Layout Adalah : Prinsip, Tujuan dan Manfaat Layout

Posted on

Adalah.Co.Id – Layout adalah tata letak dari suatu elemen desain yang di tempatkan dalam sebuah bidang menggunakan sebuah media yang sebelumnya sudah di konsep terlebih dahulu.

Layout adalah penataan elemen desain dalam kaitannya dengan bidang untuk membentuk penataan artistik. Ini juga dapat disebut sebagai bentuk dan manajemen lapangan. Tujuan utama tata letak adalah untuk menyajikan elemen gambar dan teks dengan cara yang berkomunikasi dan membuatnya lebih mudah bagi pembaca untuk menerima informasi yang disajikan.

Sebuah kisi diciptakan untuk memecahkan masalah penataan elemen visual dalam sebuah ruangan. Sistem raster digunakan sebagai alat untuk menyederhanakan pembuatan komposisi visual. Sistem grid memungkinkan desainer grafis untuk membuat sistem untuk mempertahankan konsistensi ketika mengulang komposisi yang dibuat. Tujuan utama menggunakan sistem raster dalam desain grafis adalah untuk menciptakan desain yang komunikatif dan menyenangkan.

Layout-Adalah
Layout Adalah

Sebelum kita dapat membuat raster, kita perlu halaman untuk meletakkannya. Di bidang grafis, proporsi besar membentuk dasar untuk membuat ukuran kertas, dan prinsip-prinsip ini dapat digunakan untuk menentukan keseimbangan desain. Telah ditemukan bahwa proporsi besar sejak zaman kuno mewakili proporsi yang sangat sempurna dan indah.

Prinsip Dasar Penyusunan Layout

Prinsip dasar yang digunakan dalam penyusunan layout adalah:

  1. Integrasi secara total terhadap faktor-faktor produksi. Sehingga tata letak pabrik dapat diintegrasikan ke dalam organisasi besar dari semua faktor yang mempengaruhi proses produksi.
  2. Jarak pemindahan bahan paling minimum. Dengan mengurangi perpindahan, waktu untuk transfer material dari satu proses ke proses lainnya di industri dapat dihemat.
  3. Memperlancar aliran kerja, diupayakan untuk menghindari gerakan balik (back tracking), gerakan memotong (cross movement), dan gerak macet (congestion), dengan kata lain material diusahakan bergerak terus tanpa adanya interupsi oleh gangguan jadwal kerja.
  4. Kepuasan dan keamanan kerja memastikan lingkungan kerja yang menyenangkan.
  5. Fleksibilitas yang dapat mengantisipasi perubahan teknologi, komunikasi, dan kebutuhan konsumen.

Untuk mempertahankan fleksibilitas, tata letak relai yang dilakukan merupakan perubahan kecil pada tata letak, tetapi tidak menghalangi keberadaan desain produk yang memungkinkan perubahan tata letak yang lengkap. Perlu dicatat bahwa relay dan tata letak tidak akan memengaruhi proses produksi jika ada perubahan kecil.

Tujuan Layout

Tujuan dari layout sendiri adalah adalah meminimumkan biaya dan meningkatkan efisiensi pengelolaan semua fasilitas produksi dan ruang kerja sehingga proses produksi berjalan dengan lancar. Efisiensi ini dapat dicapai dengan mengurangi biaya produksi dan transportasi di dalam pabrik.

Manfaat Layout

Manfaat layout diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan volume produksi untuk menjaga proses produksi berjalan dengan lancar, menghasilkan tingkat produksi yang tinggi, biaya tenaga kerja minimum, jam kerja dan mesin.
  2. Memperpendek waktu tunggu, ada keseimbangan antara beban dan waktu antara satu mesin dan mesin lain, tetapi juga akumulasi bahan dalam proses dan waktu tunggu dapat dipersingkat.
  3. Pengurangan transfer material dan minimalisasi jarak antara proses individu.
  4. Menghemat ruang karena tidak ada bahan yang terakumulasi dalam proses dan jarak antara masing-masing mesin terlalu besar sehingga area bangunan yang tidak perlu bertambah.
  5. Mempersingkat waktu pemrosesan jarak pendek antar mesin atau antar operasi.
  6. Penggunaan fasilitas yang efisien penggunaan elemen-elemen produksi, yaitu tenaga kerja, mesin dan peralatan.
  7. Tingkatkan kepuasan dan keselamatan kerja, menciptakan suasana yang aman, nyaman, rapi dan terawat dengan baik untuk menyederhanakan pemantauan, menyederhanakan perbaikan dan penggantian peralatan produksi, meningkatkan kinerja, dan pada akhirnya meningkatkan produktivitas.
  8. Pengurangan kebingungan yang disebabkan oleh bahan tunggu, gerakan yang tidak perlu dan jumlah persimpangan dalam proses produksi.

Prinsip-prinsip Yang Berhubungan dengan Layout

1. Kesederhanaan

Prinsip ini terkait dengan kemampuan untuk menangkap rata-rata orang yang menerima informasi. Naluri manusia ingin mendapatkan informasi yang lebih mudah. Namun demi kesederhanaan perhatian juga harus diberikan pada segmen di mana informasi dikirimkan.

2. Kontras

Sangat penting untuk menarik perhatian, untuk menekankan elemen atau pesan yang akan dikirim. Kiat-kiat berikut dapat menarik perhatian pada pesan yang ingin disampaikan: menulis badan teks dengan huruf miring, memilih karakter yang lebih menarik untuk ditampilkan, menggunakan kontras warna, menggunakan tekstur latar belakang, dan bagian-bagian tertentu untuk menyorot untuk memperbesar.

3. Keseimbangan

Suatu hal yang sangat penting dalam pengiriman informasi. Keseimbangan dapat berupa keseimbangan formal dengan pengaturan simetris. Pengaturan simetris memberikan kesan formal, seimbang, dapat dipercaya, dan sehat. Sebaliknya, pengaturan asimetris sering digunakan untuk menggambarkan pesan yang dinamis, energetik, dan informal.

4. Keharmonisan

Tujuan harmoni adalah keselarasan antara elemen dan elemen grafis lainnya.

5. Stressing

Untuk memahami bahasa yang dikenal sebagai stressing, seseorang memiliki fungsi menyampaikan poin-poin tertentu yang menjadi fokus perhatian. Mengukur lebih fokus pada sudut pandang atau pengikat mata dalam publikasi. Mungkin ada lebih dari satu penekanan dalam karya grafis, tetapi harus dibedakan yang akan menjadi fokus utama, sehingga tidak sampai pada perjuangan yang mengesankan untuk mendapatkan perhatian yang pada akhirnya membuat pesan yang terkandung di dalamnya tidak efektif.

Sekian artikel tentang Layout ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: