Sensus Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Sensus adalah proses mendapatkan informasi deskriptif tentang anggota suatu populasi, bukan hanya tentang populasi manusia. Sensus penduduk adalah keseluruhan proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan evaluasi data populasi sehubungan dengan karakteristik demografis, sosial ekonomi dan ekologi.

Sensus digunakan untuk demokrasi (biasanya untuk pemilihan umum), pengumpulan pajak, juga dalam bisnis. Di Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan beberapa sensus, termasuk sensus pertanian dan sensus ekonomi.

Sensus-Adalah
Sensus Adalah

Pada umumnya, sensus berlangsung selama sepuluh tahun. Sensus biasanya dilakukan secara manual. Ini berarti bahwa petugas sensus BPS datang ke rumah-rumah dan meminta penduduk untuk mengisi kuesioner sensus. Ini dinyatakan dalam UU No. 16 tahun 1997, khususnya Pasal 27, yang menetapkan bahwa dalam hal ini setiap responden harus memberikan informasi yang diperlukan oleh lembaga untuk pelaksanaan statistik dasar kepada BPS.

Sejarah Sensus Penduduk

Sensus dilakukan 4.000 tahun sebelum Kristus, terutama di Babel. Sensus diadakan di Italia pada abad ke 16 dan 17. Sisilia dan Spanyol untuk keperluan militer, pajak, dan nyata. Sementara sensus modern dimulai di Quebec dan Swedia pada pertengahan abad ke-16, sensus di Indonesia dimulai pada era Raffles pada tahun 1815.

Pengumpulan data populasi selama 10 tahun dengan mengumpulkan, menyusun dan meninjau data demografis, ekonomi, dan sosial semua orang pada titik waktu tertentu di suatu negara atau wilayah disebut sebagai sensus penduduk.

Pada umumnya, pemerintah melakukan sensus atau jiwa dengan mengunjungi rumah-rumah penduduk secara langsung. Sensus pertama dilakukan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1961. Sebelum kemerdekaan Indonesia, pemerintah Belanda melakukan sensus pada tahun 1920 dan 1930. Sensus mencakup seluruh proses survei. Kompilasi, elaborasi dan publikasi demografis, ekonomi dan sosial dari wilayah tertentu atau negara tertentu pada waktu tertentu.

Definisi sensus menurut PBB dari tahun 1958: “Seluruh proses pengumpulan dan kompilasi (penerbitan) data demografis, ekonomi dan sosial semua orang pada waktu tertentu di suatu negara atau wilayah tertentu”.

Sensus mengumpulkan data dengan menghitung semua unit populasi di seluruh Republik Indonesia untuk menentukan karakteristik suatu populasi pada waktu tertentu. Sensus dilakukan setidaknya 10 (sepuluh) tahun sekali yang meliputi:

  1. Sensus dilakukan pada tahun yang berakhir dengan angka 0 (nol)
  2. Sensus Pertanian diselenggarakan pada tahun yang berakhir dengan angka 3 (tiga)
  3. Sensus ekonomi yang berlangsung pada tahun yang berakhir pada keenam (keenam).

Jenis Sensus Penduduk

Jenis sensus penduduk ada 2 yaitu sebagai berikut:

1. Sensus De Jure

Artinya, pencatatan penduduk hanya untuk mereka yang benar-benar tinggal di suatu daerah atau negara di mana sensus dilakukan.

2. Sensus De Facto

Yaitu, pendaftaran populasi yang dikenakan pada orang-orang yang berada di daerah atau negara di mana sensus dilakukan, tanpa memperhatikan dari mana asal usul mereka.

Tujuan Sensus Penduduk

Tujuan sensus adalah untuk mencari:

  1. Total populasi
  2. Pertumbuhan penduduk
  3. Distribusi penduduk
  4. Kepadatan penduduk
  5. Komposisi populasi
  6. Masalah urbanisasi.

Tujuan utama sensus adalah menyediakan data populasi dasar untuk kebutuhan perencanaan pembangunan dan sistem statistik nasional.

Secara rinci tujuan utama sensus penduduk meliputi:

  1. Penyediaan data populasi dasar dan perumahan hingga ke wilayah administrasi terkecil (Dorf / Kelurahan).
  2. Peta area (blok sensus dan desa / kelurahan) diremajakan (diperbarui) setelah memetakan sensus atau membuat peta baru untuk daerah baru sebagai hasil ekspansi. Kartu blok sensus dan kartu desa / kelurahan adalah salah satu alat yang digunakan untuk sensus dan sensus lain sebelum sensus berikutnya.
  3. Mengembangkan Kerangka Contoh Induk (KCI) yang berfungsi sebagai dasar untuk perencanaan sensus atau survei populasi lainnya sebelum sensus berikutnya dan untuk pembuatan sistem informasi geografis (SIG).

Manfaat Sensus Penduduk

Manfaat sensus adalah untuk memberikan informasi dasar populasi dan perumahan yang diperlukan untuk menilai kinerja pembangunan masa lalu bangsa dan untuk mempersiapkan rencana pembangunan populasi, sosial, ekonomi dan kesejahteraan bagi penduduk Indonesia di masa depan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari sensus penduduk:

  1. Mengetahui total populasi.
  2. Mengetahui kelompok populasi berdasarkan jenis kelamin, usia dan jumlah peluang kerja.
  3. Mengetahui tingkat pertumbuhan populasi.
  4. Mengetahui komposisi populasi setelah mata pencaharian mereka sehingga struktur ekonomi mereka diketahui.
  5. Mengetahui sebaran populasi, ke daerah padat dan daerah berpenduduk jarang.
  6. Mengetahui kondisi populasi kota dan konsekuensi dari pergerakannya.
  7. Merencanakan pengembangan sektor demografis.

Lembaga yang bertanggung jawab atas sensus adalah situs pusat statistik atau lebih dikenal sebagai (BPS). BPS adalah satu-satunya lembaga resmi yang dibentuk oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk mengumpulkan data populasi.

Metode Sensus Penduduk

Metode yang digunakan dalam sensus adalah sebagai berikut:

1. House Holder

Yaitu melakukan sensus dengan mengirimkan daftar pertanyaan demografis, ekonomi dan sosial kepada penduduk. Para petugas sensus tidak datang dari rumah ke rumah. Keuntungan dari metode ini adalah bahwa waktu yang dibutuhkan lebih cepat karena agen tidak perlu mendaftar secara individual. Daftar pertanyaan dapat dikirim ke perangkat desa atau ditinggalkan. Kerugiannya adalah bahwa data yang diperoleh tidak dijamin benar karena ada kemungkinan bahwa populasi tidak akan mengkompilasi data sesuai dengan kondisi aktual.

2. Canvaser

Yaitu sensus penduduk dilakukan dari rumah ke rumah untuk mengatasi berbagai masalah demografi, ekonomi, dan sosial. Keuntungan dari metode ini adalah bahwa data yang diperoleh lebih lengkap dan populasi sulit dipalsukan. Kelemahannya adalah waktu yang dibutuhkan, tetapi lebih lama karena terbatasnya jumlah petugas dan area yang luas.

Karakteristik Sensus Penduduk

  1. Meliputi semua orang: Semua orang atau penduduk yang tinggal di daerah yang disebutkan harus dimasukkan
  2. Pada waktu tertentu: Itu harus dilakukan pada waktu yang sama dengan waktu yang ditentukan
  3. Mencakup area tertentu: Lingkup sensus harus mencakup batas-batas tertentu.

Ketentuan Sensus Penduduk

  1. Unit cacah: perorangan, bukan keluarga atau rumah tangga
  2. Dilaksanakan secara periodik
  3. Dinyatakan selesai bila hasilnya telah dipublikasikan.

Masalah Sensus Penduduk

1. Masalah Jumlah Penduduk

Masalah Jumlah Penduduk adalah perubahan / pertumbuhan populasi dari waktu ke waktu, hal ini disebabkan oleh terjadinya kelahiran, kematian dan pergerakan populasi. (Ketiga hal ini dikenal sebagai elemen dinamika populasi).

2. Faktor Jumlah Penduduk

Faktor Jumlah Penduduk (angka kelahiran) dipengaruhi oleh faktor penuntun dan kontrasepsi. Sementara tingkat kematian yang tinggi dan rendah dari populasi dipengaruhi oleh faktor pendorong dan penghambat kematian.

Sensus Penduduk Online

Sensus penduduk online mengumpulkan formulir data yang dijalankan secara mandiri oleh masyarakat tanpa mengunjungi petugas sensus. Jadi jika Anda suka menggunaka gadget, Anda sudah dapat melakukan penghitungan tanpa rumit. Dan bagaimana dengan orang yang belum mendapat informasi di Internet, seperti orang lanjut usia misalnya?
Pemerintah masih menjalankan sensus offline.

Sensus dilakukan oleh pejabat khusus untuk melakukan wawancara dengan masyarakat. Sensus online akan berlangsung dari 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Untuk ikut serta dalam sensus online, Anda harus memberikan KTP, sertifikat KK dan akta pernikahan / perceraian jika Anda memilikinya. Sensus 2020 dilakukan dengan dua cara atau menurut dua metode yaitu sensus penduduk online (SP Online) dan sensus penduduk melalui wawancara.

Sensus penduduk Online (SP Online) 2020 akan dilakukan dalam wawancara sebelum sensus. Oleh karena itu, sensus online 2020 akan dilakukan mulai 15-31 Februari 2020, sedangkan sensus 2020 akan dilakukan menggunakan metode wawancara atau metode mulai 1-31 Juli 2020. Jadi bagi Anda yang sudah melakukannya, SP Online tidak akan lagi dikunjungi oleh petugas sensus pada Juli 2020.

Cara Daftar Sensus Penduduk Online

Jika Anda ingin mendaftar SP online, Anda harus melakukan langkah-langkah seperti berikut ini:

  1. Buka situs web sensus.bps.go.id.
  2. Perhatikan bahwa situs web Sensus 2020 akan tersedia mulai 15 Februari hingga 31 Maret 2020.
  3. Masukkan identitas Anda (misalnya Nomor NIK dan KK Anda) dan kemudian isi formulir yang disediakan.
  4. Isi formulir dengan lengkap dan benar.

Sekian artikel tentang sensus ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>