Negara Adalah : Fungsi, Unsur Unsur, Bentuk, dan Tujuan

Posted on

Adalah.Co.Id – Negara adalah suatu kelompok organisasi atau lembaga tertinggi dari kelompok masyarakat yang terdiri dari sekumpulan orang di wilayah tertentu, memiliki cita-cita untuk hidup bersama, serta memiliki sistem pemerintahan yang berdaulat.

Dan ada yang mencetuskan definisi negara adalah asosiasi tertinggi manusia yang ada di suatu wilayah tertentu, memiliki pemerintahan yang berdaulat dan sah, memiliki aturan dan sistem yang berlaku bagi seluruh masyarakatnya, serta berdiri secara independen.

Kata negara diambil dari bahasa inggris disebut “State” yang artinya suatu keadaan dengan sifat tetap dan tegak. Sedangkan di Indonesia, dalam sansekerta arti negara, yaitu Nagari/Nagara yang berarti wilayah atau penguasa.

Negara-Adalah
Negara Adalah

Penyelenggaraan negara terdapat tiga sifat, yaitu;

  1. Memaksa, yaitu memaksa masyarakatnya untuk melakukan peraturan yang telah ditentukan / ditetapkan.
  2. Monopoli, yaitu menguasai semua sumber daya alam (SDM) yang penting di dalam wilayah negara tersebut.
  3. Totalitas, negara memiliki wewenang atau hak atas semua hal tanpa pengecualian tertentu.

Menurut Para Ahli Negara Adalah

  1. Max Weber, negara adalah suatu masyarakat yang memonopoli penggunaan kekuatan fisik yang sah pada suatu wilayah tertentu.
  2. John Locke, negara adalah suatu badan atau organisasi yang dihasilkan dari perjanjian masyarakat.
  3. Roger F. Soleau, negara adalah suatu sarana atau wewenang yang mengatur dan mengendalikan berbagai masalah yang sifatnya umum dalam kehidupan masyarakat.
  4. Miriam Budiardjo, negara adalah suatu wilayah yang penduduknya dipimpin oleh pejabat-pejabat dan melalui kekuasaan yang sah telah berhasil mengatur rakyatnya untuk patuh terhadap peraturan undang-undang.
  5. Prof. Soenarko, pengertian negara adalah suatu organisasi tertinggi dari masyarakat yang mempunyai wilayah tertentu, tempat kekuasaan negara yang kedaulatannya berlaku sepenuhnya.

Fungsi Negara

Fungsi negara adalah sebagai lembaga yang mewujudkan harapan dan cita-cita masyarakat di negara tersebut. Sebagaimana mengacu pada pengertian negara di atas, berikut ini adalah beberapa fungsi negara:

  1. Fungsi Ketertiban dan Keamanan
    Negara memiliki fungsi sebagai pihak yang melaksanakan serta mengatur sebuah keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan begitu maka kegiatan atau kehidupan para warga negara dapat berlangsung dengan baik.
  2. Fungsi Kesejahteraan dan Kemakmuran
    Penyelenggara negara, dalam hal ini pemerintah, harus mengupayakan kemakmuran dan kesejahteraan warga negara, khususnya di bidang ekonomi dan sosial.
  3. Fungsi Pertahanan
    Negara juga memiliki fungsi menjamin dan mempertahankan kelangsungan hidup suatu bangsa dari berbagai ancaman, baik serangan dari luar (invasi) maupun serangan dari dalam (kudeta).
  4. Fungsi Penegakan Keadilan
    Negara harus dapat menjamin keadilan sosial bagi seluruh warganya yang mencakup seluruh aspek kehidupan (sosial budaya, politik, ekonomi, pertahanan dan keamanan). Fungsi keadilan ini dilakukan dengan cara penegakan hukum melalui badan-badan peradilan dalam negara.

Unsur Unsur Negara

Sesuai dengan pengertian negara tersebut yang telah dijelaskan , adapun beberapa unsur negara yakni sebagai berikut:

  1. Wilayah
    Wilayah merupakan suatu daerah yang dikuasai dan ditempati oleh sekelompok manusia, serta menjadi batas teritorial suatu kedaulatan. Wilayah ini meliputi tiga bagian, yaitu udara ,laut ,dan darat
  2. Penduduk/Rakyat
    rakyat atau penduduk adalah orang-orang yang menetap pada suatu tempat dalam periode waktu yang cukup lama. negara hanya dapat terbentuk bila ada kesepakatan para penduduknya, dan Rakyat merupakan unsur terpenting dalam suatu negara.
  3. Pemerintahan yang Berdaulat
    Kata “negara” dipakai beberapa ahli pakar yang merujuk pada Negara berdaulat. Tidak ada kesepakatan khusus mengenai jumlah negara di dunia, karena ada beberapa negara yang masih dalam perdebatkan kedaulatannya. Ada total 206 negara, dengan 193 negara anggota PBB dan 13 lainnya yang kedaulatannya diperdebatkan .Pemerintah adalah suatu lembaga di dalam negara yang dibentuk untuk melaksanakan jalannya pemerintahan suatu negara dan memegang kekuasaan tertinggi di negara itu tersebut.
  4. Pengakuan dari Negara Lain
    Suatu negara belum sempurna bila belum ada pengakuan dari berbagai negara. Pengakuan ini diperlukan untuk mencegah campur tangan dari negara lain / terjadinya ancaman dari dalam (kudeta). Adanya pengakuan dari negara-negara lain akan membantu suatu negara untuk menjalin hubungan kerjasama dengan negara lain di berbagai bidang ( sosial budaya, pertahanan, ekonomi, politik, dan keamanan).

Bentuk Negara

Ada dua bentuk negara yang diterapkan di berbagai negara di dunia, yaitu Negara Kesatuan (Unitaris) dan Negara Serikat (Federasi).

1. Negara Kesatuan

Negara kesatuan adalah suatu bentuk negara dimana pemerintah pusat kekuasan memegang tertinggi . Bentuk negara kesatuan dibagi menjadi dua, yaitu;

  1. Sistem Sentralisasi, segala masalah dalam negara diatur oleh pemerintah pusat, pelaksana tanpa memiliki kewenangan hanya dilakukan oleh pemerintah daerah.
  2. Sistem Desentralisasi, pemerintah daerah diberikan kewenangan dalam mengatur berbagai peraturan tertentu (hak otonomi) dan kebutuhan.

Ciri Negara Kesatuan:

  1. Hanya terdiri satu undang-undang dasar, kepala negara, dewan menteri dan dewan perwakilan rakyat.
  2. Kedaulatan negara mencakup kedaulatan ke dalam dan kedaulatan ke luar yang telah ditandatangani oleh pemerintah bagian pusat.
  3. Menganut dua sistem, yaitu sentralistik atau dari pusat dan desentralistik atau dari daerah.
  4. Hanya menggunakan satu kebijakan terhadap masalah yang dihadapi seperti ekonomi, sosial, politik, budaya, keamanan dan pertahanan.
Beberapa negara yang menganut negara kesatuan adalah;
  1. Indonesia
  2. Jepang
  3. Filipina
  4. Italia
  5. Belanda
  6. Kamboja

2. Negara Serikat

Negara serikat adalah suatu beberapa negara bagian yang terdapat didalam negara. Bentuk negara serikat dapat dibagi menjadi dua, yaitu;

  1. Pemerintahan Federal, pemerintahan memiliki hak untuk mengatur berbagai kepentingan bersama setiap anggota negara bagian, contohnya mata uang, pertahanan, komunikasi, hubungan internasional dan lain-lain.
  2. Pemerintahan Negara Bagian, ini adalah dari suatu negara federal yang wilayah administrasinya tingkat pertama .

Ciri Negara Federasi:

  1. Kepala negara yang bertanggung jawab terhadap rakyatnya dan telah dipilih rakyat .
  2. Kepala negara memiliki hak veto yang dapat diajukan oleh parlemen.
  3. Masing-masing negara bagian memiliki kekuasaan asli tapi tidak memiliki kedaulatan.
  4. Tiap-tiap negara bagian mempunyai wewenang menyusun undang-undang dasar sendiri.
  5. Pemerintah pusat memiliki kedaulatan terhadap negara bagian dalam urusan luar maupun dalam.
Beberapa negara yang menganut negara serikat adalah:
  1. Argentina
  2. Austria
  3. Amerika Serikat
  4. Brasil
  5. Meksiko
  6. Nigeria

Tujuan Negara

Pembentukan suatu negara tentunya ada tujuan yang ingin dicapai dan didapatkan. Menurut seorang Miriam Budiharjo, tujuan utama dibentuknya suatu negara adalah untuk untuk mewujudkan kedamaian, kebahagiaan, kesejahteraan, dan lain-lain bagi seluruh rakyatnya. Untuk Negara Indonesia sendiri, tujuan pembentukan negara telah disebutkan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar pada alinea ke-4 Tahun 1945. beberapa tujuan Negara Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. Untuk memberikan perlindungan pada segenap bangsa Indonesia.
  2. Untuk memajukan kesejahteraan masyarakat umum.
  3. Untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
  4. Turut berpartisipasi melaksanakan ketertiban dunia.

Sekian pembahasan tentang pengertian negara, fungsi negara, unsur unsur negara, bentuk negara, dan tujuan negera, semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan kita tentang negara. Apabila ada kritik, saran, dan masukan bisa dikirim ke redaksi kami. Terima Kasih.

Baca Artikel Lainnya:

ROM Adalah : Fungsi, Cara Kerja, dan Perbedaannya dengan RAM

Related posts: