Melodi Adalah : Garis Melodi dan Contoh Melodi

Posted on

Adalah.Co.IdMelodi adalah susunan dari sebuah nada yang seting dengan tinggi rendahnya, pola, serta harga nada sehingga menjadi kalimat lagu.

Suatu elemen musik yang terdiri dari pergantian berbagai macam suara yang menjadi satu kesatuan disebut sebagai melodi, di antaranya merupakan satu kesatuan suara dengan suatu penekanan yang berbeda, intonasi dan durasi dalam hal ini akan menciptakan sebuah musik yang enak sangat didengar.

Sering juga kita mendengar istilah “melodi”, tapi mungkin agak sulit untuk mengartikannya secar harfiah. Melodi juga dapat diartikan sebagai susunan rangkaian dari nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar secara berurutan dan berirama serta menyampaikan suatu gagasan.

Bunyi dapat berupa gaduh atau nada. Gaduh adalah suatu bunyi yang sangat tidak teratur dalam bentuk getarannya, sedangkan pengertian dari nada adalah suatu bunyi yang teratur getarannya. Notasi melodi juga dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu ; notasi huruf John Curwen, notasi huruf (musik) dan notasi musik. Notasi musik dituliskan pada lima garis paranada.

Melodi-Adalah
Melodi Adalah

Nada yang tersusun dan memiliki jarak tertentu antara nada satu dengan yang lainnya disebut dengan tangga nada. Terdapat berbagai jenis tangga nada diatonis yaitu minor, mayor, kromatis, Debussy, Pentatonis, pelog & slendro.

Pada garis paranada terdapat sebuah tanda kunci yang fungsinya menunjukkan tempat not pada masing – masing garis. Tiga macam tanda kunci yang dipakai dalam teori musik yaitu kunci G, F dan C.

Untuk mengubah suatu nada lebih tinggi 1/2nada, lebih rendah ½ nada atau mengembalikannya nada ke asal digunakan tanda kromatik. Tanda tersebut terdiri dari tanda kruis, mol, serta pugar. Di antara nada yang satu dengan nada yang lainnya yang tentu saja mempunyai jarak sering disebut dengan interval.

Melodi terdiri dari susunan rangkaian nada (bunyi dengan getaran teratur) yang terdengar berurutan serta berirama dan suatu gagasan.

• Bunyi
Bunyi merupakan peristiwa getaran yang ditimbulkan oleh suatu benda yang bergetar kemudian melalui udara bunyi tersebut sampai ke telinga manusia.
Bunyi dibedakan menjadi 2 :

  1. Gaduh merupakan suatu bunyi yang sangat tidak teratur getarannya dan sering berubah untuk lamanya maupun kecepatan getarannya.
  2. Nada adalah bunyi yang getarannya teratur baik lamanya maupun kecepatan getarannya.

• Notasi Melodi
Notasi meloditerbagi menjadi notasi huruf ( do re mi fa so la si do`), notasi huruf (musik) ( c d e f g a b c`), notasi angka ( 1 2 3 4 5 6 7 ) dan notasi musik (berbentuk titik-titik dan lainnya garis).

Notasi music memiliki unsur-unsur seperti garis paranada, notasi not balok,arah tiang, titik disamping not, susunan not pada garis dan spasi yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.

Baca Juga : Bait Adalah : Contoh Puisi 3 Bait, 4 Bait, 5 Bait, dan 6 Bait

• Tangga Nada
Tangga nada adalah susunana dimana suatu nada-nada yang memiliki jarak-jarak tertentu di antara satu nada dengan nada lain. dalam hal ini ada beberapa macam tangga nada diantaranya yaitu Tangga nada diatonis yang memiliki jarak satu dan setengah nada.

Tangga nada tersebut dibedakan menjadi dua, yaitu mayor ( interval : 11½111½ ) dan minor ( interval:1½11½11 ). Selain diatonis ada juga tangga nada kromatis ( Inggris) dengan jarak setengah nada, tangga nada Debussy dengan susunan jarak satu nada serta Tangga nada Pelog dan Slendro (tangga nada untuk suatu daerah menggunakan ukuran atau jarak tersendiri yang telah di tetapkan sebelumnya , dipakai pada musik gamelan Sunda, Jawa, dan Bali.

Contoh tangga nada:

  1. Tangga nada mayor
  2. Tangga nada mayor merupakan suatu tangga nada yang diawali dari tangga nada do dan diakhiri dengan do’.
  3. Tangga nada minor
  4. Tangga nada minor nerupakan suatu tangga nada yang diawali dari la dan diakhiri dengan la’.

