Proses Produksi Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Proses produksi adalah suatu kegiatan yang menggabungkan berbagai faktor produksi yang ada dalam upaya menciptakan suatu produk, baik itu barang atau jasa yang memiliki manfaat bagi konsumen.

Proses produksi juga disebut sebagai pengolahan bahan baku dan bahan pembantu dengan peralatan untuk menghasilkan produk yang lebih berharga daripada bahan baku.

Hasil dari kegiatan produksi adalah barang dan jasa. Aset adalah sesuatu yang memiliki sifat fisik dan kimia dan memiliki waktu tertentu. Mengingat kenyataan bahwa layanan tidak memiliki sifat fisik dan kimia dan tidak ada rentang waktu antara produksi dan konsumsi.

Baca Juga : HRIS Adalah

Proses produksi adalah kegiatan di mana berbagai faktor (kombinasi) dari produksi yang ada digunakan untuk membuat suatu produk, baik barang maupun jasa dengan manfaat bagi konsumen.

Proses produksi juga disebut sebagai pengolahan bahan baku dan bahan pembantu dengan peralatan untuk menghasilkan produk yang lebih berharga daripada bahan awal.

Proses-Produksi-Adalah
Proses Produksi Adalah

Hasil dari kegiatan produksi adalah barang dan jasa. Barang adalah benda yang memiliki sifat fisik dan kimia dan memiliki periode waktu tertentu.

Sedangkan jasa adalah sesuatu yang tidak memiliki sifat fisik dan kimia dan tidak memiliki periode antara produksi dan konsumsi.

Karakteristik Proses Produksi

Ada beberapa fungsi dalam mengelola kegiatan produksi. Berikut adalah beberapa karakteristik yang didasarkan pada proses, jenis, dan jangka waktu, berikut penjelasanya:

Berdasarkan Proses

  1. Produksi langsung, kegiatan ini mencakup produksi primer dan produksi sekunder. Produksi primer yaitu kegiatan produksi langsung dari alam. Misalnya pertanian, pertambangan, perikanan dan lainnya. Produksi sekunder yaitu proses produksi yang menambah nilai pada artikel yang ada. Misalnya kayu untuk membangun rumah, baja untuk membangun jembatan dan lain-lain.
  2. Produksi tidak langsung, yaitu kegiatan produksi dengan memberikan hasil dari keterampilan atau layanan. Misalnya layanan mekanik, layanan kesehatan, layanan konseling dan lain-lain.

Berdasarkan Sifat

  1. Proses ekstraktif, yaitu di mana produk diperoleh langsung dari alam.
  2. Proses analitik, yaitu di mana produk tambahan diproduksi dalam bentuk yang mirip dengan aslinya.
  3. Proses fabrikasi, yaitu transformasi bahan baku menjadi produk baru.
  4. Proses sintetik, yaitu menggabungkan beberapa bahan dalam satu bentuk produk. Proses ini juga disebut sebagai perakitan.

Berdasarkan Jangka Waktu

  1. Produksi terus menerus, yaitu produksi di mana struktur yang berbeda digunakan untuk terus menghasilkan produk. Proses ini biasanya dalam skala besar dan tidak terpengaruh oleh waktu atau musim.
  2. Produksi terputus-putus, yaitu produksi yang kegiatannya tidak pernah dilakukan, tergantung pada musim, pesanan dan faktor lainnya.

Jenis-Jenis Proses Produksi

Dalam implementasinya, proses ini membutuhkan waktu yang berbeda, ada waktu yang pendek dan ada juga yang cukup lama. Bergantung pada implementasinya, proses produksi dapat dibagi menjadi empat jenis:

1. Produksi Jangka Pendek

Ini adalah kegiatan produksi cepat dan langsung menghasilkan produk (barang / jasa) untuk konsumen. Salah satu contohnya adalah produksi makanan seperti roti bakar, cakwe, makanan goreng dan lainnya.

Baca Juga : BI Rate Adalah

2. Produksi Jangka Panjang

Ini adalah kegiatan produksi yang memakan waktu. Misalnya, menanam padi, menanam kopi, membangun rumah dan banyak lagi.

3. Produksi Terus-Menerus

Ini adalah kegiatan yang produktif, di mana bahan baku yang berbeda diproses secara bertahap hingga menjadi produk jadi, dan proses berlanjut. Misalnya pabrik yang memproduksi kertas, gula, karet dan lainnya.

4. Produksi Berselingan

Ini adalah kegiatan produktif yang mengolah bahan mentah dengan menggabungkannya menjadi produk jadi. Misalnya, proses pembuatan sepeda motor di mana setiap bagian dibuat secara terpisah (setir, ban, mesin, knalpot dan lainnya). Proses kombinasi bagian-bagian ini mengarah ke sepeda motor.

Faktor-Faktor Produksi

1. Sumber Daya Alam

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang disediakan oleh alam dan yang dapat digunakan manusia dalam upayanya untuk menciptakan kekayaan. Sumber daya alam meliputi lingkungan alam, bumi dan kekayaan bumi.

2. Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia adalah keterampilan (kekuatan) atau upaya manusia dalam bentuk kemampuan fisik atau spiritual yang digunakan untuk meningkatkan penggunaan suatu objek. Berdasarkan kualitas, sumber daya manusia dapat dibagi menjadi tiga yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja terlatih, serta tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih.

3. Sumber Daya Modal

Sumber daya modal adalah alat produksi atau produk yang digunakan untuk memproduksi barang. Modal ini bukan dibeli oleh konsumen tetapi oleh produsen. Modal tidak boleh dalam bentuk uang. Modal bisa dalam bentuk barang yang diproduksi. Barang juga disebut alat produksi, seperti bangunan, mesin dan bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.

Baca Juga : KPP Adalah

4. Keahlian

Ini adalah faktor penting dalam menjalankan proses produksi. Pengalaman atau keterampilan individu penting untuk mengoordinasikan dan mengendalikan faktor-faktor produksi dalam produksi barang dan jasa.

Tujuan Proses Produksi

Dibawah ini merupakan beberapa tujuan proses produksi diantaranya sebagai berikut:

  1. Untuk menghasilkan suatu produk (barang / jasa).
  2. Untuk menjaga kelangsungan hidup sebuah perusahaan.
  3. Menawarkan nilai tambah untuk suatu produk.
  4. Untuk dapat memperoleh manfaat sedemikian rupa sehingga tingkat kemakmuran yang diinginkan tercapai.
  5. Untuk mengganti produk yang rusak, kedaluwarsa, atau bekas.
  6. Memuaskan permintaan pasar baik di pasar nasional maupun internasional.

Sekian artikel tentang proses produksi ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Related posts: