Organisme Adalah : Ciri-ciri, Fungsi dan Contohnya

Posted on

Adalah.Co.IdOrganisme adalah berbagai macam makhluk hidup yang ada di dunia ini (hewan, tumbuhan, mikroorganisme, dll) yang saling terkait satu sama lain, saling mempengaruhi, dan bekerja sama untuk suatu tujuan tertentu. Secara etimologi, organisme berasal dari bahasa Yunani ‘organon’ atau ‘organimos’ yang mempunyai definisi alat.

Setiap organisme tentu saja memerlukan sumber nutrisi (makanan), tumbuh, mengeluarkan limbah, berkembang biak, hingga akhirnya mati. bagian paling penting Dalam rantai makanan yaitu ada pada organisme tumbuhan.

‘Produsen’ dari kehidupan diistilahkan sebagai Tumbuhan, karena organisme jenis ini memanfaatkan cahaya matahari untuk kemudian diubah menjadi energi kimia (oksigen). Proses tersebut dinamakan fotosintesis; proses yang memastikan seluruh organisme hidup dan seluruh rantai makanan berfungsi.

Organisme-Adalah
Organisme Adalah

Bakteri adalah Organisme yang paling beraneka ragam, organisme jenis ini hampir terdapat di setiap permukaan bumi. Di muka bumi ini Organisme yang paling sederhana yaitu organisme Bakteri, terlepas dari artian yang buruk yang selalu kita pikirkan ketika terlintas kata ‘bakteri’.

Bakteri disebut-sebut sebagai bentuk awal mula munculnya kehidupan di bumi. Jenis lain dari organisme: protozoa, alga, dan jamur. organisme yang memiliki lebih dari satu sel adalah istilah organisme yang kompleks.

CIRI-CIRI ORGANISME

Setiap benda atau objek, pasti memiliki ciri ciri yang melekat pada objek tersebut. Begitu pun dengan organisme atau makhluk hidup ini juga memiliki ciri ciri yang bisa kita lihat dan baca pada list ciri ciri organisme berikut ini.

1. Memerlukan Nutrisi

Setiap organisme apapun yang hidup dan berkembang pasti sangat membutuhkan akan adanya sumber nutrisi untuk asupan energi bagi tubuh. Nutrisi disini juga berperan dalam memperbaiki sel sel yang rusak sehingga bisa kembali normal dan berfungsi dengan baik.

Sumber Nutrisi bagi organisme di dapatkan dari makanan – makanan yang Ia makan. Terkadang, makanan yang dimakan justru memberikan efek tidak baik terhadap sel sel dan dapat merusaknya. Jadi, organisme tidak bisa sembarangan memakan sesuatu.

2. Bernafas

Bernafas merupakan proses masuknya oksigen kedalam tubuh dan dikeluarkan kembali dalam bentuk karbondioksida. Proses ini berjalan secara alami atau refleks tanpa perlu di perintah atau di pikirkan.

3. Bergerak

Ciri – ciri dari organisme adalah bisa bergerak, meskipun beberapa organisme sangat jarang bergerak. Pergerakan pada Organisme dilakukan untuk melakukan aktifitas apapun seperti mencari makan atau sebagainya. Organisme seperti manusia terkadang hanya bergerak dalam berolahraga dan melakukan kegiatan lain supaya tubuh tetap sehat dan menjaga kelenturan tubuh.

4. Tumbuh

Setiap organisme yang hidup dan berkembang pasti memiliki pertumbuhan yang bisa kita bedakan dari bentuk atau ukuran sebelumnya. Beberapa Organisme dapat tumbuh jika dipengaruhi dari berbagai faktor yang ada, yakni sumber nutrisi yang Ia makan serta aktifitas pendukung dalam bertumbuh dan berkembang.

5. Berkembang Biak

Berkembang biak merupakan ciri takdir yang tak bisa di lepaskan dari organisme, ya berkembang biak. Baik manusia, hewan, tumbuhan dan mikro organisme memiliki kemampuan untuk berkembang biak. Berkembang biak ini memiliki tujuan yakni mempertahankan spesies dari organisme tersebut agar terus memiliki keturunan.

6. Peka terhadap rangsangan

Peka terhadap rangsangan disini maksudnya adalah organisme mampu memberikan imbal balik dari setiap rangsangan yang ia terima.

7. Beradaptasi

Setiap organisme memiliki kemampuan masing – masing dalam hal beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan yang berbeda – beda. Seperti contoh tumbuhan Jati yang menggugurkan daunnya supaya mengurangi penguapan air akibat terik panas matahari.

8. Mengeluarkan zat sisa

Semua makhluk hidup atau organisme pasti mengeluarkan zat sisa baik zat sisa yang berasal dari sistem pencernaan atau zat sisa yang berasal dari sistem pernapasan. Seperti contoh manusia bernapas mengeluarkan zat karbondioksida dan mengeluarkan sisa makanan dari sistem pencernaan.

FUNGSI ORGANISME DALAM EKOSISTEM

1. Produsen : merupakan bentuk organisme yang dapat menyusun senyawa organik dari senyawa anorganik yang berfungsi untuk menyediakan makanannya sendiri dalam berkembang biak dan bertahan hidup.

contoh : tumbuhan gangang, bakteri( hijau dan ungu).

2. Konsumen : organsime yang memanfaatkan senyawa organik dari MH lain.

pembagian MH :

  • karnivora : pemakan daging
  • herbivora : pemakan tumbuhan
  • omnivora : pemakan segalanya

3. Detrivor : organisme pemakan partikel-partikel organik (detribus)

contoh : lipan, siput, cacing tanah, dll.

4. Decomposer : merupakan suatu organisme yang dapat mengubah atau mengolah partikel-partikel organik menjadi partikel anorganik untuk bertahan hidup dan berkembang.

contoh : jamur, bakteri.

CONTOH ORGANISME

Ciri lainnya yang mendefinisikan untuk menjadi suatu organisme termasuk beberapa tingkat respon terhadap rangsangan, reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan, serta pengaturan diri, yang juga dikenal sebagai homeostasis.

Organisme yang hanya terdiri dari satu sel merupakan organisme uniseluler, sedangkan organisme multiseluler dapat terdiri dari triliunan sel dalam tubuhnya misalnya seperti yang tedapat pada hewan. Sel – sel dikelompokkan menjadi jaringan dan organ yang masing-masing melaksanakan fungsi tertentu dalam organisme multiseluler yang kompleks.

Contoh organisme diantaranya yaitu manusia, singa, ikan, anjing, tumbuhan, jamur, dan makhluk hidup lainnya.

KLASIFIKASI ORGANISME

Organisme dikelompokan kedalam lima kerajaan berdasarkan:

  1. Ada atau tidaknya membran inti
  2. Uniseluler (satu sel) atau multiseluler (banyak sel)
  3. Jenis nutrisi yang digunakan oleh organisme (heterotrofik atau autotrofik)

1. Kingdom Monera

  • Memiliki struktur sel primitif kurang membran nuklir – prokariota
  • Sebagian besar kerajaan ini adalah uniseluler
  • Dua filum utama yaitu: Bakteri (heterotrofik) dan Alga Biru-hijau (autotrofik)

2. Kingdom Protista

  • Kingdom Protista cenderung memiliki membran di sekitar inti sel – eukariotik
  • Didominasi oleh organisme uniseluler
  • Dua filum utama yaitu: Protozoa – binatang heterotrofik (paramecia, amoeba), Alga – tanaman autotrofik (Spirogyra)

3. Kingdom Fungi (Jamur)

  • Kingdom Fungi cenderung memiliki membran di sekitar inti sel – eukariotik
  • Menyerap makanan dari lingkungannya (heterotrofik)
  • Disusun dalam bentuk filamen berinti yang sangat banyak contohnya cetakan roti (multiseluler), jamur (multiseluler), ragi (uniseluler)

4. Kingdom Plantae (Tumbuhan)

  • Kingdom Plantae cenderung memiliki membran di sekitar inti sel – eukariotik
  • Organisme multisel
  • Organisme fotosintetik (autotrofik)

5. Kingdom Animalia (Hewan)

  • Merupakan kingdom terbesar dari klasifikasi 5 kingdom
  • Kingdom Animalia cenderung memiliki membran di sekitar inti sel – eukariotik
  • Multiseluler
  • Mencerna makanan mereka (heterotrofik)
Empat Filum utama, yaitu:

Coelentera

  • hanya memiliki dua lapisan sel
  • memiliki rongga tubuh berongga
  • contohnya: hydra, ubur-ubur

Annelida

  • telah tersegmentasi dinding tubuh (cincin)
  • contohnya: cacing tanah, sandworm

Arthropoda

  • memiliki exoskeleton (rangka)
  • memiliki pelengkap bersendi
  • contohnya: belalang, lobster, laba-laba, serangga

Chordata

  • memiliki kabel saraf punggung
  • memiliki endoskeleton
  • contohnya: hiu, katak, manusia, kucing
PERKEMBANGAN ASEKSUAL PADA ORGANISME
  • Vegetatif Alami
  • Vegetatif Buatan
PERKEMBANGAN SEKSUAL PADA ORGANISME

1. Fertilisasi Internal

• Bertelur (OVIPAR)

Dalam perkembangan seksual pada organisme Bertelur (OVIPAR) Embrio tersebut akan berkembang di luar tubuh induk dengan struktur yang bercangkang. Telur embrio akan dikeluarkan dari tubuh induk. Cangkang ini tersusun atas zat kapur yang memiliki fungsi sebagai pelindung telur embrio dari kehilangan air.

Berkembang diluar tubuh tidak mennghalangi perkembangan embrio. Telur embrio telah dilengkapi dengan kantung kuning (yolksacs) yang merupakan nutrisi untuk menyuplai perkembangan embrio selama di dalam cangkang. Hewan memiliki waktu yang bervariasi dalam perkembangan embrionya, hal ini dapat ditujukan dengan ukuran telurnya.

• Melahirkan (VIVIPAR)

Embrio berkembang di dalam tubuh induk betina (rahim). Embrio akan mendapat suplai makanan dari pembuluh darah induk melalui hubungan plasenta. Embrio akan berkembang di dalam rahim induk betina dalam masa mengandung yang waktunya sangat bervariasi pada tiap-tiap hewan.

• Bertelur melahirkan (OVOVIVIPAR)

Suatu kombinasi antara bertelur dengan melahirkan. Embrio disimpan dalam bentuk telur tak bercangkang di dalam tubuh pada masa perkembangan ini. Telur-telur ini diciptakan dan dilengkapi dengan kantung kuning untuk menyuplai makanan dalam perkembangan embrio. Sampai waktu yang ditentukan, telur-telur ini pecah di dalam tubuh induk betina, dan keluar dari tubuh betina.

Baca Artikel Lainnya :

Related posts: