Stupor Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Kesadaran bisa dimaknai ketika seseorang melakukan respon atau peka terhadap apa yang orang lain ucapkan kepadanya, kesadaran seseorang di ciri kan dengan mengerti terhadap segala sesuatu.

Kehilangan kesadaran tentu saja membahayakan orang itu sendiri karena kondisi ini mengacu pada otak, sedangkan otak adalah pusat seseorang untuk berfikir sebelum melakukan segala sesuatu.

Stupor Adalah ?

Stupor-Adalah

Stupor adalah keadaan di mana kesadaran berkurang karena berbagai penyakit atau gangguan. Gangguan tersebut secara langsung atau tidak langsung mengganggu fungsi sistem aktivasi reticular dan membuat orang mengalami pingsan.

Stupor merupakan keadaan kesadaran yang berkurang, yang bisa menjadi kondisi mental yang serius di mana seseorang tidak dapat menanggapi percakapan normal.

Sebaliknya, kondisi ini hanya bisa merespons melalui stimulasi fisik. Stimulasi fisik yang biasanya dilakukan adalah melalui stimulus rasa sakit. Stimulasi ini biasanya dilakukan dengan menekan dan menggosok keras tulang dada seseorang yang mengalaminya.

Gerakan atau reaksi dirasakan hanya ada ketika rasa sakit yang dirangsang. Setelah rangsangan nyeri menghilang, kondisinya kembali normal dan seperti biasanya.

Stupor dapat dianggap sebagai gejala yang sangat serius, karena selalu dikaitkan dengan penyakit seperti overdosis, stroke, kekurangan oksigen, meningitis atau pembengkakan otak. Jika Anda menemukan seseorang yang menunjukkan tanda-tanda pingsan, penting untuk segera mengunjungi dokter.

Penyebab Stupor

Penyebab disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti:

  1. Stroke
  2. Epilepsi
  3. Peradangan otak atau infeksi organ lainnya
  4. Demensia
  5. Penyakit Alzheimer
  6. Gagal ginjal
  7. Gagal jantung
  8. Penyakit jantung seperti aritmia jantung dan gagal jantung
  9. Penyakit paru-paru
  10. Gangguan hormon tiroid
  11. Ketidakseimbangan elektrolit.

Selain itu, stupor juga bisa disebabkan oleh beberapa kebiasaan seperti:

  1. Mengkonsumsi alkohol
  2. Penggunaan obat-obatan
  3. Paparan racun seperti logam berat atau gas beracun
  4. Kekurangan oksigen di otak, misalnya karena anemia atau syok
  5. Kelelahan parah atau kurang tidur
  6. Gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah
  7. Tekanan darah terlalu tinggi atau terlalu rendah
  8. Suhu tubuh terlalu rendah
  9. Temperatur sekitar terlalu panas
  10. Cidera atau kecelakaan.

Gejala Stupor

Gejala yang terjadi setelah seseorang memicu stupor bervariasi tergantung pada tingkat kesadaran yang berkurang. Gejala-gejala berikut terjadi sebelum atau ketika seseorang mengalami suatu kondisi seperti:

  1. Kehilangan keseimbangan
  2. Kesulitan berjalan
  3. Mudah jatuh
  4. BAB dan buang air kecil tidak bisa dikontrol
  5. Palpitasi
  6. Berkeringat
  7. Demam
  8. Pusing
  9. Lemah di bagian kaki dan sekitarnya
  10. Detak jantung cepat.

Tingkatan Stupor

Tingkat stupor tergantung pada levelnya, yaitu:

  1. Tidak fokus, merupakan hilangnya kesadaran diri yang pertanda oleh kesulitan yang dimiliki pasien dalam pemikiran yang sehat dan menciptakan keputusan tentang sesuatu. Kebingungan umumnya ditandai oleh bahasa yang kurang jelas juga keseringan berhenti saat bicara.
  2. Kekurangan kesadaran, berkurangnya sadarnya akal manusia yang bertanda dengan tidak mampunya seseorang untuk merespons lingkungan. Seseorang yang menderita disorientasi tidak dapat mengenali kondisi lingkungan seperti benda, orang, waktu juga di mana masusia tersebut tinggal. Manusia yang menderita penurunan juga bisa memicu hilangnya akal manusia.
  3. Hilangnya ingatan, merupakan keadaan berkurangnya kesadaran seseorang, bersamaan dengan masalah saat kondisi dalam diri manusia tersebut. Hal tersebut bisa menjadikan seseorang sulit untuk tidur, memperhatikan dan mengingat keadaan lingkungan. Kondisi tersebut bisa terbagi menjadi dua jenis, yaitu hipoaktif dan hiperaktif. hiperaktif dicirikan oleh sulitnya orang sakit diundang untuk berinteraksi, tetapi sangat aktif. Sementara hipoaktif, dicirikan dengan statistik saat tidur yang meningkat dan tumbuh lebih lama, sulit untuk melakukan kegiatan sehari-hari dan sering makan terlambat.
  4. Lethargy. Lethargy adalah tingkat kehilangan kondisi sadar yang secara lanjut dicirikan dengan terjadinya kecapean, kelesuan, dan kesulitan dalam melakukan kegiatan. Kelesuan tidak hanya memengaruhi emosi Anda sendiri, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk memikir.
  5. Kebingungan, merupakan keadaan kesadaran yang berkurang yang berarti bahwa manusia sulit untuk bereaksi terhadap percakapan, misalnya manusia yang dianggap tidak sadar, tetapi masih bereaksi dengan rangsangan rasa sakit.
  6. Koma. Koma adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami kehilangan akal dan sulit untuk menanggapi rangsangan apa pun, termasuk rasa sakit. Manusia yang mengalami penyakit ini dan masih hidup secara medis tidak bisa gerak-gerak dengan sendiri nya, sulit untuk berpikir dan tidak bereaksi terhadap keadaan lingkungan sekitar. Penyakit ini adalah kondisi kritis dan juga membutuhkan perhatian medis segera.

Diagnosis Stupor

Diagnosis stupor dikejakan agar bisa mencari penyebab penyakit tersebut. Dokter akan mengecek timbulnya gejala dan riwayat medis manusia, contohnya Alzheimer atau depresi.

Dan dokter bertanya apakah pasien kecanduan alkohol atau kecanduan obat-obatan. Beda dari itu semua, dokter menanyakan tentang obat yang dikonsumsi oleh manusia itu, seperti antikonvulsan dan insulin.

Selanjutnya, dokter menjalankan kondisi fisik untuk memeriksa Kondisi saraf agar memudahkan diagnosis, pasien harus menjalani serangkaian tes suportif juga.

Cara Mengobati Stupor

Pengobatan stupor hanya fokus kepada penyebabnya saja. Ada jenis penyakit yang bisa menjadikan kehilangan kesadaran adalah keadaan darurat dan membutuhkan perawatan segera, misalnya hipoglikemia, syok hipovolemik atau cedera kepala.

Manusia dengan penyakit kehilangan kesadaran karena wajib menjauhi keadaan yang bisa menjadikan kondisi semakin parah. Jika manusia tersebut minum obat agar kondisi dan kemudian terjadi stupor, manusia disarankan agar berganti obat yang telah diminumnya.

Konsultasikan segera jika penurunan kesadaran telah terjadi. Gangguan kesadaran bisa menjadi tanda penyakit yang cukup berbahaya. Semakin cepat gejala gangguan kesadaran dikenali, semakin besar kemungkinan ditangani. Jika dokter tidak melihat penurunan kesadaran, dikhawatirkan kondisi tersebut akan memburuk.

Cara Mencegah Stupor

Pasien yang mengalami stupor atau kehilangan kesadaran karena epilepsi juga harus menghindari kondisi yang dapat memicu kejang. Jika orang tersebut minum obat untuk penyakit tertentu sehingga kesadarannya berkurang, orang tersebut disarankan untuk mengganti obat yang dikonsumsi.

Demikianlah artikel tentang Stupor ini, Jika ada keluarga yang kesadarannya berkurang, segera konsultasikan ke dokter. Penanganan yang cepat dan tepat dapat menghindari komplikasi yang berbahaya, Sekian terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: