Xenophobia Adalah : Gejala, Cara Mengatasi dan Dampak Xenophobia

Posted on

Adalah.Co.Id – Xenofobia adalah ketidaksukaan atau ketakutan terhadap orang-orang dari negara lain atau mereka yang dianggap asing. Beberapa definisi menyatakan bahwa xenophobia terdiri dari irasionalitas dan irasionalitas. Berasal dari bahasa Yunani (xenos), yang berarti “orang asing”, dan (phobos), yang berarti “takut”).

Dalam arti luas xenophobia adalah ketakutan akan segala sesuatu yang berbeda dari kita. Perbedaannya bisa dalam bentuk pakaian, ideologi dan bahkan pemikiran yang berbeda. Pada pasien xenophobia, kebencian adalah ekspresi dari ketakutan ini. Para ahli terus memperdebatkan apakah xenophobia termasuk dalam kategori gangguan emosi.

Manusia yang diciptakan Tuhan berbeda beda satu sama lain. Perbedaan ini memberi warna dunia dan membuka banyak perspektif baru di berbagai bidang.

Tetapi di belakang mereka ada beberapa orang yang takut akan hal itu dan terkadang ketakutan yang berlebihan ini menciptakan kebencian. Ketakutan ini disebut xenophobia. Ketakutan ini telah ada sejak jaman dahulu dan dampaknya masih terasa sampai sekarang.

Dalam penggunaan sehari-hari orang mungkin keliru menggunakan kata xenophobia dan rasisme sebagai sinonim.

Padahal, kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda. Rasisme cenderung diterjemahkan sebagai kebencian terhadap orang-orang dari berbagai ras atau identitas asing.

Kata-kata paling penting yang perlu disorot adalah “ketakutan” dan “kebencian”. Sebenarnya, ketakutan dapat menyebabkan kebencian, tetapi itu tidak selalu terjadi.

Xenophobia-Adalah
Xenophobia Adalah

Misalnya, seseorang dengan xenophobia memasuki sebuah restoran Italia mungkin takut pada staf, khawatir tentang menu, dan merasa panik atau bingung.

Sementara rasis memasuki restoran yang sama cenderung menghina staf, mengeluh tentang makanan, dan menjadi marah hanya karena mereka ada di sana.

Gejala xenophobia

Rasa tidak nyaman berada di kelompok orang yang berbeda, warna kulit, ras, cara berpakaian. Keinginan untuk menghindari tempat-tempat di mana ada banyak orang berbeda adalah gejala xenophobia. Gejala-gejala ini termasuk menghindari pertemanan dengan berbagai orang yang tidak bisa ditolong.

Melihat dampak xenophobia sudah selayaknya mengerti bagaimana gelaja-gejala xenophobia terjadi. Jika Anda memahami tanda-tandanya, xenophobia dapat dicegah.

Tanda-tandanya meliputi takut jika dekat dengan orang yang berbeda bahkan sampai marah, Anda mungkin memiliki kesimpulan dan prasangka sendiri tentang orang lain, Anda tidak dapat mempercayai orang lain yang berbeda, daerah di mana orang lain tinggal dan hal yang paling berbahaya adalah untuk bersenang-senang ketika Anda memperlakukan orang-orang yang berbeda ini dengan buruk.

Cara Mengatasi Xenophobia

Hal yang mendasar agar xenophobia tidak lagi meluas adalah memberikan pemahaman akan keberagaman. Sering bepergian ke luar kawasan atau bahkan ke luar negeri adalah cara untuk mengamati dan memahami banyak perbedaan di dunia. Namun, ketika gejala-gejala ini parah, psikolog tampaknya diperlukan untuk meningkatkan kesehatan mental.

Xenophobia bukanlah penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Dengan memberi diri Anda ruang untuk menerima perbedaan, kunci xenophobia tidak menular kepada kita dan lingkungan kita.

Memahami budaya lain, bahkan kalau memungkinkan pergi ke negara lain, Anda tidak hanya mengamati lanskap dan tempat tetapi Anda juga belajar bagaimana orang lain hidup. Mungkin juga dimungkinkan untuk memahami latar belakang dan sejarah budaya orang lain dan bahkan budaya kita sendiri.

Xenophobia sangat penting untuk dihilangkan, karena akan sangat sulit di masa sekarang dan di masa depan untuk menghindari interaksi dengan orang-orang yang berbeda dari kita. Ketakutan ini dapat menghambat kemajuan individu, kelompok dan bahkan negara.

Dampak Xenophobia

Kecemasan yang ia ciptakan terkadang membengkak sampai ke titik kebencian. Kebencian terhadap sesuatu akan memancing permusuhan dan kekerasan. Jika tetap seperti itu, akan ada turbulensi di komunitas yang cenderung tidak setuju. Selain itu, akan sulit bagi negara yang bergejolak untuk meningkatkan investasi dan valuta asing.

Xenophobia sering ditafsirkan sebagai sikap rasisme. Meskipun kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda, sikap yang ditunjukkan cenderung sama.

Rasisme adalah sikap merendahkan karena keengganan terhadap ras tertentu sementara xenophobia tidak terbatas pada ras. Sementara xenophobia takut atau terkadang membenci seseorang dengan warna kulit, agama, etnis atau apa pun.

Sekian artikel tentang Xenophobia ini semoga bisa memberi manfaat bagi kita semua, Terimakasih.

Baca Juga Artikel Lainnya >>>

Related posts: