Owner Adalah : Perbedaan Owner, Founder, COO dan CEO

Posted on

Adalah.Co.Id – Perusahaan yang mapan tentu memiliki struktur organisasi untuk mendefinisikan peran dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Jika Anda melihat bagian atas tabel, beberapa posisi kepemimpinan mereka. Mulai dari CEO, COO dan C-C lainnya atau umumnya sebagai C-level alias eksekutif tertinggi di perusahaan multinasional. Belum lagi founder dan owner-nya.

Meskipun Anda sering mendengarnya, Anda sebenarnya tahu yang mana dan bagaimana posisi kepemimpinan bekerja. Mari kita bahas definisi owner, founder, ceo, coo dll.

Owner / Pemilik

Owner-Gojek
Gambar Owner Gojek (Nadiem Makarim)

Kalau owner itu lebih mengarah ke pemilik usaha atau yang berinvestasi ke perusahaan tersebut. Owner ini dapat perorangan atau grup. Intinya adalah bahwa setiap orang yang terlibat atau menanam saham dalam perusahaan, meskipun founder mempunyai saham dalam perusahaan, disebut sebagai owner. Misalnya, jika founder menjual sahamnya, ia secara otomatis mengundurkan diri sebagai owner hingga ia masih dikenal sebagai founder.

Founder / Pendiri

Founder-Facebook
Gambar Founder Facebook (Mark Zuckerberg)

Founder itu nama yang diberikan bagi orang pertama yang mendirikan atau memberikan ide usaha, sedang rekan lainnya bisa disebut sebagai co-founder. Founder ini mengacu pada orang pertama yang memulai atau menemukan ide bisnis. Jika Founder atau penemu perusahaan memiliki dua orang atau lebih, ia dapat disebut sebagai co-founder.

Jadi co-founder adalah mitra yang bekerja dengan pendiri, yang dikatakan sebagai yang pertama. Tetapi kuota yang menjadi pendiri dan salah satu pendiri dikembalikan kepada mereka yang besangkutan. Misalnya, Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, dan kelima temannya menjadi co-founder.

COO (Chief Operating Officer)

COO-(Chief-Operating-Officer)
Gambar Chief Hierarchy Chart

Kalau COO (Chief Operating Officer) memiliki tanggung jawabnya lebih ke kegiatan operasional perusahaan. Wakil Direktur ini biasanya disebut sebagai Direktur Operasi, yang berperan dalam mengarahkan bisnis internal perusahaan. Tugasnya sendiri bervariasi tergantung pada model bisnis perusahaan yang dipimpinnya. Sebagai contoh, COO di perusahaan distribusi ritel menjaga kelancaran ketersediaan barang dan produktivitas karyawan. COO ini melaporkan tanggung jawabnya langsung ke CEO.

CEO (Chief Executive Office)

CEO-Microsoft
CEO Microsoft (Satya Nadella)

CEO (Chief Executive Office) kalau yang ini jabatan tertinggi di perusahaan yang tugasnya adalah memimpin keseluruhan perusahaan. CEO atau Pemimpin biasanya disebut sebagai Direktur. CEO ditunjuk oleh Dewan Komisaris atau sekelompok orang yang mengawasi kegiatan perusahaan. Untuk menjalankan bisnis, CEO harus dapat membuat keputusan yang cepat dan akurat, meminimalkan risiko bisnis, dan meningkatkan laba perusahaan. Nah kalau CEO ini membutuhkan bantuan dari sejumlah perwakilan C-level, seperti yang dibahas di atas.

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya :

Related posts: