Tinea Corporis Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Tinea corporis atau kurap tubuh adalah infeksi jamur yang dapat menyebabkan ruam kemerahan atau keperakan pada kulit. Penyakit kulit ini dapat muncul di semua bagian tubuh, tetapi biasanya terjadi pada lengan dan kaki. Secara umum, tinea corporis menyebar lebih mudah di musim panas dan lembab.

Tinea corporis memang bukan penyakit kulit yang serius dan mudah diobati, tetapi mudah menyebar dan menular. Beberapa hewan seperti anjing dan kucing dapat menularkan jamur tinea corporis kepada manusia melalui kontak fisik.

Tinea-Corporis-Adalah
Tinea Corporis Adalah

Tinea corporis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita yang menyerang kulit sensitif (kulit yang mengelupas) seperti wajah, leher, tubuh, lengan, dan bokong. Dikenal dalam bahasa masyarakat kita sebagai “Kurap”. Penyakit kulit ini umum dan mudah menular, tetapi untungnya tinea corporis bukan penyakit yang mengerikan, serius, atau mengancam jiwa bagi orang yang sakit tinea corporis ini.

Tetapi banyak orang sakit yang malu, karena penyakit ini identik dengan kebersihan pribadi yang buruk. karena ini, kita perlu mengetahui penyebab dan metode penularan agar kita dapat mencegahnya dan mengenali gejalanya sedini mungkin untuk menerima perawatan segera sebelum penyakit kurap yang umum dan sulit diobati.

Penyebab Tinea Corporis

Tinea corporis terjadi pada kulit karena infeksi jamur yang disebut dermatofit. Dermatofit yaitu jamur yang hidup dari zat yang biasa disebut keratin, jaringan yang ditemukan di banyak bagian tubuh seseorang adalah kulit, kuku, dan rambut. Dalam tinea corporis tubuh, jamur ini menginfeksi bagian kulit.

Kurap mudah untuk menular. Anda juga bisa terkena jika mengalami seperti hal-hal berikut:

  1. Ditularkan dari orang lain. Tinea corporis pada umumnya menular melalui hubungan kontak kulit langsung.
  2. Ditularkan dari hewan peliharaan. Cuci tangan Anda setelah Anda berhenti memegang atau menyentuh hewan peliharaan atau hewan lainnya.
  3. Ditularkan melalui benda-benda. Jamur dermatofit dapat menyatu dan bergerak di bagian-bagian tepi benda, handuk, pakaian, sisir, dan kuas makeup.
  4. Ditularkan melalui lantai. Jika Anda berjalan dan tidak memakai sandal saat jalan di lantai orang yang terinfeksi kurap, kemungkinan anda terkena kurap juga.

Jenis-jenis Tinea corporis

Berikut ini adalah jenis-jenis tinea corporis:

  1. Tinea pedis dan tinea manuum yaitu tinea pada kaki dan kulit
  2. Onychomycosis adalah tinea pada kuku
  3. Tinea corporis adalah tinea pada kepala yang botak
  4. Tinea krusis adalah selangkangan atau paha.

Faktor Risiko Tinea Corporis

Beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko seseorang terkena tinea corporis:

  1. Sirkulasi darah tidak normal.
  2. Umurnya sangat muda.
  3. Kondisi tempat tinggalnya basah.
  4. Obesitas.
  5. Melakukan kontak langsung dengan orang atau hewan yang menderita tinea corporis.
  6. Sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya pasien yang menerima kortikosteroid dan kemoterapi.
  7. Memakai pakaian yang terlalu ketat.
  8. Menderita diabetes tipe 1.
  9. Olahraga yang berlebihan
  10. Belum pernah terinfeksi jamur sebelumnya.
  11. Berbagi pakaian, seprai, atau handuk kepada penderita tinea corporis.
  12. Mengalami aterosklerosis.

Gejala Tinea Corporis

Gejala tinea corporis biasanya berupa seperti:

  1. Kulit berwarna merah, gatal, bersisik, atau sedikit menonjol di kulit
  2. Melepuh atau kulit mengeluarkan cairan
  3. Bintik-bintik menyerupai cincin yang tepi luarnya berwarna merah
  4. Bintik-bintik dengan batas yang jelas dan lebih menonjol daripada kulit di sekitarnya.

Diagnosis Tinea Corporis

Ada dua cara dokter mendiagnosis tinea corporis pada pasien, yaitu:

  1. Pemeriksaan fisik. Dokter memeriksa kulit yang terinfeksi dan bertanya tentang gejala-gejala pasien.
  2. Mengambil dan memeriksa sampel jaringan kulit. Dokter mengambil sampel goresan kulit yang terinfeksi untuk diperiksa di mikroskop.

Pengobatan Tinea Corporis

Untuk perawatan tinea korporis, pasien disarankan untuk menggunakan krim atau salep antijamur yang ada di pasaran. Krim atau salep antijamur digunakan pada kulit yang terinfeksi sampai melewati daerah melingkar (sekitar 2 cm). Jika perlu, minta dokter Anda untuk menentukan dosis dan cara pemakaian.

Gunakan krim atau salep antijamur selama 2-4 minggu pada kulit yang terinfeksi tinea corporis sehingga infeksi jamur tidak kambuh lagi. Jika gejalanya tidak membaik setelah dua minggu, segera konsultasikan ke dokter. Dokter akan meminta pasien untuk mengonsumsi tablet antijamur.

Pencegahan Tinea Corporis

Ada beberapa cara untuk menvegah dan menghentikan penyebaran infeksi jamur ini yaitu dengan:

  1. Cuci pakaian, handuk, dan seprai tempat tidur secara teratur.
  2. Pakailah pakaian yang besar atau longgar.
  3. Hindari menggaruk kulit yang terinfeksi jamur.
  4. Bersihkan kulit yang terinfeksi setiap hari dan keringkan sepenuhnya.
  5. Ganti celana dalam dan kaus kaki setiap hari.
  6. Pastikan hewan peliharaan Anda diperiksa secara teratur oleh dokter hewan, terutama jika ada kecurigaan bahwa ia terinfeksi jamur.
  7. Jangan berbagi pakaian atau handuk dengan orang lain.
  8. Cuci tangan setelah bersentuhan dengan binatang.

Komplikasi Tinea Corporis

Apa saja komplikasi yang dapat disebabkan oleh tinea corporis?

Sebenarnya, kurap bukanlah infeksi serius yang bisa mengancam jiwa. Pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah seperti HIV atau AIDS, kemungkinan infeksi tinea corporis akan lebih sulit disembuhkan.

Siapa yang Lebih Berisiko Terkena Tinea Corporis?

Kebanyakan orang memiliki risiko infeksi yang sama untuk terkena tinea corporis . Menurut National Health Service Inggris, sekitar 10 hingga 20 persen orang dapat terinfeksi jamur di beberapa titik dalam kehidupan mereka. Namun, anak-anak cenderung lebih mudah terinfeksi tinea korporis daripada orang dewasa.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Tanyakan kepada dokter jika anda mengalami ruam yang tidak membaik dalam dua minggu. Pasien membutuhkan obat yang diresepkan oleh dokter agar bisa sembuh.

Sekian artikel tentang Tinea Corporis ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>