• Tanda kunci
Tanda kunci di dalam not balok memiliki fungsi untuk menentukan tempat salah satu nada, sehingga dengan diketahuinya salah satu nada, makanada lainnya dengan mudah ditemukan dengan menghitung urutan nada c-d-e-f-g-a-b-c. Huruf-huruf tersebut dijadikan tanda kunci yang ditulis disebelah kiri dalam garis not balok.

Tanda kunci dalam teori musik ada 3 yaitu:

  1. Kunci G atau kunci Biola.
  2. Kunci F atau kunci Bas
  3. Kunci C atau kunci Alto

• Tanda Kromatis
Tanda Kromatis ialah tanda yang dipakai untuk mengubah nada lebih tinggi ½ nada (tanda kruis #), lebih rendah ½ nada (tanda mol b) atau mengembalikan nada ke nada asal (tanda pugar)

VARIASI MELODI UNTUK ARANSEMEN

Melodi merupakan lagu Pokok. Pada bagian ini kita akan mempelajari tentang Variasi Melodi atau Melodic Variations adalah suatu aransemen yang memiliki arti : Artikulasi, Variation dan Fake dan Non-Chordal Tone.

• Artikulasi
Artikulasi merupakan suatu kejelasan melodi dalam suatu aransemen. Meskipun dalam sebuah aransemen, namun apabila jika melodi yang pokok dari lagu tersebut harus jelas.

Namun untuk Artikulasinya kebanyakan digunakan dalam lagu sebagai teks atau lirik. Untuk itu, artikulasi diartikan sebagai pengucapan kata – kata dengan jelas. merupakan arti dari : cara bermain dengan memperhatikan suatu petunjuk pernapasan atau frase lagu.

• Variation dan fake
Dalam bentuk berupa variasi serta “kepalsuan” atau bahkan aransemen lagu, ada terdapat 3 bagian yaitu :

1. Rhythmic Variation dan fake
Bagian ini adalah salah satu alternatif melodi dengan dengan memindahkan posisi ritem tanpa menimbulkan mengganggu garis melodi yang asli. Rhythmic Variation selesai dengan menggunakan syncopation, division dan unification, hal tersebut memberikan pergerakan terhadap ekspresi musikal.

2. Melodic Variation dan fake
Dengan memperkenalkan chord tone yang lain dari pada nada (note) dalam melodi, melodi asli dapat digantikan. Single note atau arpeggio bisa digunakan dalam kasus ini.

Baca Juga : Seni Patung Adalah : Fungsi Seni Patung dan Contoh Seni Patung

Dalam hal ini, arpeggio bisa digunakan. Melodi yang original atau asli juga bisa diubah atau di aransemen. Untuk itu bagian ini disebut sebagai fake (palsu). Jadi, isi melosi yag ada merupakan suatu kepalsuan. Mengapa? Karena memang begitu adanya.

3. Melodic Variation dan Fake Via Non-chordal (Nonharmoni) Tone
Hal yang biasa menggunakan Non-chrodal dalam memvariasikan melodi. Dalam contoh berikut, teknik tersebut akan di pakai. Dalam variasi yang sesungguhnya, banyak elemen yang di kerjakan.

COUNTER MELODY
Counter Melody mendukung melodi. Itu semua dimainkan di putaran yang pentig dalam aransemen, dan mungkin bisa dipakai dalam berbagai cara. Filler dan Obbligato misalnya. Hal itu sering divariasikan dalam Counter Melody.

Cara menggunakan Counter Melody :

  1. Pilih dan sambungkan akor tone
  2. Gunakan akor pilihan untuk menciptakan seuah Counter Melody yang memberikan suatu kontras yang menyenangkan terhadap melodi asli.
  3. Secara luas frase penghias umumnya tidak digunakan dalam jalur Counter Melodi
  4. Counter Melody seharusnya dikembangkan sehalus mungkin.
  5. Hindari penulisan suatu pergerakan yang membuat melodi itu parallel karena ini pada umumnya tidak efektiv.

GARIS MELODI
Garis melodi adalah garis yang menunjukan nada lagu/batas pada lagu supaya waktu menyanyi tidak keliru

GERAK MELODI
Dalam hal untuk mempelajari suatu melodi kita juga akan mengenal tentang gerak melodi. Gerak melodi berlangsung ke depan menurut panjang pendek waktu yang digunakan dan berlangsung dalam dua Matra, yaitu Matra Nada Dan Matra Waktu. Berikut adalah tiga macam gerak melodi yang dapat kita pelajari, yaitu :

  1. Gerak melodi melangkah : jika semua nada dari tangganada dinyanyikan berurutan
  2. Gerak melodi melompat : jika dalam menyanyikan nada-nada dan tangganada tidak berurutan
  3. Gerak melodi mendatar : jika beberapa bentuk nada dinyanyikan pada suatu tempat yang sama – sama tingginya.
Related posts: