Perubahan Kimia Adalah : Contoh Perubahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari Beserta Ciri-cirinya

Posted on

Adalah.Co.IdPerubahan Kimia adalah perubahan zat yang akan dapat menghasilkan suatu zat baru dengan sifat kimia yang berbeda dengan zat asalnya. Perubahan kimia juga dikenal sebagai reaksi kimia. Proses terjadinya perubahan kimia dapat dilihat dari pembentukan endapan atau gas, serta terjadinya perubahan warna.

Gelembung gas juga merupakan hasil pembentukan dari perubahan kimia. Perubahan kimia mungkin juga mengakibatkan pembentukan endapan. Perubahan Kimia dapat berupa suatu penggabungan suatu zat atau peruraian suatu gas.

Pengertian Perubahan Kimia Menurut Para Ahli

1. Brady
Pengertan ilmu kimia menurut Brady pada tahun 1994 adalah sebuah ilmu mengenal bahan kimia. Zat abstrak bahan kimia bukanlah suatu hal yang perlu ditakuti oleh manusia. Bahan kimia ini mencakup benda yang ada di sekitar kita.

Ilmu kimia merupakan ilmu murni yang mempelajari bahan-bahan yang ada di alam semesta, interaksi di antaranya dan perubahan energi yang berhubungan karena adanya perubahan-perubahan alam.

2. Agung Nugroho Catur Saputro & Irwan Nugraha
Pendapat dari Agung Nugroho Catur Saputro dan Irwan Nugraha di tahun 2008 mengemukakan bahwa definisi kimia merupakan ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang materi yang meliputi struktur, susunan, sifat, dan perubahan materi serta energi yang menyertainya.

3. Irfan Anshory
Pengertian ilmu kimia menurut Irfan Anshory di tahun 2000 adalah cabang ilmu pengetahuan alam yang mempelajari struktur materi, sifat-sifat materi, perubahan suatu materi menjadi materi lain, serta energi yang menyertai perubahan materi.

Perubahan-Kimia-Adalah
Perubahan Kimia Adalah

Ciri – Ciri Perubahan Kimia

Terdapat beberapa ciri-ciri dalam perubahan kimia atau juga disebut reaksi kimia dapat diketahui ciri-cirinya. Berlangsungnya perubahan kimia memiliki cirri-ciri antara lain adalah terbentuknya gas, terbentuknya endapan, terjadinya perubahan warna, dan terjadinya perubahan suhu suatu zat. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu-persatu ciri-ciri perubahan kimia tersebut.

1. Menghasilkan Gas
Pernahkah kamu melarutkan tablet vitamin berkalsium tinggi (tablet effervescent) ke dalam segelas air? Ketika kamu melarutkan tablet vitamin berkalsium tinggi ke dalam segelas air, kamu akan melihat gelembung-gelembung gas muncul dari dalam larutan.

Terbukti dalam hal ini peristiwa yang ditumbulkan reaksi kimia berupa gas. Selain contoh tersebuat, kita juga dapat mengamati saat kita membuka kaleng minuman berkarbonasi reaksi kimia yang terjadi adalah gas yg dihasilkan.

Gas apakah yang terbentuk dari reaksi kimia tersebut? Berikut ini adalah reaksi-reaksi kimia yang menghasilkan dan beberapa uji gas yang dihasilkan.

  • Uji Karbon Dioksida
    Untuk menguji adanya gas CO2, digunakan selang yang dihembuskan dalam wadah yang berisi air kapur. Kalian akan segera menemukan endapan putih dari kalsium karbonat yang tidak larut dalam air.
  • Uji Oksigen
    Uji ini dilakukan dengan menggunakan lidi atau bambu membara. Lidi diletakkan di depan mulut tabung tempat reaksi berlangsung. Bili lidi atau bambu membara berarti gas yang dihasilkan adalah oksigen.
  • Uji Hidrogen
    Gas hidrogen sebagai hasil dari suatu reaksi dapat kamu kumpulkan dalam sebuah tabung reaksi. Tutup mulut tabung dengan menggunakan jari jempolmu beberapa saat. Geserlah jari jempolmu dan dekatkan batang korek api menyala di depan mulut tabung. Jika kamu mendengar suara letupan kecil berarti terdapat gas hidrogen yang bereaksi dengan udara.
  • Uji pengenalan Gas Alam Sulfida
    Gas alam sulfida dapat direaksikan kembali dengan seng klorida (ZnCi2) sehingg akan terbentuk endapan putih seng sulfida ( ZnS). Cara lain dengan meletakkan kertas saring yang dibasahi dengan larutan timbal nitart (Pb (NO3)2) dei depan mulut tabung tempat reaksi kimia berlangsung.Jika rekasi kimia tersebut menghasilkan gas asam sulfida, kertas saring tersebut akan berubah warna menjadi hitam.
  • Uji Pengenalan Gas Amoniak
    Gas amoniak bersifat sangat mudah larut dalam air selain memiliki bau busuk yang khas, larutan amoniak dalam air bersifat basa. Sifat basa dapat dikenali dengan kertas lakmus merah. Jika lamus berubah warnanya menjadi biru, berarti gas amoniak telah terbentuk.

2. Terbentuknya Endapan
Di sekitar kita banyak dijumpai reaksi kimia yang dapat menghasilkan endapan. Coba amati dasar panci yang digunakan untuk merebus air, apakah ada zat yang menempel di dasar panci tersebut? Zat tersebut adalah senyawa karbonat yang terbentuk ketika air yang mengandung kapur dipanaskan. Memperkirakan apakah endapan terbentuk atau tidak dalam mereaksikan dua larutan, dapat menggunakan tabel beriku ini.

Berdasarkan label diatas dapat disimpulkan bahwa:

  1. Semua senyawa nitrat larut (senyawa nitrat tidak mengendap)
  2. Senyawa AgCI dan HgBr mengendap
  3. Senyawa barium yang mengendap adalah barium sulfat dan barium karbonat.

Pengertian endapan adalah zat yang memisahkan diri sebagai fase padat dari larutan. Bentuk endapan dapat berupa koloid atau kristal dan didapat dari pengeluaran larutan dengan penyaringan atau sentrifugasi. Endapan dapat terbentuk ketika larutan menjadi terlalu jenuh dengan zat yamg terlarut.

Kelarutan dari suatu endapan juga sama dengan konsentrasi molar dari larutan jenuhnya. Kelarutan endapan bertambah besar dengan kenaikan suhu, meskipun dalam beberapa hal khusus (seperti kalium sulfat), terjadi sebaliknya. Laju kenaikan kelarutan dengan suhu berbeda-beda. dalam beberapa alasan, perubahan kelarutan dengan diikuti perubahan suhu dapat dijadikan alasan pemisahan.

Pemanfaatan pengendapan dengan reaksi kimia sudah lama digunakan untuk proses penjernihan air. Air sumur yang keruh yang bercampur dengan lumpur jika ditambahkan tawas, Air yg bercampur lumpur tersebut dapat dijernihkan dengan penambahan tawas. Reaksi kimia tawas tersebut akan mengikat partikel-partikel lumpur yg tercampur dengan air tersebut sehingga menggumpal dan akhirnya mengendap.

3. Terjadinya Perubahan Warna
Pernahkah kamu perhatikan perubahan pada buah apel setelah dimakan dan dibiarkan beberapa saat? buah apel yan segar mengalami perubahan warna menjadi kecoklatan setelah beberapa saat dibiarkan. Perubahan warna ini menunjukkan bahwa zat kimia yang terdapat dalam apel bereaksi dengan udara.

4. Perubahan Suhu
Apakah kamu pernah melihat petasan meledak? Ledakan dari petasan tersebut merupakan hasil dari reaksi kimia. Semua reaksi selalu melibatkan energi. Beberapa reaksi kimia dapat menyerap energi dan ada juga yang dapat melepaskan energi. Energi yang menyertai reaksi kimia berupa cahaya, energi listrik, panas, atau suara. Suatu reaksi kimia yang dapat menghasilkan energi dinamakan reaksi eksoterm. Jika energi tersebut berupa panas, kamu dapat mengetahuinya dengan mengukur kenaikan suhunya. Reaksi pembakaran merupakan contoh reaksi eksoterm. Reaksi kimia yang memerlukan energi dinamakan endoterm.

Contoh Perubahan Kimia Dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh perubahan kimia umumnya yaitu ketika kayu dibakar dan menjadi arang. Pembakaran kayu menyebabkan batang berubah jadi arang. Selain perubahan pada wujud, susunan partikel kayu pun akan berubah karena terdapat reaksi kimia dari pembakaran dengan api. Arang juga tak bisa dikembalikan lagi menjadi kayu seperti wujud semulanya. da hal ini sama dengan ciri-ciri pada perubaha kimia

Lebih lengkapnya berikut yaitu contoh-contoh perubahan kimia yang terjadi pada kehidupan sehari-hari

  1. Kertas dibakar menjadi abu
  2. Besi berkarat
  3. Daun kering diproses menjadi pupuk kompos
  4. Pembakaran bahan bakar pada kendaraan bermotor
  5. Proses pembusukan buah apel
  6. Nasi dibiarkan menjadi basi
  7. Proses fotosintesis tumbuhan
  8. Kedelai diolah menjadi tempe dan tahu
  9. Memanggang kue
  10. Ledakan petasan atau kembang api
  11. Proses metabolisme makanan pada tubuh
  12. Batang kayu dibakar menjadi arang
  13. Susu menggumpal menjadi asam
  14. Pelarutan perak nitrat dan garam dapur menghasilkan natrium nitrat dan endapan perak klorida
  15. Memasak / memanggang daging
  16. Proses mencerna gula dengan amilase air liur
  17. Memasak telur yang mengubah bagian protein telur dari bening hingga menjadi putih.
  18. Pemurnian emas.
  19. Daya baterai yang menurun akibat dipakai
  20. Elektroplating logam

Baca Juga >>>

Electronic Control Unit (ECU) Adalah : Fungsi dan Prinsip Kerja Pada Kendaraan

Filtrasi Adalah : Jenis Jenis Pemisah Kimia dan Contohnya

Sublimasi Adalah : Tujuan Sublimasi dan Contohnya

Related posts: