rapat untuk Reza yang telah menghianatinya.
  9. Dibalik sifat garang Donni terdapat sebentuk hati yang sangat rapuh
  10. Della adalah seorang sahabat yang mampu mengunci mulut rapat – rapat demi menjaga rahasia hidupku yang pernah aku ceritakan kepadanya

4. Majas Perumpamaan

Majas perumpamaan adalah ungkapan gaya bahasa yang bertujuan untuk membandingkan hal pokok kemudian mengumpamakannya dengan gabungan sebuah kata ke kalimat. Majas ini termasuk ke dalam golongan majas perbandingan

Contohnya :

  1. Semangatnya keras bagaikan baja.
  2. Mukanya pucat bagai mayat.
  3. Wajahnya kuning bersinar bagai bulan purnama
  4. Semangatnya begitu keras bagaikan batu
  5. Tangisan anak itu bagai suara kaset kusut.
  6. Senyumnya manis bagai gula jawa
  7. Matamu bagai bintang kejora
  8. Otaknya encer seperti air
  9. Biacaranya seperti tong kosong
  10. Muka saudaranya bagai pinang dibelah dua
  11. Luar biasa larinya laksana busur lepas dari panah
  12. Keras suaranya seperti glegar petir
  13. Kemana mana berdua seperti perangko
  14. Kecepatan menghitung seperti kalkulator
  15. Bak mesin, dia tak pernah merasa capek
  16. Rambutnya bak mayang yang terurai

Baca Artikel Lainnya :

Komunikasi Adalah : Fungsi, Unsur-unsur, Tujuan dan Contohnya

Motif Adalah : Contoh, Jenis serta Perbedaan Motif dan Motivasi

Majas Asosiasi Adalah : Makna, Fungsi, dan Contohnya

Related posts: