Pleuritis Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Pleuritis adalah peradangan yang terjadi pada pleura. Pleura terdiri dari dua lapisan jaringan tipis yang menutupi bagian dalam rongga dada dan paru-paru.

Ada cairan pleural antara dua jaringan yang memiliki fungsi melumasi lapisan saat digosok. Ketika jaringan pleural menjadi meradang, dua lapisan pleura tidak dapat membantu menggosok secara merata.

Pleura adalah selaput tipis yang menutupi paru-paru dan dinding dada bagian dalam. Pleura terdiri dari dua lapisan. Dua lapisan ini mencegah paru-paru bergesekan dengan dinding rongga dada. Di antara dua lapisan paru-paru ini ada cairan pleural yang bertindak sebagai pelumas dan mengurangi gesekan saat bernafas.

Peradangan umumnya disebabkan oleh infeksi. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, terutama saat bernafas. Nyeri juga dapat terjadi ketika pasien batuk, bersin atau melakukan gerakan tertentu.

Pleuritis-Adalah
Pleuritis Adalah

Penyakit ini dapat menyebar ke orang lain jika penyebabnya adalah kondisi infeksi yang mudah menular. Perawatan untuk penyakit ini biasanya berfokus pada mengobati infeksi atau penyebab peradangan lainnya.

Penyebab Pleuritis

Pleuritis terjadi ketika pleura teriritasi dan meradang. Peradangan ini menyebabkan pleura membengkak dan cairan pleura menjadi lengket. Kondisi ini menyebabkan nyeri dada ketika dua lapisan pleura bergesekan (menghirup) ketika paru-paru mengembang.

Penyebab radang selaput dada adalah virus, infeksi bakteri atau jamur seperti virus influenza atau bakteri tuberkulosis. Selain infeksi, radang selaput dada atau radang selaput dada juga dapat disebabkan oleh:

  1. Penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis dan lupus.
  2. Gangguan organ paru seperti emboli paru.
  3. Kanker paru-paru.
  4. Cedera dada.
  5. Penyakit keturunan seperti anemia sel sabit.

Gejala Pleuritis

Gejala utama Pleuritis adalah nyeri hebat yang terasa tajam dan menembus dada, terutama saat bernafas. Rasa sakit bertambah buruk saat Anda bersin, batuk, tertawa, atau bergerak. Namun, Anda bisa rileks saat menahan napas atau menekan area dada.

Selain nyeri dada, orang yang terkena Pleuritis atau radang selaput dada mungkin mengalami gejala berikut:

  1. Demam
  2. Menggigil
  3. Nafsu makan menurun
  4. Sakit kepala
  5. Nyeri sendi dan otot
  6. Nyeri bahu dan punggung
  7. Batuk kering
  8. Sesak napas.

Diagnosis Pleuritis

Dokter akan menanyakan gejala dan riwayat medis pasien sebagai langkah pertama dalam mendiagnosis Pleuritis atau radang selaput dada. Selanjutnya, dokter akan menggunakan stetoskop untuk memeriksa suara di organ paru-paru.

Untuk mendeteksi peradangan pada pleura atau paru-paru, dokter melakukan pemeriksaan pemindaian paru-paru. Beberapa tes yang dapat dilakukan adalah rontgen dada, CT scan dada, dan USG dada. Pemeriksaan juga dapat mendeteksi penumpukan cairan di ruang antara pleura.

Jika cairan pleural menumpuk, ahli paru melakukan thoracocentesis atau tusukan pleural. Ini adalah prosedur untuk mengumpulkan cairan paru-paru dengan jarum khusus untuk tes laboratorium.

Selain tes pemindaian, dokter melakukan tes lain untuk mendukung diagnosis. Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

  1. Tes darah untuk mendeteksi tanda-tanda infeksi atau kondisi radang selaput dada lainnya seperti rheumatoid arthritis dan lupus.
  2. Elektrokardiogram (EKG) untuk memeriksa apakah nyeri dada disebabkan oleh kelainan jantung.
  3. Thoracoscopy atau pleuroscopy untuk memeriksa kondisi rongga dada melalui tabung yang dilengkapi dengan kamera video. Jika perlu, pemeriksaan ini juga disertai dengan biopsi untuk mengambil sampel jaringan pleura.

Pengobatan Pleuritis

Perawatan untuk Pleuritis bervariasi tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Tahap-tahap pengobatan bertujuan untuk mengatasi peradangan, menghilangkan rasa sakit, dan mengobati penyakit yang menyebabkan radang selaput dada.

Berikut ini adalah beberapa jenis obat yang dapat digunakan untuk menangani pleuritis atau pleurisy:

  1. Antibiotik, seperti antibiotik sefalosporin yang digunakan untuk mengobati radang selaput dada yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  2. Antijamur, seperti flukonazol, digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang menyebabkan radang selaput dada.
  3. Obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen untuk mengobati peradangan dan meredakan nyeri dada.
  4. Obat pengencer darah atau antikoagulan seperti warfarin dan heparin untuk mengobati radang selaput dada yang disebabkan oleh emboli paru.
  5. Kodein untuk meredakan batuk.
  6. Imunosupresan seperti prednison dan siklosporin digunakan untuk mengobati radang selaput dada yang disebabkan oleh penyakit autoimun seperti rheumatoid arthritis.

Radang selaput dada yang disebabkan oleh virus dapat pulih dalam beberapa hari dengan istirahat yang cukup, sehingga tidak diperlukan obat antivirus.

Operasi dapat dilakukan jika radang selaput dada disebabkan oleh kanker paru-paru. Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan sebagian atau seluruh organ paru-paru. Selain operasi, terapi radiasi atau kemoterapi juga dapat digunakan untuk mengobati kanker paru-paru.

Pencegahan Pleuritis

Pleuritis dapat dicegah dengan menghindari penyebab yang mendasarinya. Penyebabnya adalah infeksi bakteri. Bakteri pneumokokus adalah bakteri yang sering menyebabkan infeksi paru-paru dan pleura. Langkah-langkah untuk mencegah radang selaput dada atau radang selaput dada akibat infeksi bakteri adalah dengan vaksin pneumokokus (vaksin PCV).

Pleurisy peka terhadap perokok, jadi merokok adalah upaya mencegah radang selaput dada. Tidak merokok juga dapat mencegah kanker paru-paru yang dapat menyebabkan radang selaput dada.

Komplikasi Pleuritis

Jika Pleuritis tidak segera diobati, cairan dapat menumpuk di ruang antara pleura (efusi pleura). Komplikasi ini sering terjadi pada pasien dengan radang selaput dada karena infeksi bakteri atau emboli paru.

Efusi pleura ditandai dengan memburuknya nafas pendek dan mulut serta jari membiru karena kekurangan oksigen dalam tubuh (sianosis).

Efusi pleura dapat pulih jika kondisi yang menyebabkan radang selaput dada berhasil diobati. Jika perawatan radang selaput dada tidak dapat mengatasi efusi pleura yang terjadi dan dokter akan melakukan prosedur bedah untuk mengeluarkan cairan dari rongga pleura.

Sekian artikel tentang Pleuritis ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>