Psikosomatis Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Psikosomatik adalah suatu kondisi atau gangguan di mana pikiran mempengaruhi tubuh dan menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Psikosomatik berasal dari dua kata: pikiran (psyche) dan tubuh (soma).

Gangguan psikosomatik terjadi tidak hanya pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. Penyebab utama gangguan psikosomatis pada anak didasarkan pada sikap dan hubungan orang tua dengan anak. Selain itu, kurangnya pemahaman tentang kesehatan mental keluarga dapat menyebabkan anak-anak memiliki gangguan psikosomatis.

Psikosomatis-Adalah
Psikosomatis Adalah

Gangguan psikosomatik adalah penyakit yang mempengaruhi pikiran dan tubuh, dengan pikiran yang bekerja pada tubuh sampai penyakit terjadi atau memburuk. Istilah gangguan psikosomatik digunakan untuk mengekspresikan gangguan fisik yang diyakini disebabkan atau diperburuk oleh faktor psikologis atau mental seperti stres dan kecemasan.

Dari sudut pandang psikologis, penyakit psikosomatik atau “fungsional” adalah suatu kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan gangguan fungsional dalam tubuh, bahkan jika tidak ada kelainan yang terjadi selama pemeriksaan fisik atau dalam tes pendukung seperti sinar-X atau tes darah.

Gejala Psikosomatik

Secara umum, psikosomatik dapat diartikan sebagai penyakit atau gangguan fisik yang disebabkan atau diperburuk oleh pengaruh faktor mental pada seseorang. Pengobatan psikosomatik biasanya dimulai dengan masalah psikologis seperti kecemasan, stres, depresi atau kecemasan.

Faktor mental atau psikologis yang memicu munculnya berbagai gejala fisik, seperti:

  1. Sakit perut atau mulas
  2. Nyeri punggung
  3. Sakit gigi
  4. Sakit kepala dan migrain
  5. Bernafas dengan cepat
  6. Debaran jantung
  7. Gemetar
  8. Keringatan

Gejala-gejala fisik ini dihasilkan dari peningkatan aktivitas impuls atau dari stimulasi saraf dari otak ke berbagai bagian tubuh. Selain itu, pelepasan adrenalin di pembuluh darah yang sering terjadi saat kita gugup.

Pengobatan Psikosomatik

Dalam kasus gangguan psikosomatik, petugas layanan kesehatan tidak hanya fokus pada gejala fisik karena gangguan psikosomatik. Namun, mengobati faktor psikologis dan sosial yang mengarah pada penyakit fisik adalah obat yang lengkap.

Meskipun dokter umum dapat menangani gejala psikosomatik yang bertujuan mengatasi penyakit fisik, pasien dengan gangguan psikosomatik harus berkonsultasi dengan psikiater.

Psikiater akan mengobati pasien dengan mendiagnosis dari berbagai aspek, termasuk durasi penyakit, dampak lingkungan, kepribadian pasien, dan lain-lain. Setiap klaim fisik diperlakukan sesuai dengan penyebabnya.

Dalam kasus keluhan psikologis, konsultasi komprehensif yang didukung oleh psikoterapi dalam bentuk terapi mental dan perilaku dan membahas reaksi mereka terhadap situasi serius. Ini sangat berguna untuk menghilangkan ketidaknyamanan fisik dari orang-orang dengan gangguan psikosomatis.

Cara Mengatasi Psikosomatis

Gangguan psikosomatik dapat diatasi atau dikurangi dengan menggunakan berbagai metode terapi, seperti:

  1. Psikoterapi, salah satunya dengan metode terapi kognitif perilaku.
  2. Latihan relaksasi atau meditasi.
  3. Teknologi redirection.
  4. Akupunktur.
  5. Hipnosis atau hipnoterapi.
  6. Elektroterapi, yaitu dengan stimulasi saraf listrik transkutan (TENS).
  7. Fisioterapi.
  8. Obat-obatan seperti antidepresan atau penghilang rasa sakit yang diresepkan oleh dokter.

Metode terapi perilaku kognitif dirancang untuk membantu pasien dengan gangguan psikosomatis menemukan apa yang dapat memperburuk gejala. Terapi ini dapat membantu meringankan pikiran yang berlebihan dan mengendalikan perasaan dan perilaku yang terkait dengan gejala penyakit yang sedang berlangsung.

Tanda Mengalami Gangguan Psikosomatis

Mereka yang menderita penyakit ini memiliki gejala yang dapat bervariasi dari satu orang ke orang lain. Gejala dapat bervariasi tergantung pada kondisi mental seseorang. Beberapa gejala umum pada orang dengan psikosomatik adalah:

  1. Palpitasi
  2. Sesak napas
  3. Tidak bisa menggerakkan anggota badan.
  4. Mulas
  5. Tidak nafsu makan
  6. Insomnia
  7. Sakit kepala
  8. Nyeri di seluruh tubuh.

Sekian artikel tentang psikosomatis ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>