Proofreading Adalah : Proses, Target, Bentuk dan Tugas Proofreading

Posted on

Adalah.Co.Id – Proofreading adalah membaca ulang kembali untuk memeriksa sebuah penulisan untuk mengetahui apakah ada yang salah atau tidak. Ini sangat penting bagi Anda yang menyelesaikan tugas akhir.

Proofreading sangat berguna untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi pada penulisan yang mungkin terjadi ketika Anda menulis, khususnya menulis menggunakan bahasa Inggris. Jika Anda melihat-lihat, tugas proofreading sangat sederhana. Namun jauh dari kenyataan. Tapi itu semua tergantung pada bagaimana semua orang menilai itu. Karena jika Anda benar-benar mencintai pekerjaan ini, Anda tidak akan terganggu, tetapi merasa nyaman.

Proofreading adalah suatu proses dimana seorang proofreader membaca cetakan terakhir suatu buku, naskah, dokumen dan mengoreksi kesalahan dalam cetakan tersebut. Dengan kata lain, proofreading adalah aktivitasnya, sedangkan proofreader adalah pelaku yang melakukan aktivitas proofreading tersebut.

Koreksi biasanya meliputi koreksi kesalahan dalam punktuasi, pengejaan dan struktur kalimat, tetapi bisa juga mencakup isi. Di abad 15-19, ini sangat penting dan beberapa penulis dikenai tindakan (hukum) dan didenda karena mereka tidak memperbaiki formulir karena koreksi korektor.

Proofreading-Adalah
Proofreading Adalah

Proofreader biasanya lulusan perguruan tinggi (sarjana). Namun, ada beberapa proofreader yang telah memulai karir mereka sejak awal studi mereka, terutama siswa yang berspesialisasi dalam pengajaran bahasa, linguistik atau sastra. Namun, korektor juga bisa menjadi seseorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman khusus di bidang penulisan atau telah menjalani pelatihan pemotongan.

Proses Proofreading

Tidak sedikit yang belum mengetahui cara kerja proofreader. Beberapa bahkan berpikir bahwa tugas proofreading adalah menulis ulasan. Nama lain untuk proofreader adalah korektor. Ada yang mengatakan bahwa proofreading memiliki latar belakang akademis dalam mengedit dan tidak yang lain.

Hal ini berkaitan dengan simbol-simbol pemeriksaan. Namun, ini bisa diakali dengan fitur Track Changes di Word sehingga mereka yang melakukannya dapat dikenali. Proofreaders bekerja kadang-kadang bahannya dalam bentuk hardcopy dan terkadang softcopy.

Target Kerja Proofreader

  1. Komposisi kalimat yang mudah dicerna dan dapat dipahami oleh siapa saja yang membacanya, sehingga tidak ada kalimat yang tidak bisa dipahami oleh semua kalangan
  2. Struktur kalimat yang sesuai dengan EYV
  3. Kurangi kesalahan pengetikan dalam teks yang diterjemahkan.

Bentuk Kerja Proofreading

  1. Membaca ulang naskah terjemahan secara keseluruhan dengan asumsi proofreader tidak tahu bahasa Arab
  2. Memperbaiki struktur kalimat, yang sulit dipahami atau tidak cocok dengan EYD
  3. Memberikan evaluasi atas kelebihan atau kekurangan dari naskah dalam kaitannya dengan bahasa Indonesia (sangat diutamakan memberikan contoh kalimat jika terdapat kekurangan).

Tugas Proofreading

proofreader berada di bawah editor, tetapi pekerjaannya tidak tidak semudah yang diperkirakan dan membutuhkan akurasi yang sangat tinggi. Apa yang akan diperiksa selama proofreading? Berikut, mengenai tugas proofreader.

  1. Cek ejaan. Ejaan ini merujuk ke KBBI, tetapi ada beberapa kata yang mencerminkan gaya penerbit
  2. Pemenggalan kata-kata yang merujuk ke KBBI
  3. Konsistensi nama dan ketentuan
  4. Perhatikan judul bab dan penomorannya
  5. Perhatikan tanda baca.

Harga Jasa Proofreading

Biasanya, honor editor masih di bawah penulis dan penerjemah. Tidak jauh beda dengan proofreader yang honornya lebih rendah daripada editor, tetapi keberadaan proofreading adalah sangat penting. Dalam penerbit, proofreading melibatkan pekerjaan asisten editorial. Pemimpin redaksi menjelaskan bahwa kontribusi peninjau terhadap pemeriksaan naskah adalah bahwa suatu kata atau kalimat yang tidak masuk akal, karena menulis dan menerjemahkan itu tidak pantas. Pada saat itu, naskah dikembalikan ke penerbit untuk memperbaikinya.

Sehingga tidak heran jika titik koma dan huruf besar-kecil menjadi tanggung jawab proofreader, karena editor internal tidak selalu berurusan dengan teks, tetapi juga berurusan dengan proposal untuk konsep periklanan, menemukan penulis untuk komunikasi, menyiapkan SPK untuk penerusan kepada pihak keuangan, Percakapan dengan desainer yang dibutuhkan dan banyak lagi. Apakah pekerjaan proofreader sangat mudah? Apakah pekerjaan itu mudah atau tidak tergantung pada setiap orang yang menilai itu. Ketika kita sudah mencintai sebuah pekerjaan, maka semua akan terasa mudah dan menyenangkan.

Sekian artikel tentang Proofreading ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: