Varicocele Adalah

Posted on

Adalah.Co.Id – Varikokel adalah pembengkakan abnormal atau pembengkakan pembuluh darah vena yang dikenal sebagai pleksus vena pampiniformis dalam skrotum. Vena ini bertanggung jawab untuk suplai testis dan dapat membengkak jika vena atau katup yang rusak memberikan tekanan di dalam atau di dekat struktur.

Kehadiran varikokel diketahui menjadi salah satu penyebab utama infertilitas pada pria. Ini karena kondisi yang menyebabkan penurunan produksi dan kualitas sperma. Pada pasien yang lebih muda, infertilitas bukan masalah utama, tetapi ketidakmampuan testis untuk berkembang secara normal.

Varicocele-Adalah
Varicocele Adalah

Varikokel terjadi di skrotum yang digunakan untuk memegang testis dan berisi arteri dan vena di saluran sperma (korda spermatika) pada setiap testis di atas skrotum. Pembuluh darah yang membawa darah dari testis ke penis seharusnya tidak teraba atau dirasakan, tetapi jika ada varikokel, vena terlihat seperti banyak cacing di skrotum. Kondisi ini menyerupai varises di tungkai.

Varikokel dapat hidup sekitar 15-25 tahun dan sebagian besar ditemukan di skrotum kiri. Namun, varikokel masih dapat terjadi di kedua sisi skrotum. Varikokel sering tidak menyebabkan gejala dan tidak membahayakan kehidupan. Namun, mereka dapat menyebabkan testis menyusut sehingga mereka dapat mempengaruhi kesuburan. Kasus varikokel yang menyebabkan gejala atau infertilitas pada pasien dapat dioperasi.

Penyebab Varikokel

Penyebab kondisi varises di testis belum diketahui secara pasti. Awalnya, diduga bahwa katup vaskular di testis kadang-kadang tidak berfungsi dengan baik atau bahkan ingin menghilang. Oleh karena itu, aliran darah melambat karena alirannya tidak lancar.

Saat aliran darah melambat, darah bisa tersangkut di arteri. Pembuluh darah ini membawa tugas dasar sel dan jaringan ke jantung. Pada varikokel, benjolan ini biasanya terjadi di sisi kiri karena vena di sisi ini lebih sering mengalami tekanan daripada di sisi kanan.

Jika aliran darah ke testis dan skrotum tidak berfungsi dengan baik, darah akan terkumpul dan menyebabkan pembengkakan. Ini menyebabkan pembuluh darah di skrotum membengkak.

Gejala Varikokel

Varikokel biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, pada beberapa pasien, penyakit ini dapat menyebabkan gejala seperti:

  1. Rasa tidak enak dan tidak nyaman di skrotum.
  2. Rasa sakit yang meningkat selama periode waktu yang lebih lama ketika berdiri atau berolahraga dan berkurang saat berbaring.
  3. Benjolan di salah satu testis.
  4. Skrotum membengkak.
  5. Seiring waktu, pembuluh darah akan membesar.
  6. Tiba-tiba sebuah benjolan muncul di salah satu testis.
  7. Skrotum membengkak dan terasa sakit saat ditekan.
  8. Garis pembuluh darah di testis membesar atau garis juga terpelintir.
  9. Menderita rasa sakit yang terjadi dalam jangka waktu yang lama atau bahkan berulang.

Pengobatan Varikokel

Sebenarnya, varises dalam testis ini tidak memerlukan perawatan khusus kecuali Anda merasakan sakit dan ketidaknyamanan pada tas penis. Perawatan medis juga mungkin diperlukan jika varikokel ini menyebabkan infertilitas pria atau masalah infertilitas.

Selanjutnya, dokter akan merekomendasikan pembedahan atau pembedahan untuk mengobati varises pada penis. Operasi ini dilakukan dengan mengangkat pembuluh darah yang kemudian diblokir dalam aliran darah dengan cara lain. Operasi reseksi vaskular adalah operasi kecil dan membutuhkan istirahat 1-7 hari.

Kelamin pria terluka setelah operasi dan merasa tidak nyaman karena rasa sakit. Namun, sekitar 15 persen pasien varikokel yang menjalani operasi biasanya tidak kambuh lagi. Jika kambuh, dokter biasanya akan merekomendasikan operasi lain.

Pencegahan Varikokel

Berbeda dengan penis, kebanyakan testis pria berukuran sama. Namun, jangan mengesampingkan kemungkinan bahwa seseorang mungkin memiliki testis yang lebih besar dari yang lain. Mungkin juga testis seseorang tergantung lebih rendah dari yang lain.

Testis harusnya terasa lembut, tanpa benjolan atau gumpalan. Terlihat kokoh tetapi tidak keras. Jika Anda memegangnya, Anda bisa merasakan pembuluh lunak di belakang testis yang biasanya disebut epididimis. Jika Anda memahaminya, Anda dapat memeriksa sendiri testis sebagai berikut:

1. Rasakan Bentuknya Saat Memeriksa

Periksa setiap testis pada waktu yang berbeda. Cobalah rasakan seperti apa rupanya. Ini berarti bahwa Anda harus mengingat bentuk ketika Anda memegangnya, sehingga Anda dapat yakin bahwa ada perbedaan jika Anda memeriksanya lagi. Mengapa ia harus memeriksanya secara terpisah dan memisahkannya dari penis lainnya? Alasannya adalah Anda dapat benar-benar membedakan bentuk setiap testis dan melihat tanda-tanda yang tidak biasa.

2. Periksa Setelah Mandi

Anda bisa memeriksanya di malam hari setelah mandi air panas. Kenapa begitu? Ini disebabkan oleh fakta bahwa skrotum itu rileks dan lunak. Jadi kamu bisa merasakannya dengan baik. Usahakan agar testis Anda lebih ketat, tetapi tetap rileks. Bayangkan Anda memegang anak ayam yaitu tidak kencang dan tidak juga kendor.

3. Lakukan di Depan Kaca

Ini akan membantu Anda melihat dan mengingat dengan lebih baik jika ada masalah dengan testis. Jika Anda merasa ada sesuatu yang salah, Anda dapat langsung melihat seperti apa bentuknya di kaca. Jika ada sesuatu yang tidak wajar, Anda dapat langsung menemui dokter.

4. Lakukan Gerakan Memutar atau Melingkar

Gunakan jari-jari Anda atau ibu jari tangan Anda dan kemudian pindahkan buah zakar ke dalam lingkaran. Cari tahu apakah ada benjolan atau bengkak seperti butiran beras di testis. Jika demikian, hafalkan masalahnya atau tulis secara detail untuk memantau perubahan yang terjadi. Perubahan ini dapat berupa benjolan yang membesar, sensasi kesemutan, atau bahkan benjolan baru. Penting juga untuk mengingat seberapa besar dan jelas benjolan itu. Segera dapatkan bantuan medis untuk nasihat.

5. Perhatikan Jika Terdapat Sensasi Aneh

Jika Anda mengalami rasa sakit, gatal, berat, atau geli, Anda harus berhati-hati dan pergi ke dokter. Beberapa pria memiliki sensitivitas tinggi terhadap testikel mereka. Kedua sensibilitas disebabkan oleh sentuhan dan suhu. Anda dapat mengenali tubuh Anda sendiri ketika perasaan itu benar-benar berbeda. Jangan ragu untuk segera ke dokter.

Cara ini juga harus dipertimbangkan jika rasa sakit terjadi saat buang air kecil, berjalan, tidur, termasuk saat berhubungan seks. Diagnosis medis diperlukan untuk masalah ini.

6. Periksa Skrotum

Skrotum lebih mirip kulit daripada bagian tubuh lainnya, ada beberapa kerutan dan rambut. Letakkan tangan Anda di atas skrotum dan periksa apakah ada sensasi kasar, bersisik, perubahan warna, ruam, kemerahan, atau keanehan yang tidak biasa lainnya.

Komplikasi Varikokel

Jika gejala mereda dan perawatan yang tepat tidak segera diberikan. Varikokel dikhawatirkan menyebabkan komplikasi seperti:

  1. Penyempitan testis. Katup vena yang rusak dapat menyebabkan darah ditarik dan meningkatkan tekanan di pembuluh darah. Tekanan darah dan toksin ini diyakini merusak dan mengecilkan testis.
  2. Infertilitas atau Kemandulan. Temperatur yang terus-menerus tinggi di area testis karena varikokel dapat memengaruhi pembentukan, kuantitas, pergerakan dan kualitas sperma.

Diagnosis Varikokel

Varikokel dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik untuk menentukan kondisi pasien. Tes ini dilakukan dengan merasakan varikokel yang ditandai dengan massa keras di atas testis dan terasa seperti cacing. Dokter juga dapat meminta pasien untuk melakukan gerakan pernapasan dengan mulut dan hidung tertutup untuk menggambarkan pembesaran pembuluh darah.

Berbagai tes dukungan juga dapat dilakukan, seperti:

  1. Ultrasonografi atau USG pada skortum. Tujuan dari tes ini adalah untuk menentukan ukuran pembuluh darah dan aliran darah lebih tepat.
  2. Pengukuran volume testis dengan orchidometer.
  3. Pemeriksaan sperma untuk kesuburan.

Jenis Operasi Varikokel

Pembedahan varikokel tampaknya dilakukan atas petunjuk dokter setelah pasien berkonsultasi dan sebelumnya telah menjalani banyak pemeriksaan. Berikut ini beberapa jenis operasi varikokel yang bisa dilakukan:

1. Varikokelektomi (Operasi Terbuka Konvensional)

Operasi terbuka ini adalah bentuk operasi yang paling umum. Sayatan dibuat di perut atau di bawah pangkal paha dan vena yang bermasalah diikat oleh dokter. Ini adalah prosedur rawat jalan dan kebanyakan pria dapat kembali ke kehidupan normal dan kegiatan 3-4 hari kemudian.

2. Operasi Mikro

Operasi mikro dilakukan di bawah mikroskop dan varikokel dipotong, difiksasi atau dijahit. Karena operasi ini untuk skrotum hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam dan hanya metode sayatan kecil yang digunakan, waktu pemulihan lebih pendek daripada dengan operasi terbuka konvensional.

3. Laparoskopi

Ini adalah operasi yang membutuhkan sayatan di perut dan ekstraksi pembuluh darah. Laparoskopi tidak dianggap seefektif teknik bedah terbuka dan ada kemungkinan risiko lebih besar.

4. Radiologic Ablation (Non-Bedah)

Metode ini dianggap sebagai prosedur non-bedah yang tidak biasa. Balon atau balon kateter digunakan untuk mencapai vena dan kemudian alkohol disuntikkan untuk menyebabkan vena tidak berfungsi dan memiliki efek anestesi. Ini dianggap sebagai prosedur yang sama efektifnya dengan operasi.

Pengobatan Pria yang Mengalami Infertilitas Karena Varikokel

Pria yang menderita varikokel kemungkinan menderita infertilitas juga. Menurut halaman baby-pedia.com, varikokel dikatakan mempengaruhi sekitar 10 persen dari semua pria. Namun, karena tidak semua varikokel menyebabkan infertilitas, hanya sekitar 40-50 persen pria dengan infertilitas atau testis mengalami penurunan fungsi.

35% dari semua oligozoospermia (jumlah sperma rendah dan kualitas sperma rendah) dan 78% dari semua kasus infertilitas sekunder disebabkan oleh varikokel. Mengetahui bahwa masalah ini dapat memengaruhi kesuburan pria bisa menjadi pemikiran yang menyedihkan, tapi itu belum semuanya.

Kiat Melawan Varikokel Melalui Gaya Hidup Sehat

Meskipun ada hambatan untuk kesuburan, Anda masih berusaha untuk memiliki gaya hidup sehat. Pertahankan berat badan ideal Anda. Anda juga dapat menghindari stres dengan mengatur kegiatan sehari-hari, termasuk beban kerja di kantor, urusan internal, kualitas waktu dan tidur dan hubungan sosial.

Meskipun mungkin perlu beberapa waktu, jangan lari dari masalah atasi penyakit tersebut dan dengan operasi, kondisi Anda dapat membaik. Tetap positif dan mentalitas ini akan membantu Anda di masa-masa sulit.

Sekian artikel tentang varicocele ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>