Suhu Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Panas ialah suatu bentuk energi. Misalnya panasnya matahari dapat meningkatkan suhu tubuh dan membuat kita berkeringat. Kita bisa menggunakan termometer untuk mengukur perubahan suhu tersebut.

Termometer itu sendiri terdiri dari beberapa jenis. Misalnya termometer klinis digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia, sedangkan termometer laboratorium digunakan untuk mengukur suhu benda. Lalu apa definisi suhu? mari simak artikelnya di bawah ini.

Suhu Adalah ?

Suhu-Adalah

Suhu adalah nilai yang menunjukkan tingkat panas suatu benda. Suhu bisa disebut juga sebagai temperatur, yang diukur dengan termometer. Semakin tinggi suhu suatu benda, semakin hangat benda itu.

Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki suatu benda. Setiap atom dalam suatu benda bergerak, baik dalam bentuk gerak maupun dalam bentuk getaran. Semakin tinggi energi atom yang terbentuk suatu objek, semakin tinggi suhu objek tersebut.

Kita dapat mengetahui secara kualitatif bahwa suhu adalah perasaan dingin atau panas dari suatu benda yang dirasakan ketika disentuh. Kita bisa mencari tahu secara kuantitatif dengan termometer.

Suhu menunjukkan jumlah panas dalam tubuh. Atau sederhananya, semakin tinggi suhu objek, semakin hangat objek tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki suatu benda.

Dengan setiap atom di setiap objek, ia bergerak baik dalam bentuk gerak maupun dalam bentuk getaran. Semakin tinggi energi atom yang terbentuk suatu objek, semakin tinggi suhu objek tersebut.

Ada empat jenis termometer paling populer, yaitu Celcius, Fahrenheit, Reaumur dan Kelvin. Perbandingan antara satu jenis termometer dan yang lainnya yaitu berikut:

C: R: (F-32) = 5: 4: 9
K = C + 273. (derajat)

Dari Kelvin ke derajat Celcius, Kelvin mulai dari 273 derajat, bukan -273 derajat. Dan derajat Celsius dari 0 derajat. Suhu di Kelvin adalah rasio yang sama derajat Celcius, yaitu 5: 5. Untuk mengubah suhu ke suhu lain yang berbeda, yang terbaik adalah mengubahnya ke derajat Cecius terlebih dahulu. Ketika kita menggunakan Kelvin, mengubahnya ke suhu yang berbeda lebih rumit.

Alat Ukur Suhu

Secara kualitatif, kita dapat melihat bahwa suhu adalah perasaan dingin atau panas dari suatu benda yang dirasakan ketika disentuh. Kita bisa mengetahuinya dengan bantuan alat termometer.

Suhu dapat diukur dengan termometer yang mengandung merkuri atau alkohol. Kata termometer berasal dari dua kata, “thermo”, yang berarti “panas”, dan meter yang berarti “ukuran”.

Definisi Termometer

Termometer adalah alat untuk mengukur suhu atau perubahan suhu. Termometer berasal dari bahasa Latin yang berarti meteran dan panas. Prinsip termometer yang paling umum digunakan dari berbagai termometer adalah termometer air raksa. Jenis termometer lainnya yang dikenal adalah Celsius, Reaumur, Fahrenheit dan Kelvin.

Jenis-jenis Termometer

Jenis termometer umumnya ada sepuluh, yaitu:

Termometer Klinis

Termometer klinis adalah termometer untuk mengukur suhu tubuh manusia. Termometer klinis umumnya digunakan dalam pengobatan. Suhu tubuh seseorang dapat diukur dengan termometer klinis melalui ketiak, rongga mulut, dan kurva lainnya.

Termometer Alkohol

Termometer alkohol adalah termometer cair yang menggunakan alkohol sebagai pengisi. Termometer alkohol ini lebih sensitif daripada merkuri. Perubahan volume lebih terlihat selama ekspansi. Termometer alkohol ini juga disebut termometer minimal karena dapat mengukur suhu yang sangat rendah.

Termometer Bimetal

Termometer bimetal adalah termometer yang memanfaatkan perbedaan ekspansi antara dua jenis logam. Termometer ini terdiri dari dua bagian logam dengan koefisien ekspansi yang berbeda, sehingga kurva suhu bimetal berubah dalam arah tertentu.

Termometer Digital

Termometer digital adalah termometer yang menggunakan sensor digital dan layar LCD untuk menampilkan tingkat suhu. Sensor yang digunakan biasanya dalam bentuk termokopel. Termometer digital banyak digunakan untuk presisi dan sensitivitasnya.

Termometer Udara

Termometer udara adalah termometer yang pertama kali dikembangkan oleh manusia. Teknologi ini sangat kuno, sehingga termometer udara tidak lagi digunakan saat ini karena sangat tidak akurat. Termometer udara adalah tabung gelas bundar dan dilengkapi dengan tabung lunak yang diisi udara.

Termometer Ruangan

Termometer ruangan ini mengukur suhu di suatu ruangan. Pada dasarnya, termometer ini sama dengan termometer lainnya, hanya saja skala yang berbeda. Skala termometer adalah antara -50 ° C dan 50 ° C.

Termometer Listrik

Termometer listrik berfungsi dengan sifat listrik logam. Ketika dua logam dari jenis yang berbeda dipanaskan, mereka dipenuhi dengan listrik, tetapi tegangannya berbeda.

Termometer Laboratorium

Termometer laboratorium menggunakan cairan merkuri atau alkohol. Saat cairan memanas, cairan akan mengembang satu kali. Untuk membuat termometer ini peka terhadap suhu, dinding termometer setipis mungkin dan dapat dibuat dari bahan konduktif.

Termometer Resistor

Termometer resistor adalah termometer yang menggunakan fluktuasi resistansi tipe skala karena fluktuasi suhu. Termometer ini dirancang dalam bentuk komponen elektronik.

Termometer Termokopel

Termometer termokopel adalah model termometer sensitif yang dapat digunakan untuk melakukan pengukuran suhu yang akurat. Bahan yang digunakan dalam termometer termokopel ini adalah bimetal, yang cenderung ke arah koefisien yang lebih kecil ketika terkena panas.

Pada abad ke-17 ada 30 jenis tangga yang membingungkan para ilmuwan. Hal tersebut menginspirasi Anders Celsius (1701-1744) dan diperkenalkan pada skala 1742, yang berfungsi sebagai panduan untuk pengukuran suhu.

Skala tersebut mengambil namanya sesuai dari namanya, tangga Celsius. Saat objek mendingin terus menerus, suhunya menjadi lebih dingin dan partikelnya berhenti bergerak. Kondisi ini disebut titik nol absolut.

Skala Celsius tidak dapat menyelesaikan masalah ini, itulah sebabnya Lord Kelvin (1842-1907) menawarkan skala baru yang disebut Kelvin. Skala Kelvin dimulai pada 273 K ketika air membeku dan 373 K ketika air mendidih.

Nol absolut sesuai dengan 0 K atau -273 ° C. Selain skala, ada juga skala Reamur dan Fahrenheit. Pada skala Reamur, air membeku pada 0 ° R dan mendidih pada 80 ° R, sedangkan pada skala Fahrenheit, air mendidih pada 32 ° F dan 212 ° F.

Pembangunan termometer pertama kali dimulai pada 1595 oleh Galileo Galilei (1564-1642). Perangkat ini disebut termoscope bohlam kosong, yang dilengkapi dengan tabung panjang di ujung tabung terbuka.

Pertama, dipanaskan sehingga udara di labu mengembang. Ujung terbuka tabung kemudian direndam dalam cairan berwarna. Ketika udara di tabu menyempit, cairan masuk ke tabung, tetapi tidak ke labu. Begitulah cara kerja termoskop.

Pada suhu yang berbeda, ketinggian kolom cair dalam tabung berbeda. Ketinggian kolom ini digunakan untuk menentukan suhu. Prinsip operasi termometer Galileo didasarkan pada fluktuasi volume gas dalam piston.

Pada saat itu, termometer yang biasa digunakan terbuat dari bahan cair seperti merkuri dan alkohol. Prinsip yang digunakan adalah ekspansi cairan dengan peningkatan suhu tubuh.

Fungsi Termometer

Berikut adalah fungsi dari termometer:

  1. Fungsi pengukuran suhu bisa di bidang medis, di mana suhu tubuh manusia ditentukan apakah suhu tubuh kita demam atau tidak
  2. Dapat mengetahui suhu oven dan sebagainya
  3. Termometer juga digunakan untuk menentukan suhu sekitar kita.

Bagian-bagian Termometer

  1. Cairan trandon (reservoir)
  2. Termometer zat cair
  3. Titik tetap bawah
  4. Batang kaca dengan slot kapiler di dalamnya
  5. Skala suhu
  6. Poin tetap di atas

Sekian artikel tentang suhu ini semoga bisa memberi manfaat dan menambah wawasan baru bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>