Suhu Adalah : Alat Ukur Suhu, Jenis-jenis Termoter dan Fungsinya

Posted on

Adalah.Co.Id – Suhu adalah kuantitas yang menunjukkan tingkat panas suatu benda. Suhu juga disebut temperatur yang diukur dengan alat termometer. Semakin tinggi suhu suatu objek, semakin panas objek tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki suatu benda. Setiap atom dalam suatu benda bergerak, baik dalam bentuk gerak maupun dalam getaran. Semakin tinggi energi atom yang membentuk suatu objek, semakin tinggi suhu objek tersebut.

Secara kualitatif kita dapat mengetahui bahwa suhu adalah perasaan dingin atau panas dari suatu benda yang dirasakan ketika disentuh. Secara kuantitatif kita bisa mengetahuinya dengan termometer.

Suhu menunjukkan sejumlah panas pada tubuh. Atau sederhananya, semakin tinggi suhu objek, semakin panas objek tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki suatu benda. Pada setiap atom di setiap objek bergerak baik dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat getaran. Semakin tinggi energi atom yang membentuk suatu objek, semakin tinggi suhu objek tersebut.

Suhu-Adalah
Suhu Adalah

Suhu juga dapat disebut sebagai suhu yang diukur oleh perangkat yang disebut termometer. Ada empat jenis termometer yang paling dikenal: Celcius, Fahrenheit, Reaumur dan Kelvin. Perbandingan antara satu jenis termometer dan yang lain terlihat seperti ini:

C: R: (F-32) = 5: 4: 9
K = C + 273. (derajat)

Dari Kelvin ke derajat Celcius, Kelvin mulai dari 273 derajat, bukan dari -273 derajat. Dan derajat Celsius dari 0 derajat. Suhu Kelvin adalah rasio yang sama dengan derajat Celcius, yaitu 5: 5. Untuk mengubah suhu ke suhu lain, lebih baik untuk terlebih dahulu mengubahnya ke derajat Cecius. Ketika kita menggunakan Kelvin, lebih rumit untuk mengubahnya ke suhu yang berbeda.

Alat Ukur Suhu

Secara kualitatif kita dapat melihat bahwa suhu adalah perasaan dingin atau panas dari suatu benda yang dirasakan ketika disentuh. Kita bisa mengetahui ini dengan bantuan termometer. Suhu dapat diukur dengan termometer yang mengandung merkuri atau alkohol. Kata termometer berasal dari dua kata, “thermo,” yang berarti “panas,” dan meter, yang berarti “mengukur.”

Definisi Termometer

Termometer adalah alat untuk mengukur suhu atau perubahan suhu. Termometer istilah berasal dari bahasa Latin yang berarti panas dan meteran. Prinsip operasi termometer bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Jenis lain yang akrab adalah Celsius, Reaumur, Fahrenheit dan Kelvin.

Jenis-jenis Termometer

Termometer Klinis

Termometer klinis adalah termometer yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Termometer klinis biasanya digunakan dalam pengobatan. Suhu tubuh seseorang dapat diukur menggunakan termometer klinis melalui ketiak, rongga mulut, atau kurva lainnya.

Termometer Alkohol

Termometer alkohol adalah termometer cair yang menggunakan alkohol sebagai pengisi. Alkohol ini lebih sensitif dari pada merkuri. Saat meluas, perubahan volume lebih terlihat. Termometer alkohol ini juga disebut sebagai termometer minimum karena dapat mengukur suhu yang sangat rendah.

Termometer Bimetal

Termometer bimetal adalah termometer yang mengeksploitasi perbedaan ekspansi antara dua jenis logam. Termometer ini terdiri dari dua bagian logam dengan koefisien ekspansi yang berbeda, sehingga kurva bimetal dalam perubahan suhu dalam arah tertentu.

Termometer Digital

Termometer digital adalah termometer yang menggunakan sensor digital dan layar LCD untuk menunjukkan tingkat suhu. Sensor yang digunakan biasanya berupa termokopel. Termometer digital banyak digunakan karena akurasi dan sensitivitasnya.

Termometer Udara

Termometer udara adalah termometer yang pertama kali dibuat oleh manusia. Teknologi ini sangat kuno, sehingga termometer udara tidak lagi digunakan saat ini karena sangat tidak akurat. Termometer udara adalah tabung bundar yang terbuat dari kaca dan dilengkapi dengan tabung lunak yang diisi udara.

Termometer Ruangan

Termometer ini digunakan untuk mengukur suhu di suatu ruangan. Pada dasarnya, termometer ini sama dengan termometer lainnya, ini hanyalah skala lain. Skala termometer adalah antara -50 ° C dan 50 ° C

Termometer Listrik

Termometer listrik bekerja pada sifat listrik logam. Ketika dua logam dari jenis yang berbeda dipanaskan, kedua logam tersebut terisi listrik, tetapi tegangannya berbeda.

Termometer Laboratorium

Termometer laboratorium menggunakan cairan merkuri atau alkohol. Saat cairan semakin panas, cairan akan mengembang satu kali. Untuk termometer ini sensitif terhadap suhu, dinding termometer dibuat setipis mungkin dan dapat dibuat dari bahan konduktor.

Termometer Resistor

Termometer resitor adalah termometer yang menggunakan perubahan resistansi dari tipe tangga karena perubahan suhu. Termometer ini dirancang dalam bentuk komponen elektronik.

Termometer Termokopel

Model termometer ini adalah model sensitif yang dapat digunakan untuk mendapatkan hasil pengukuran suhu yang akurat. Bahan yang digunakan dalam termokopel adalah bimetal yang membengkok ke arah koefisien yang lebih kecil ketika terkena panas.

Pada abad ke-17, ada 30 jenis skala yang membingungkan para ilmuwan. Ini menginspirasi Anders Celcius (1701-1744) dan diperkenalkan pada 1742 skala yang berfungsi sebagai pedoman untuk pengukuran suhu. Skala ini dinamai sesuai namanya, skala Celcius. Saat objek mendingin terus menerus, suhu menjadi lebih dingin dan partikel-partikel berhenti bergerak. Kondisi ini disebut nol absolut.

Skala Celsius tidak dapat menyelesaikan masalah ini, itulah sebabnya Lord Kelvin (1842 – 1907) menawarkan skala baru yang disebut Kelvin. Skala Kelvin dimulai pada 273 K ketika air membeku dan 373 K ketika air mendidih. Nol absolut sesuai dengan 0 K atau -273 ° C. Selain skala, ada juga skala Reamur dan Fahrenheit. Pada skala Reamur, air membeku pada 0 ° R dan memasak pada 80 ° R, sedangkan pada skala Fahrenheit air mendidih pada 32 ° F dan pada 212 ° F.

Pembuatan termometer pertama kali diprakarsai oleh Galileo Galilei (1564-1642) pada tahun 1595. Perangkat ini disebut sebagai termoskop piston kosong yang dilengkapi dengan tabung panjang di ujung tabung terbuka. Pertama, dipanaskan sehingga udara di labu mengembang. Ujung terbuka tabung kemudian dicelupkan ke dalam cairan berwarna. Ketika udara menyusut di tabu, cairan masuk ke tabung, tetapi tidak ke labu. Inilah cara kerja termoskop.

Pada suhu yang berbeda, ketinggian kolom cair dalam tabung berbeda. Ketinggian kolom ini digunakan untuk menentukan suhu. Prinsip operasi termometer Galileo didasarkan pada perubahan volume gas dalam piston. Pada saat itu, termometer yang sering digunakan terbuat dari bahan cair seperti merkuri dan alkohol. Prinsip yang digunakan adalah ekspansi cairan dengan peningkatan suhu tubuh.

Fungsi Termometer

Mari kita membahas fungsi termometer, Termometer adalah alat yang memiliki fungsi sebagai alat untuk mengukur suhu, dan fungsi untuk mengukur suhu ini bervariasi, sebagai berikut:

  1. Fungsi pengukuran suhu dapat dalam bidang kedokteran, yaitu untuk mengetahui suhu tubuh manusia, apakah suhu tubuh kita demam atau tidak
  2. Termometer juga digunakan untuk menentukan suhu ruangan
  3. Mengetahui berapa suhu oven dan sebagainya.

Bagian-bagian Termometer

  1. Titik tetap atas
  2. Batang kaca dengan celah kapiler di bagian dalamnya
  3. Titik tetap bawah
  4. Trandon (Resevoir) zat cair
  5. skala suhu
  6. Zat cair termometer

Sekian artikel tentang suhu ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: