Prospektus Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Prospektus adalah sebuah informasi atau dokumen penting didalam proses penawaran umum, baik untuk ekuitas maupun obligasi. Prospektus berisi banyak informasi tentang status perusahaan yang terdaftar.

Penawaran perdana saham atau Intial Public Offering adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh penerbit untuk menjual saham baru kepada publik. Emiten berharap bahwa semua langkah publisitas dapat sepenuhnya diserap untuk mencapai target pengembalian yang diinginkan.

Namun sebaliknya, jika para pemodal deviden, capital gain, maupun hak-hak lain sebagai pemegang saham penting dalam menawarkan aktivitas sehingga investor dapat membuat keputusan investasi mereka dengan cepat dan akurat.

Prospektus-Adalah
Prospektus Adalah

Bagian Penting Dari Prospektus yang Harus Diperhatikan Calon Investor

1. Jumlah Saham yang Ditawarkan

Apabila perusahaan menawarkan saham, maka informasi tentang jumlah saham yang ditawarkan karena jumlah saham yang ditawarkan menunjukkan proporsi modal disetor yang akan dimiliki oleh publik. Jumlah saham yang ditawarkan ditambah perdagangan saham juga menjadi lebih likuid di bursa.

2. Nilai Nominaal dan Harga Penawaran

Nilai nominal merupakan nilai yang tercantung didalam surat saham yang terdaftar pada setiap saham yang dikeluarkan oleh perusahaan. Harga saham yang ditawarkan mungkin berbeda dari nilai nominal sekuritas.

3. Bidang Usaha

Informasi terhadap bidang usaha yang ketika dijalankan oleh calon investor ketika dikelola oleh bisnis, informasi, tingkat persaingan, potensi pertumbuhan dan risiko bisnis yang ada dan informasi penting lainnya tentang bisnis penerbit.

Baca Juga : Rekber Adalah

4. Riawayat Singkat Perusahaan

Informasi ini menjelaskan mengenai riwayat singkat pendirian bisnis sehingga calon investor dapat mengetahui berapa lama perusahaan didirikan dan beroperasi.

5. Tujuan Go Public

Rencana penggunaan dana dari penawaran umum disajikan dalam presentasi kegiatan yang akan dilakukan.

6. Kegiatan dan Prospek Usaha

Secara umum seorang ivestor yang membeli saham adalah membeli potensi kesepakatan dari perusahaan. Ini karena prospek bisnis perusahaan, termasuk anak perusahaannya, harus diketahui oleh calon investor.

7. Resiko Usaha

Setiap perusahaan memiliki risiko tertentu. Oleh karena itu, calon investor harus mewaspadai potensi risiko yang dihadapi perusahaan.

8. Kebijakan Deviden

Informasi dalam bentuk persentase yang ditahan dari dividen tunai berkaitan dengan jumlah surplus tahunan.

9. Kinerja Keuangan Perusahaan

Mengetahui data keuangan lama, dimungkinkan untuk membuat estimasi untuk tahun-tahun berikutnya. Setidaknya calon investor telah mengetahui perkembangan keuangan perusahaan dalam lima tahun terakhir.

10. Agen-agen Penjual

Distributor adalah perusahaan investasi yang ditunjuk oleh Pelanggan yang bertindak sebagai Distributor untuk penjualan Saham Penawaran umum yang diperdagangkan secara publik.

Tahapan Prospektus di Indonesia

  1. Tanggal mulai berlaku yang diharapkan
  2. Perkiraan periode penawaran
  3. Perkiraan tanggal yang diharapkan untuk pembayaran pesanan
  4. Perkiraan tanggal pengiriman surat berharga yang diharapkan
  5. Perkiraan Tanggal yang dijadwalkan untuk penjatahan
  6. Prediksi tanggal pendaftaran yang direncanakan
  7. Nama lengkap, alamat, logo, nomor telepon, dan nomor kotak PO (tidak hanya kantor pusat, tetapi juga pabrik dan kantor perwakilan), kegiatan bisnis utama penerbit.
  8. Nama bursa efek (jika tersedia)
  9. Dan juga beberapa persyaratan teknis yang dapat dilihat secara rinci dalam peraturan yang disebutkan di atas.

Poin-Poin Penting Prospektus Reksa Dana yang Harus Dipahami

Prospektus reksa dana berisi uraian yang mendetail dan panjang. Beberapa bagian adalah hal terpenting yang perlu Anda pahami sebagai investor. Di bawah ini adalah isi prospektus yang harus Anda baca, tinjau dan pahami sebelum berinvestasi.

1. Mendapat Izin dari OJK

Pernahkah Anda mendengar kasus kejahatan dengan modus investasi? Ini bisa terjadi jika Anda memilih reksa dana yang salah. Pelanggaran yang melibatkan metode investasi atau lebih dikenal sebagai investasi besar, dapat lebih mudah diidentifikasi dengan mengidentifikasi otorisasi otoritas pengatur yang diberikan kepada manajer dana investasi.

Siapa yang memberikan izin sudah tentu jadi wewenang Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Legalitas adalah parameter pertama yang perlu Anda ketahui. Dana investasi hukum memiliki lisensi yang jelas diperoleh dari OJK. Persetujuan OJK tidak hanya diberikan sebagai legalitas dana investasi, tetapi juga secara khusus kepada Manajer Investasi, kustodian dan distributor.

2. Rekam Jejak Manajer Investasi (MI)

Anda tidak mau pastinya kalau dana yang Anda investasikan di reksa dana ada di tangan yang salah. Pelajari lebih lanjut tentang Manajer Investasi (MI), yang bertanggung jawab atas dana Anda. Apa reputasinya, penampilannya, rekam jejaknya, semua yang perlu Anda ketahui.

Lalu, seperti apa Manajer Investasi (MI) yang baik? Pertama, seperti dijelaskan di atas, MI memiliki legalitas OJK. Kedua, Anda akan menerima informasi tentang berapa lama MI telah bekerja dalam mengelola reksa dana (pengalaman). Ketiga, layanan yang diberikan memuaskan atau tidak. Anda dapat menguji diri sendiri dengan menempatkan jumlah minimum kredit.

3. Rekam Jejak Bank Kustodian

Kehadiran Bank Kustodian diperlukan dalam penandatanganan perjanjian bersama (KIK) yang melibatkan Manajer Investasi (MI). KIK ini tidak lebih dari dana investasi itu sendiri. Dalam pengelolaan dana investasi, kustodian yang juga merupakan bank komersial dan menjalankan penyimpanan efek dan aset lain yang terkait dengan sekuritas dan layanan lain, termasuk dividen, bunga, dan hak-hak lainnya. harus dilakukan.

Baca Juga : Internal Audit Adalah

Di samping itu, Bank Kustodian dipercaya untuk menyelesaikan transaksi sekuritas dan mewakili pemegang rekening yang merupakan kliennya. Penjaga pada dasarnya adalah seorang administrator yang memastikan keamanan dan kontrol. Untuk memastikan bahwa uang Anda disimpan pada bank kustodian yang tepat, Anda dapat memeriksa nama bank kustodian untuk melihat apakah terdaftar pada OJK atau tidak.

4. Metode yang Digunakan dalam Perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB)

Cari tahu seberapa detail mereka melakukan perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB). Menurut definisinya, NAB adalah nilai wajar dari portofolio dana investasi setelah semua kewajiban dikurangkan. Prospektus dana investasi harus memastikan bahwa nilai aset bersih dihitung sesuai dengan aturan pemerintah yang dalam hal ini merupakan tanggung jawab OJK, yang diharuskan menggunakan nilai wajar efek yang ditentukan oleh manajer investasi.

5. Apa Jenis dan Bagaimana Kebijakan Investasinya

Jenis reksa dana yang Anda pilih menentukan bagaimana kebijakan investasi akan diterapkan. Sirkulasi dana investasi dibagi menjadi beberapa jenis: dana investasi pasar uang, dana investasi pendapatan tetap, dan reksadana dan dana investasi campuran. Jenis dana investasi yang ditawarkan jelas tercantum dalam prospektus dana investasi.

Dari jenis reksa dana tersebut, ditentukan bagaimana komposisi portofolio investasi. Ketentuan mengacu pada aturan yang berlaku. Misalnya dana investasi yang dipilih adalah dana ekuitas, sehingga setidaknya 80% dari investasi dilakukan dalam instrumen ekuitas. Untuk dana investasi pendapatan tetap, setidaknya 80% ditempatkan pada instrumen utang.

6. Biaya-Biaya yang Dibebankan dalam Reksa Dana

Dalam prospektus, Anda bisa menemukan biaya-biaya yang harus ditanggung oleh investor, misalnya komisi (biaya berlangganan), komisi penjualan (biaya penukaran), komisi transfer (komisi pertukaran) dan biaya transfer untuk penyelesaian transaksi. Juga cari tahu bagaimana biaya ini harus dibayar melalui investasi langsung atau diskon.

7. Mengetahui Kinerja dan Risiko

UUntuk mengetahui pilihan reksa dana terbaik, salah satu teknik yang bisa digunakan yaitu teknik benchmark dan teknik perbandingan. Misalnya investor dapat membandingkan dana ekuitas dengan CSPI. Anda dapat mengetahui kinerja investasi dari penawaran tersebut.

Selain pembandingan, Anda juga dapat menampilkan data laba dari awal. Dengan cara ini dimungkinkan untuk memprediksi prospek dan risiko dengan lebih akurat.

8. Laporan Keuangan Reksa Dana

Untuk lebih yakin dalam mengambil keputusan investasi, Anda juga bisa untuk meminta laporan keuangan dana investasi sehubungan dengan prospektus. Laporan keuangan ini berisi informasi audit keuangan auditor independen. Laporan keuangan tahunan mencakup hasil, aset bersih, posisi keuangan, hasil operasi dan perubahan aset.

Bentuk dan Isi Prospektus

Bapepam juga mengatur bentuk dan isi prospektus yang harus dipatuhi oleh perusahaan, sehingga dikenal beberapa tahapan prospektus yang ada, berikut penjelasanya:

1. Prospektus Awal

Digunakan sebagai penawaran pertama dan menunjukkan minat pasar bagi perusahaan. Prospektus ini umumnya berisi dokumen tertulis yang menyatakan pendaftaran penawaran umum untuk membeli saham Perusahaan oleh Perusahaan. Selain itu, dimungkinkan juga untuk menampilkan profil perusahaan saat ini.

Baca Juga : Kinerja Keuangan Adalah

2. Prospektus Ringkas

Ketika digunakan sebagai bagian dari penawaran umum, informasi tersebut harus jelas dan dapat dipahami, fakta-fakta material utama harus dirangkum pada awal prospektus dan oleh karena itu semua informasi perusahaan yang terkait dengan pasar modal dapat ditampilkan.

Pada tahap Prospektus ini, informasi tentang periode penawaran prospektif dan tempat di mana saham Perusahaan terdaftar serta informasi yang diperlukan lainnya harus disediakan.

3. Prospektus Final

Ini adalah fase terakhir prospektus untuk sebuah perusahaan di Indonesia. Prospektus yang telah disiapkan akan dipublikasikan dalam bentuk dokumen tertulis dan diumumkan di pasar modal yang telah didaftarkan oleh afiliasi dan yang dapat melakukan aktivitas terbuka dengan menawarkan saham kepada investor (publik).

Sekian artikel tentang Prospektus ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.